Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Panjang Badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka Tahun 2018

Isi Artikel Utama

Kartini

Abstrak

Ibu hamil dengan anemia terjadi gangguan penyaluran oksigen dan zat makanan dari ibu ke plasenta dan janin, yang mempengaruhi fungsi plasenta. Fungsi plasenta yang menurun dapat mengakibatkan gangguan tumbuh kembang janin. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan anemia dalam kehamilan dengan panjang badan bayi baru lahir di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka Tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan ialah case control. Sampel penelitian adalah bayi yang lahir pada tahun 2018 yang berjumlah 84 bayi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar pengisian. Analisis data mengunakan uji chi square dan OR. Panjang badan bayi yang < 48 cm sebanyak 42 orang (11,73%). Ada hubungan anemia dalam kehamilan dengan panjang badan bayi di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka (X2=12,5;p=0,00). Ibu yang mengalami anemia berisiko 5,95 kali bayinya memiliki panjang badan lahir <48 cm (OR=5,95; 95%CI=2,27-15,6).

Article Metrics

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kartini, K. (2018). Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Panjang Badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka Tahun 2018. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(1), 27–32. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i1.101
Bagian
Original Research

Referensi

World Health Organization. (2017) Promoting Proper Feeding For Infants and Young Children. Geneva: WHO.

Kemenkes RI (2018) Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Depertemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dinkes Sultra, (2017) Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 2017. Kendari: Dinkes Sultra.

Kusharisupeni. (2016) Growth Faltering Pada Bayi di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Universitas Indonesia. http://journal.ui.ac.id/upload/artikel. Diakses 10 Desember 2018.

Manuaba, I.B.G. (2016) Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.

Kusuma, (2015) Perawatan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya.

Karasahin E, Ceyhan ST, Goktolga U, Keskin U, Baser I. (2015) Maternal Anemia and Perinatal Outcome. Perinatal Journal Vol 15.

Hailu, M., Gebremariam, A., & Alemseged, F. (2010). Knowledge about obstetric danger sign among pregnant women in aleta wondo district, Sidama Zone, Southern Ethiophia. Ethiophia Journal Health Science, 20(1), 25–32.

Aprilisa, Yulifa, Susmini (2017) Hubungan Antara Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di BPS Kertosuko Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Skripsi.

Widyaningrum, D.A, Romadhoni, D.A. (2018) Hubungan Riwayat Anemia Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Ketandan Dagangan Madiun. Jurnal Kebidanan Solo.

Neil,W. R. (2015) Panduan Lengkap Perawatan Kehamilan. Jakarta: Dian Rakyat.

Setianingrum, S.I.W. (2015) Hubungan antara kenaikan berat badan, lingkar lengan atas dan kadar haemoglobin ibu hamil trimester III dengan berat bayi lahir di Puskesmas Ampel I Boyolali. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Sulistyawati, (2017) Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil. Jakarta: EGC.

Saifuddin, A.B. (2012) Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjdo

Kementerian Kesehatan RI. (2017) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Kemeneks RI.