Beralih ke bagian utama Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian footer website
Original Research
Diterbitkan: 2021-04-13

Implementasi Jenjang Karir Perawat Klinik terhadap Kepuasan Pasien: studi rumah sakit Pertamina Cirebon

Magister Ilmu Keperawatan, STIKes Jenderal Achmad Yani, Indonesia
Departemen Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Bandung, Indonesia
Magister Ilmu Keperawatan, STIKes Jenderal Achmad Yani, Indonesia
Jenjang karir Kepuasan pasien Perawat

Abstrak

Pelaksanaan jenjang karir perawat dimulai sejak adanya regulasi yang mengatur sistem jenjang karir perawat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor individu pasien dan implementasi jenjang karir perawat klinik terhadap kepuasan di Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Desain penelitian cross-sectional dengan jenis korelasional. Jumlah sampel sebanyak 96 responden sebagai pasien rawat inap. Pengumpulan data penelitian menggunakan intrumen kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji Spearman’s dan   t-Independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi jenjang karir perawat klinik memberikan pengaruh terhadap dimensi kepuasan pasien dengan p value 0.000. Oleh sebab itu direkomendasikan kepada manajemen Rumah Sakit dalam menerapkan jenjang karir perawat klinik perlu adanya komitmen pimpinan, alokasi biaya, sumber daya perawat yang memadai, peningkatan kesejahteraan perawat dan melengkapi sarana serta prasarana.

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Referensi

  1. Aiken, L. H., Sloane, D. M., Ball, J., Bruyneel, L., Rafferty, A. M., & Griffiths, P. (2018). Patient satisfaction with hospital care and nurses in England: An observational study. BMJ Open, 8(1). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-019189
  2. Arifin, Z., Sutomo, S., & Wahyudi, E. (2018). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Partisipasi Pria Dalam Program Keluarga Berencana Di Kabupaten Jember (Studi Pada Peserta Kb Metode Operasi Pria Di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember). Majalah Ilmiah DIAN ILMU, 17(2). https://doi.org/10.37849/midi.v17i2.85
  3. Baros, W. A. (2012). Kontribusi pengetahuan peserta ASKES sosial terhadap kepuasan layanan rawat jalan tingkat lanjut dan rawat inap PT Askes tahun 2011. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20314530-T 31212-Kontribusi pengetahuan-full text.pdf
  4. Burket, T. L., Felmlee, M., Greider, P. J., Hippensteel, D. M., Rohrer, E. A., & Shay, M. L. (2010). Clinical ladder program evolution: Journey from novice to expert to enhancing outcomes. Journal of Continuing Education in Nursing, 41(8), 369–374. https://doi.org/10.3928/00220124-20100503-07
  5. Duffield, C., Baldwin, R., Roche, M., & Wise, S. (2014). Job enrichment: Creating meaningful career development opportunities for nurses. Journal of Nursing Management, 22(6), 697–706. https://doi.org/10.1111/jonm.12049
  6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis, Pub. L. No. 40 Tahun 2017, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017). http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No._40_ttg_Pengembangan_Jenjang_Karir_Profesional_Perawat_Klinis_.pdf
  7. MP Hutabarat, C., Kusumayati, A., & WS Simanjuntak, G. (2013). Kepuasan Pasien Pengguna Kartu Jakarta Sehat di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Kesmas: National Public Health Journal, 8(2), 61. https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i2.344
  8. Naidu, A. (2009). Factors affecting patient satisfaction and healthcare quality. International Journal of Health Care Quality Assurance, 22(4), 366–381. https://doi.org/10.1108/09526860910964834
  9. Nelson, J., & Cook, P. (2008). Evaluation of a career ladder program in an ambulatory care environment. | Paper | Microsoft Academic. Nursing Economic$, 26(6), 353–360. http://europepmc.org/article/MED/19330969
  10. Rangkuti, F. (2006). Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis Swot?: Cara Perhitungan Bobot, Rating dan OCAI. Gramedia Pustaka Utama. https://onesearch.id/Record/IOS2725.slims-3380
  11. Royani, R., Sahar, J., & Mustikasari, M. (2012). Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Perawat Melaksanakan Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2), 129–136. https://doi.org/10.7454/jki.v15i2.38
  12. Staniland, K., Rosen, L., & Wild, J. (2011). Staff support in continuing professional development. Nursing Management, 18(1), 33–37. https://doi.org/10.7748/nm2011.04.18.1.33.c8414
  13. Suroso, J. (2011). Penataan Sistem Jenjang Karir Berdasar Kompetensi untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Kinerja Perawat di Rumah Sakit. Ekplanasi, 6(2), 123–131. https://academic.microsoft.com/paper/1960822854/reference/search?q=PENATAAN SISTEM JENJANG KARIR BERDASAR KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT&qe=Or(Id%253D2003621793%252CId%253D1138
  14. Wahju Hardjanti, I., Ika Faramita, N., & Hartojo, H. (2016). Pengembangan Jenjang Karir sebagai Strategi Mengelola Ketidakpuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29(3), 285–290. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2016.029.03.9
  15. Yanti, N. (2013). Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Fasilitas dan Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Andi Djemma Masamba Kabupaten Luwu Utara. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/3131/
  16. Yulianti. (2013). Analisis kepuasan pasien unit rawat jalan Rumah Sakit Bhakti Yudha Depok tahun 2012 = Patient satisfaction analysis at the outpatient unit of the Depok Bhakti Yudha Hospital in 2012. http://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=20329616

Cara Mengutip

Lesmana, N. K., Setiawan, A., & Murtiningsih. (2021). Implementasi Jenjang Karir Perawat Klinik terhadap Kepuasan Pasien: studi rumah sakit Pertamina Cirebon. Health Information : Jurnal Penelitian, 12(1), 16–22. https://doi.org/10.36990/hijp.vi.153 (Original work published 30 Juni 2020)