Efektivitas Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi Linn) sebagai Larvasida Alami terhadap Nyamuk Aedes sp.

Isi Artikel Utama

Reni Yunus
Afrindayanti
Petrus

Abstrak

Belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi Linn) adalah salah satu tanaman yang dimanfaatkan sehari-hari sebagai bumbu masakan. Buah A. Bilimbi merupakan tanaman yang memiliki potensi sebagai larvasida karena kandungannya yaitu alkaloid, saponin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sari buah A. Bilimbi sebagai larvasida nyamuk Aedes sp.. Rancangan penelitian adalah experimental laboratoriespost test only control group, objek yang terdiri dari dua kelompok coba yaitu perlakuan dan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah larva Aedes sp. yang diovitrap sebanyak 350 larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas buah A. Bilimbi terhadap kematian larva Aedes sp. dalam waktu 24 jam dinyatakan tidak efektif pada konsentrasi 2%, 3%, dan 4%, sedangkan yang dinyatakan efektif yaitu pada konsentrasi 5%, 6%, 7% dan 8%. Hasil perhitungan analisis probit didapatkan bahwa nilai LC50 adalah 4.080% dan LC90 adalah 7.014%. A. Bilimbi L. efektif sebagai larvasida alami nyamuk Aedes sp..

Article Metrics

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yunus, R., Afrindayanti, A., & Petrus, P. (2021). Efektivitas Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi Linn) sebagai Larvasida Alami terhadap Nyamuk Aedes sp. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(2), 113–122. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.110 (Original work published 30 Desember 2018)
Bagian
Original Research

Referensi

Arivia, S., Kurniawan, B., & Zuraidah, R. (2013). Efek Larvasida Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloevera) Terhadap Larva Aedes aegypti Instar III. Medical Journal of Lampung University, 2(5). https://web.archive.org/web/20200719172420/http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/50.

Boewono, D. T. (2004). Pengendalian Nyamuk dengan Bioinsektisida. Kimianet. http://www.kimianet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1102823409

Dinas Kesehatan Kota Kendari. (2016). Profil Kesehatan 2015. Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Kardinan, A. (1999). Pestisida Nabati: Ramuan dan Aplikasi. Penebar Swadaya.

Kementerian Kesehatan. (2011). Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Kementerian Kesehatan.

Kristina, Ismaniah, & Wulandari, L. (2004). Kajian Masalah Kesehatan: Demam Berdarah Dengue. Balitbangkes.

Mardihusodo, S. J., Satoto, T. B. T., Mulyaningsih, B., Umniyati, S. R., & Ernaningsih. (2007). Bukti Adanya Penularan Virus Dengue Secara Transovarial Pada Nyamuk Aedes aegypti Di Kota Yogyakarta. Simposium Nasional Aspek Biologi Molekuler, Patogenesis, Manajemen dan Pencegahan KLB, Pusat Studi Bioteknologi.

Nopianti, S., Astuti, D., & Darnoto, S. (2008). EFEKTIVITAS BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) UNTUK MEMBUNUH LARVA NYAMUK Anopheles aconitus INSTAR III. Jurnal Kesehatan, 1(2).

Oktavia, A., Suwondo, & Febrita, E. (2013). EFEKTIFITAS EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti [Universitas Riau].

Rosmayanti, K. (2014). Uji Efektivitas Esktrak Biji Sirsak (Annona nuricata L) Sebagai Larvasida Pada Larva Aedes Aegypti Instar III/IV. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Yunus, R., & Rosanty, A. (2016). RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, ACTION OF FAMILY IN DCB (DRAIN, CLOSE, AND BURY) PROGRAM, AND THE EXISTENCE OF EGGS OF AEDES AEGYPTI MOSQUITO ON OVITRAP IN KANDAI KENDARI, INDONESIA. Public Health of Indonesia, 2(4), 185–190. https://doi.org/10.36685/phi.v2i4.97

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama