Penerapan Reminiscence Therapy dalam Menurunkan Tingkat Depresi Lansia Kabupaten Lombok Barat

Penulis

  • Wahyu Cahyono Departemen Keperawatan Keluarga dan Komunitas, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram, Indonesia
  • Rahmani Departemen Keperawatan Keluarga dan Komunitas, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram, Indonesia
  • Sukardin Departemen Keperawatan Keluarga dan Komunitas, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-0534-2742

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v13i1.242

Kata Kunci:

Depresi, Lansia, Terapi kenangan

Abstrak

Depresi merupakan gangguan mental yang sering ditemukan pada lansia dan mempunyai dampak buruk apabila tidak tertangani dengan baik. Sehingga perlu ada model terapi untuk menurunkan depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh reminiscence therapy terhadap penurunan depresi pada lansia. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian quasy-experiment (one-group pretest posttest design). Subyek penelitian adalah lansia yang mengalami depresi di wilayah kerja Puskesmas Parempuan Kabupaten Lombok Barat, sebanyak 59 lansia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner skala depresi geriatrik (GDS) digunakan untuk mengumpulkan data terkait depresi lansia. Reminiscence therapy dilakukan selama tiga sesi dengan durasi waktu kurang lebih 25-30 menit setiap sesi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan skor GDS pada lansia sebelum dan sesudah diberikan reminiscence therapy dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p (p-value) 0,000. Terdapat pengaruh reminiscence therapy dalam menurunkan depresi pada lansia. Reminiscence therapy dapat dijadikan sebagai terapi alternatif untuk menurunkan tingkat depresi pada lansia.

Referensi

Akhmad, A., Sahmad, S., Hadi, I., & Rosyanti, L. (2019). Mild Cognitive Impairment (MCI) pada Aspek Kognitif dan Tingkat Kemandirian Lansia dengan Mini-Mental State Examination (MMSE). Health Information : Jurnal Penelitian, 11(1), 48–58. https://doi.org/10.36990/hijp.v11i1.105

Azizah, L. M. (2011). Keperawatan jiwa aplikasi praktik klinik. Yogyakarta: Graha Ilmu, 8.

Chen, T.-j., Li, H.-j., & Li, J. (2012). The effects of reminiscence therapy on depressive symptoms of Chinese elderly: study protocol of a randomized controlled trial. BMC psychiatry, 12(1), 1-6.

Chiang, K. J., Chu, H., Chang, H. J., Chung, M. H., Chen, C. H., Chiou, H. Y., & Chou, K. R. (2010). The effects of reminiscence therapy on psychological well?being, depression, and loneliness among the institutionalized aged. International Journal of Geriatric Psychiatry: A journal of the psychiatry of late life and allied sciences, 25(4), 380-388.

Data , H. A. I. (2014). Global Age Watch Index 2014: Executive summary London; Help Age Internasional London.

Duru A?iret, G., & Kapucu, S. (2016). The effect of reminiscence therapy on cognition, depression, and activities of daily living for patients with Alzheimer disease. Journal of geriatric psychiatry and neurology, 29(1), 31-37.

Ghaemi, S. N. (2003). Mood Disorder. A Practical Guide. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins

Hadi, I., Wijayanti, F., Usman, R. D., & Rosyanti, L. (2017). Gangguan Depresi Mayor: Mini Review. Health Information: Jurnal Penelitian, 9(1), 34-49.

Herawati, N., & Deharnita, D. (2019). Hubungan karakteristik dengan kejadian depresi pada lansia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 183-190.

Hsieh, H.-F., & Wang, J.-J. (2003). Effect of reminiscence therapy on depression in older adults: a systematic review. International journal of nursing studies, 40(4), 335-345.

Huang, H.-C., Chen, Y.-T., Chen, P.-Y., Hu, S. H.-L., Liu, F., Kuo, Y.-L., & Chiu, H.-Y. (2015). Reminiscence therapy improves cognitive functions and reduces depressive symptoms in elderly people with dementia: a meta-analysis of randomized controlled trials. Journal of the American Medical Directors Association, 16(12), 1087-1094.

Kaplan, & Sadock. (2007). Sinopsis Psikiatri: Ilmu Pengetahuan Psikiatri Klinis (1 ed.). Jakarta: Bina Rupa Aksara.

Kemenkes, R. I. (2014). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI Situasi dan Analisis Lanjut Usia.

Lestari, M. M., & Elmira, S. N. (2016). Kajian Reminiscence Gurop Therapy Pada Depresi Lansia Wanita Yang Tinggal Di Panti Werdha. Jurnal Ilmiah Psikologi MANASA, 5, 42-56.

Lök, N., Bademli, K., & Selçuk?Tosun, A. (2019). The effect of reminiscence therapy on cognitive functions, depression, and quality of life in Alzheimer patients: Randomized controlled trial. International Journal of Geriatric Psychiatry, 34(1), 47-53.

Manurung, N. (2016). Terapi Reminiscence Solusi Pendekatan Sebagai Upaya Tindakan Keperawatan Dalam Menurunkan Kecemasan, Stress dan Depresi. Jakarta: Trans Info Media.

Meiner, S. E., & Luekenotte, A. G. (2006). Gerontology Nursing (3 ed.). Philadelphia: Mosby Elsevier.

Rosyanti, L., Hadi, I., & Wijayati, F. (2021). Memahami Gangguan Depresi Mayor. Penerbit Poltekkes Kemenkes Kendari

PUSDATIN. (2015). Data Lanjut Usia NTB.

Siddik, S. M., & Azamti, B. N. A. (2019). Application of Shannon Weaver's Communication Model in Reducing Anxiety in the Elderly in the Parempuan Public Health Center Working Area, West Lombok District. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 2(2), 1-15.

Stinson, C. K. (2009). Structured group reminiscence: an intervention for older adults. The Journal of Continuing Education in Nursing, 40, 521-528.

Sugeng, I. L. (2016). Kejadian Depresi pada Lansia di Posyandu Lansia RW I Pagesangan Surabaya. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 3(1), 037-041.

Sutinah, S., & Maulani, M. (2017). Hubungan pendidikan, jenis kelamin dan status perkawinan dengan depresi pada lansia. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 2(2), 209-216.

Rosyanti, L., Usman, R. D., Hadi, I., & Syahrianti, S. (2017). Kajian Teoritis Hubungan antara Depresi dengan Sistem Neuroimun. Health Information: Jurnal Penelitian, 9(2), 78-97.

Videbeck, K. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Wang, J. J. (2005). The effects of reminiscence on depressive symptoms andmood status of older institutionalized adults in Taiwan. Int J GeriatrPsychiatry, 20, 57-62.

WHO. (2015). Life expectancy.

WHO. (2017). Depression and other common mental disorders. Geneva: WHO.

Woods, J. T. (2009). Komunikasi Interpersonal Interaksi Keseharian. Jakarta: Salemba Humanika.

Zhou, W., He, G., Gao, J., Yuan, Q., Feng, H., & Zhang, C. K. (2012). The effects of group reminiscence therapy on depression, self-esteem, and affect balance of Chinese community-dwelling elderly. Archives of gerontology and geriatrics, 54(3), e440-e447.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-25

Cara Mengutip

Cahyono, W., Rahmani, R., & Sukardin, S. (2021). Penerapan Reminiscence Therapy dalam Menurunkan Tingkat Depresi Lansia Kabupaten Lombok Barat. Health Information : Jurnal Penelitian, 13(1), 20–30. https://doi.org/10.36990/hijp.v13i1.242

Terbitan

Bagian

Artikel

PURL