Implementasi Jenjang Karir Perawat Klinik terhadap Kepuasan Pasien: studi rumah sakit Pertamina Cirebon

Penulis

  • Nevi Kuspiana Lesmana Magister Ilmu Keperawatan, STIKes Jenderal Achmad Yani, Indonesia https://orcid.org/0000-0003-2830-3823
  • Asep Setiawan Departemen Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Bandung, Indonesia
  • Murtiningsih Magister Ilmu Keperawatan, STIKes Jenderal Achmad Yani, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9984-9853

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.vi.153

Kata Kunci:

Jenjang karir, Kepuasan pasien, Perawat

Abstrak

Pelaksanaan jenjang karir perawat dimulai sejak adanya regulasi yang mengatur sistem jenjang karir perawat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor individu pasien dan implementasi jenjang karir perawat klinik terhadap kepuasan di Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Desain penelitian cross-sectional dengan jenis korelasional. Jumlah sampel sebanyak 96 responden sebagai pasien rawat inap. Pengumpulan data penelitian menggunakan intrumen kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Spearman’s dan   t-Independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi jenjang karir perawat klinik memberikan pengaruh terhadap dimensi kepuasan pasien dengan p value 0.000. Oleh sebab itu direkomendasikan kepada manajemen Rumah Sakit dalam menerapkan jenjang karir perawat klinik perlu adanya komitmen pimpinan, alokasi biaya, sumber daya perawat yang memadai, peningkatan kesejahteraan perawat dan melengkapi sarana serta prasarana.

Referensi

Aiken, L. H., Sloane, D. M., Ball, J., Bruyneel, L., Rafferty, A. M., & Griffiths, P. (2018). Patient satisfaction with hospital care and nurses in England: An observational study. BMJ Open, 8(1). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-019189

Arifin, Z., Sutomo, S., & Wahyudi, E. (2018). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Partisipasi Pria Dalam Program Keluarga Berencana Di Kabupaten Jember (Studi Pada Peserta Kb Metode Operasi Pria Di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember). Majalah Ilmiah DIAN ILMU, 17(2). https://doi.org/10.37849/midi.v17i2.85

Baros, W. A. (2012). Kontribusi pengetahuan peserta ASKES sosial terhadap kepuasan layanan rawat jalan tingkat lanjut dan rawat inap PT Askes tahun 2011. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20314530-T 31212-Kontribusi pengetahuan-full text.pdf

Burket, T. L., Felmlee, M., Greider, P. J., Hippensteel, D. M., Rohrer, E. A., & Shay, M. L. (2010). Clinical ladder program evolution: Journey from novice to expert to enhancing outcomes. Journal of Continuing Education in Nursing, 41(8), 369–374. https://doi.org/10.3928/00220124-20100503-07

Duffield, C., Baldwin, R., Roche, M., & Wise, S. (2014). Job enrichment: Creating meaningful career development opportunities for nurses. Journal of Nursing Management, 22(6), 697–706. https://doi.org/10.1111/jonm.12049

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis, Pub. L. No. 40 Tahun 2017, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017). http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No._40_ttg_Pengembangan_Jenjang_Karir_Profesional_Perawat_Klinis_.pdf

MP Hutabarat, C., Kusumayati, A., & WS Simanjuntak, G. (2013). Kepuasan Pasien Pengguna Kartu Jakarta Sehat di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Kesmas: National Public Health Journal, 8(2), 61. https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i2.344

Naidu, A. (2009). Factors affecting patient satisfaction and healthcare quality. International Journal of Health Care Quality Assurance, 22(4), 366–381. https://doi.org/10.1108/09526860910964834

Nelson, J., & Cook, P. (2008). Evaluation of a career ladder program in an ambulatory care environment. | Paper | Microsoft Academic. Nursing Economic$, 26(6), 353–360. http://europepmc.org/article/MED/19330969

Rangkuti, F. (2006). Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis Swot?: Cara Perhitungan Bobot, Rating dan OCAI. Gramedia Pustaka Utama. https://onesearch.id/Record/IOS2725.slims-3380

Royani, R., Sahar, J., & Mustikasari, M. (2012). Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Perawat Melaksanakan Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2), 129–136. https://doi.org/10.7454/jki.v15i2.38

Staniland, K., Rosen, L., & Wild, J. (2011). Staff support in continuing professional development. Nursing Management, 18(1), 33–37. https://doi.org/10.7748/nm2011.04.18.1.33.c8414

Suroso, J. (2011). Penataan Sistem Jenjang Karir Berdasar Kompetensi untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Kinerja Perawat di Rumah Sakit. Ekplanasi, 6(2), 123–131. https://academic.microsoft.com/paper/1960822854/reference/search?q=PENATAAN SISTEM JENJANG KARIR BERDASAR KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT&qe=Or(Id%253D2003621793%252CId%253D1138

Wahju Hardjanti, I., Ika Faramita, N., & Hartojo, H. (2016). Pengembangan Jenjang Karir sebagai Strategi Mengelola Ketidakpuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29(3), 285–290. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2016.029.03.9

Yanti, N. (2013). Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Fasilitas dan Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Andi Djemma Masamba Kabupaten Luwu Utara. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/3131/

Yulianti. (2013). Analisis kepuasan pasien unit rawat jalan Rumah Sakit Bhakti Yudha Depok tahun 2012 = Patient satisfaction analysis at the outpatient unit of the Depok Bhakti Yudha Hospital in 2012. http://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=20329616

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-06-30 — Diperbaharui pada 2021-04-13

Versi

Cara Mengutip

Lesmana, N. K., Setiawan, A., & Murtiningsih. (2021). Implementasi Jenjang Karir Perawat Klinik terhadap Kepuasan Pasien: studi rumah sakit Pertamina Cirebon. Health Information : Jurnal Penelitian, 12(1), 16–22. https://doi.org/10.36990/hijp.vi.153 (Original work published 30 Juni 2020)

Terbitan

Bagian

Artikel