Ringkasan Identitas

Prapenerbitan

Sebagai bentuk dukungan dalam percepatan tersampaikannya hasil kajian, HIJP merekomendasikan kepada penulis agar menyimpan naskahnya pada repositori prapenerbitan (pre-print).

Back to Top

Frekuensi Penerbitan

Artikel terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.

Back to Top

Cakupan Keilmuan Jurnal

Health Information : Jurnal Penelitian merupakan jurnal yang berkomitmen terhadap akses terbuka dengan model(Diamond Open Access) dan proses penerbitannya menggunakan sistem peninjauan sejawat tertutup ganda (double-blind peer review). HIJP fokus menyebarluaskan hasil penelitian keilmuan bidang kesehatan mulai dari ilmu dasar, klinis, maupun komunitas berbasis masyarakat.
Cakupan tema keilmuan kajian:

  • Keilmuan keperawatan (jiwa, keluarga, gerontik, medikal bedah, gawat darurat, anak, manajemen)
  • Keilmuan kebidanan (antenatal & postnatal care, kesehatan ibu & anak)
  • Keilmuan gizi (gizi klinik, gizi institusi, gizi masyarakat)
  • Keilmuan analis kesehatan (parasitologi, mikrobiologi, penyakit tropis di wilayah pesisir)
  • Keilmuan kesehatan secara umum (kesehatan masyarakat, epidemiologi, kesehatan lingkungan, farmasi, dan kedokteran)

Back to Top

Jenis Terbitan

Naskah yang melalui proses peninjauan sejawat secara double-blind adalah artikel asli (kajian medis dasar, kajian klinis, atau kajian komunitas), laporan kasus, ulasan artikel/teori, dan brief communication. Sedangkan editorial, correspondence, dan commentary hanya akan melalui proses peninjauan editorial.

Back to Top

Proses Editorial

Penerbit jurnal mendepositkan aturan yang ada dalam proses editorial pada Responsible Journals Database

  1. Penyerahan (submission)
    Selama proses ini, tata letak isi naskah wajib mengikuti template artikel HIJP
    • Naskah diserahkan oleh penulis melalui sistem OJS;
    • Editor bagian (section editor) melakukan pra-review untuk meninjau kesesuai naskah dengan bidang keilmuwan jurnal (focus and scope); kebebasan isi naskah dari kemiripan tanpa pengutipan; tersedianya data kajian pada bagian 'hasil'; dan penyusunan daftar pustaka bibliography menggunakan manajer referensi.
      Peninjauan Prareviu memberikan keleluasaan interaksi antara penulis dan editor melalui skema tinjau-revisi. Melalui skema ini, jika dihasilkan kemajuan perbaikan isi naskah, editor bagian akan memproses naskah ke bagian reviu. Naskah yang tidak masuk ke proses reviu, akan dikembalikan kepada penulis (ditolak).
  2. Reviu
    Reviu (review) merupakan proses kedua dari serangkaian proses editorial sebelum naskah terbit sebagai artikel. Inti dari proses ini adalah peninjauan oleh mitra bestari (peer reviewers) dan peninjauan oleh Chief Editor (peninjauan pascareviu/post-review) di akhir.
    • Peninjauan mitra bestari
      Editor menunjuk mitra bestari untuk melakukan peninjauan sejawat. Dengan majemuknya bidang keilmuan yang dicakup oleh HIJP, disinilah peran utama mitra bestari sangat diharapkan. Mitra bestari terpilih diusahakan sesuai antara bidang kajian pada naskah dan kepakarannya.
      Interaksi dimoderatori oleh editor dan penulis maupun mitra bestari tidak saling tahu identitas masing-masing (double-blind). Dalam proses ini, mitra bestari akan mengisi formulir reviu yang berfungsi sebagai media komunikasi kepada penulis. Sehingga selain penulis mengirimkan revisi naskah, penulis juga perlu melampirkan isian formulir sebagai respons kepada mitra bestari.
    • Pascareviu
      Naskah yang direkomendasikan oleh mitra bestari untuk diterima akan diserahkan kembali kepada Chief editor. Chief editor akan meninjau berdasarkan etika publikasi yang dilakukan oleh penulis selama menjalani proses peninjauan mitra bestari dan kembali menguji kemiripan isi naskah.
      Jika naskah diterima, penerbit kemudian menerbitkan Letter of Acceptance/LOA sehingga proses berikutnya adalah proofreading.
  3. Perbaikan tata bahasa (proofreading)
    Naskah akan memasuki proses perbaikan tata bahasa dan penyesuaian kembali isi naskah dengan tata letak template artikel HIJP. Pada tahap ini, semua penulis sudah harus disebutkan kontribusinya (HIJP mengadopsi taksonomi Contributor Roles Taxonomy) dan mengautorisasikan akun ORCID Id nya ke HIJP (autorisasi, bukan menempelkan ORCID iD secara manual).
    Naskah yang telah memasuki proses ini dapat diterbitkan abstraknya ke dalam edisi (online first).
  4. Perbaikan tata letak (production)
    Penyesuaian tata letak, naskah dikembalikan kepada penulis untuk diminta persetujuannya. Metadata naskah akan dilengkapi dan diperbarui sesuai Standar Isian Metadata yang berlaku di HIJP.
  5. Penerbitan (publication)
    Editor menerbitkan artikel versi penuh. Artikel yang diterbitkan oleh HIJP mendapatkan Digital Object Identifier/DOI dan metadatanya terus dipelihara oleh penerbit. Artikel yang terpublikasi dapat diklaim kepenulisannya sesuai kebutuhan penulis, apakah akan digunakan untuk kepangkatan, dipresentasikan atau didesiminasikan. Hal yang tidak kalah penting adalah penulis perlu menyebarkan artikelnya melalui platform media sosial, website, atau bahkan mengklaimnya di Publons, Mendeley, Sciprofile dan ORCID iD.

Back to Top

Biaya Penerbitan Artikel

HIJP tidak mengenakan biaya layanan kepada penulis yang naskahnya diterima untuk diterbitkan. Penerimaan naskah ditentukan setelah naskah melewati proses review.

  1. Free Article Submission Charges (ASC)
  2. Free Article Processing Charges (APC)

Back to Top

Promosi melalui Jurnal

HIJP tidak menerima kerjsama penerbitan iklan melalui laman jurnal maupun pada versi penuh (full-text) artikel.

Back to Top

Sumber Dana Pengelolaan Jurnal

Health Information : Jurnal Penelitian mendapatkan pendanaan penuh dari Poltekkes Kemenkes Kendari, baik pemberian fasilitas, peralatan, pengelola, dan pembiayaan layanan pendukung utama (hosting dan keanggotaan Crossref). Standar biaya jurnal mengacu dari panduan yang diterbitkan oleh the Fair Open Access Alliance.

Back to Top

Informasi ini terakhir diperbarui pada 2 Maret 2021