Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Pecandu Kopi Kecamatan Poasia Kota Kendari

Isi Artikel Utama

Satya Darmayani
Anita Rosanty
Dian Rahmayani

Abstrak

Salah satu dampak konsumsi kopi yang masih dipertanyakan adalah peningkatan kadar kolesterol total. Kandungan kafestol dalam biji kopi diharapkan bisa menghalangi proses oksidasi kolesterol yang meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar kolesterol total normal dan kadar kolesterol total tinggi pada pecandu kopi di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kecamatan Poasia. Sampel penelitian berjumlah 38 orang yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kadar kolesterol total pada pecandu kopi didapatkan sebanyak 14 orang (36,84%) dengan kadar kolesterol total normal dan sebanyak 24 orang (63,16%) memiliki kadar kolesterol total yang tinggi, namun dari 24 orang tersebut Pecandu kopi ada 4 diantaranya di usia muda dan dibiarkan kemungkinan peningkatan kadar kolesterol menjadi lebih cepat akibat genetik, gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Disimpulkan bahwa dari 38 orang pecandu kopi yang diuji kadar kolesterolnya, jumlah pecandu kopi dengan kadar kolesterol total tinggi lebih banyak dibandingkan dengan pecandu kopi dengan kadar kolesterol total normal. Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat mengurangi konsumsi kopi, terutama bagi para pecandu kopi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Darmayani, S., Rosanty, A., & Rahmayani, D. (2018). Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Pecandu Kopi Kecamatan Poasia Kota Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(1), 33–41. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i1.122
Bagian
Artikel

Referensi

Achtiar, Y. A. and Sofiana, K. D. (2014) ‘Efek Preventif Ekstrak Etanol Kopi Robusta (Coffea Canephora ) Terhadap Peningkatan Kadar Kolesterol Total Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Kuning Telur ( The Preventive Effect of Robusta Coffee ( Coffea canephora ) Ethanolic Extracts Against the ’, e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 2(3), pp. 1–5.

AEKI (2014) Konsumsi Kopi Domestik. Jakarta.

Ann, L. K. (2011) Awas, Diaskol. Cetakan Pe. Yogyakarta: Syura Media Utama.

Anwar (2004) Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner. Universitas Sumatera Utara.

Arnesen, E., Forde, O. H. and Thelle, D. S. (1984) ‘Coffee and Serum Cholesterol’, British Medical Journal, 288, p. 1960. Choi, E., Jang, J. and Cho, Y. (2010) ‘Coffee Intake Can Promote Activity of Antioxidant Enzymes with Increasing MDA Level and Decreasing HDLCholesterol in Physically Trained Rats’, Nutrition Research and Practice, 4(4), pp.283–289. doi: 10.4162/nrp.2010.4.4.283.

Freedman, N. D. et al. (2012) ‘Association of Coffee Drinking with Total and CauseSpecific Mortality’, The New England Journal of Medicine.

Graha, C. K. (2010) Question and Answer Kolesterol. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Green, M. S. and Jucha, E. (1986) ‘Association of Serum Lipids with Coffee , Consumption in Free-Living Subjects Tea , and Egg Consumption in FreeLiving Subjects’, Journal of Epidemiology and Community Health, 40, pp. 324–329.

Insan, A. N. M. and Kurniawaty, E. (2016) ‘Pengaruh Kopi Terhadap Hipertensi The Effect of Coffee on Hypertension’ Majority, 5(2).

Iz, A. and Maindi, E. J. (2015) ‘Behavior Smoking as Modification Effects of Type 2 DM Events’, Jurnal MKMI, pp. 118–124.

Kanisius, A. A. (1988) Budidaya Tanaman Kopi. Yogyakarta: Kanisius.

Margarita, Y. et al. (2013) ‘Kadar Kolesterol Total dan Tekanan Darah Orang Dewasa Indonesia’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(2), pp. 79–84.

Muliyana, D. and Thaha, I. L. M. (2013) ‘Factors Related to Smoking Habits of Hasanuddin University Students Makassar’, Jurnal MKMI, pp. 109–119.

Nadimin, Ayumar and Fajarwati (2015) ‘Obesitas Pada Orang Dewasa Anggota Keluarga Miskin di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang’, Jurnal MKMI, pp. 9–15.

Naidoo, N. et al. (2011) ‘Cholesterol- Raising Diterpenes in Types of Coffee Commonly Consumed in Singapore , Indonesia and India and Associations with Blood Lipids?: A Survey and Cross Sectional Study’, Nutrition Journal. BioMed Central Ltd, 10(1), pp. 1–10. doi: 10.1186/1475-2891-10-48.

Nilawati, S. et al. (2008) Care Yourself, Kolesterol. Cetakan I. Edited by S. Kusumawati. Jakarta: Penebar Plus.

Nurjanah, F. and Roosita, K. (2015) ‘Gaya Hidup dan Kejadian Sindrom Metabolik Pada Karyawan Laki-laki Berstatus Gizi Obes di PT. Indocement Citeureup’, Jurnal Gizi Pangan, 10(1), pp. 17–24.

Oktomalioputri, B., Darwin, E. and Decroli, E. (2016) ‘Pengaruh Lama Pemberian Diet Tinggi Kolesterol terhadap Kadar LDL dan TGF- ? Serum Tikus Putih ( Rattus novergicus ) strain Wistar’, Jurnal Kesehatan Andalas, 5(1), pp. 267–273.

Sari, D. M., Azrimaidaliza and Purnakarya, I. (2010) ‘Faktor Resiko Kolesterol Total Pasien Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukit Tinggi’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), pp. 77–81.

Sri, W., Kiptiyah, S. . and Semaoen, M. I. (2009) ‘An Analysis of the Coffee Export of Indonesia’, Wacana, 12(1).

Tenggara, B. P. S. P. S. (2015) Sulawesi Tenggara Dalam Angka. Kendari.

Wahyani, A. D. (2012) Perbedaan Kadar Trigliserida Serum Tikus Srague Dawley Pada Pemberian Kopi Robusta Filter Dan Tanpa Filter. Universitas Diponegoro Semarang.

Waloya, T., Rimbawan and Andarwulan, N. (2013) ‘Hubungan Antara Konsumsi Pangan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Kolesterol Darah Pria dan Wanita Dewasa di Bogor’, Jurnal Gizi dan Pangan, 8(1), pp. 9–16.

Zindany, M. F., Kadri, H. and Almurdi (2014) ‘Pengaruh Pemberian Kopi terhadap Kadar Kolesterol dan Trigliserida pada Tikus Wistar ( Rattus novergiccus )’, Jurnal Kesehatan Andalas, 3(1), pp. 1–5.