Analisis Tingkat Konsumsi Zat Gizi terhadap Gizi Kurang Balita di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember

Isi Artikel Utama

Nurul Aini

Abstrak

Anak-anak memiliki masalah yang sangat bervariasi berkaitan dengan pertumbuhan, perkembangan dan nutrisi. Kekurangan makronutrien dapat memicu malnutrisi protein-kalori dan ketika dikombinasikan dengan defisiensi mikronutrien dapat menimbulkan masalah gizi pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat konsumsi dalam kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Jelbuk, Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain observasional menggunakan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 0-5 tahun. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random Sampling. Besar sampel ditentukan berdasarkan rumus besar sampel pada penelitian dengan pendekatan case control yaitu sebanyak 42 balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara tingkat konsumsi kalori (p=0,003), tingkat konsumsi protein (p=0,003), tingkat konsumsi karbohidrat (p=0,002) dan tingkat konsumsi lemak (p=0,005) dengan kejadian gizi kurang pada balita. Hendaknya ada koordinasi serta upaya dari bidan wilayah, Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan berkaitan dengan promosi kesehatan tentang pola asuh berkaitan dengan pentingnya asupan nutrisi pada balita.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Aini, N. (2019). Analisis Tingkat Konsumsi Zat Gizi terhadap Gizi Kurang Balita di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember. Health Information : Jurnal Penelitian, 11(2), 127–133. https://doi.org/10.36990/hijp.v11i2.140
Bagian
Artikel

Referensi

Benguigui, Y.; Stein, F. (2006). Integrated management of childhood illness: An emphasis on the management of infectious diseases. Sem. Pediatr. Infect. Dis. (pp. 80-98).

Babu, S., Gajanan, S. N., & Sanyal, P. (2014). Food security, poverty and nutrition policy analysis: statistical methods and applications: Academic Press.

Biro, G., Hulshof, K., Ovesen, L., & Cruz, J. A. (2002). Selection of methodology to assess food intake. European journal of clinical nutrition, 56(2), S25-S32.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., De Onis, M., . . . Martorell, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451.

Connectitut State Department of Education. (2001, July). Child Nutrition : A Focus on Preschool, Guidance for Early Care and Education Program. Child Nutrition, pp. 1-12.

Danaei G, Andrews KG, Sudfeld CR, Fink G, McCoy DC, Peet E, et al. (2016). Risk Factors for Childhood Stunting in 137 Developing Countries: A Comparative Risk Assessment Analysis at Global, Regional, and Country Levels. PLoS Med, 11.

Ericson, J., Eriksson, M., Hellstrom-Westas, L., Hagberg, L., Hoddinott, P., & Flacking, R. (2013). The effectiveness of proactive telephone support provided to breastfeeding mothers of preterm infants: study protocol for a randomized controlled trial. BMC Pediatr, 13, 73. doi:10.1186/1471-2431-13-73

Fox, M. K., Gearan, E., Cannon, J., Briefel, R., Deming, D. M., Eldridge, A. L., & Reidy, K. C. (2016). Usual food intakes of 2- and 3-year old U.S. children are not consistent with dietary guidelines. BMC Nutrition, 2(1), 67. doi:10.1186/s40795-016-0106-2

'Guez,L.R.,Cervantes,E & Ortiz,R. (2011). Malnutrition and Gastrointestinal and Respiratory Infections in Children: A Public Health Problem. International Journal of Environmental Research and Public Health, 1175

Goldbohm, R. A., Rubingh, C. M., Lanting, C. I., & Joosten, K. F. M. (2016). Food Consumption and Nutrient Intake by Children Aged 10 to 48 Months Attending Day Care in The Netherlands. Nutrients, 8(7), 428. doi:10.3390/nu8070428

Hirvonen, K., Hoddinott, J., Minten, B., & Stifel, D. (2017). Children’s Diets, Nutrition Knowledge, and Access to Markets. World Development, 95, 303-315. doi:https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.02.031

Izwardi, D. (2018). Kebijakan Dan Strategi Penanggulangan Masalah Gizi. Jakarta: LIPI.

Kemenkes RI. (2016). Situasi Balita Pendek. Jakarta Selatan: Kementrian Kesehatan RI.

Kemenkes RI.(2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Semester I

Kim, K., Shin, S. C., & Shim, J. E. (2015). Nutritional status of toddlers and preschoolers according to household income level: overweight tendency and micronutrient deficiencies. Nutrition research and practice, 9(5), 547-553. doi:10.4162/nrp.2015.9.5.547

Susetyowati.(2016).Gizi Bayi dan Balita dalam Ilmu Gizi: Teori dan Aplikasi. Jakarta: EGC

Thamaria.(2017).Penilaian Status Gizi.Pusat pendidikan Sumberdaya Manusia Kesehatan. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan: Kementrian Kesehatan RI.

TNP2K. (2017). Pemilihan 10 Desa Prioritas Di 100 Kabupaten/Kota Prioritas Penanganan Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition. Geneva Kemiskinan Dan Stunting. Retrieved Januari 2019, from Paparan 1000 Desa Prioritas Proxy Gizi Buruk per 16 November 2017: http://www.cegahstunting.id

UNICEF. (2015). UNICEF's Approach To Scaling Up Nutrition For Mother And Their Child. New York.

WHO. (2015). Improving Nutrition Outcomes With Better Water, Sanitation And Hygiene: Practical Solutions for Policies and Programmes. Geneva: WHO, UNICEF, USAID.

WHO. (2018).: Department of Nutrition for Health and Development.