Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap Perilaku Inhalen “Ngelem” pada Remaja di Kecamatan Kambu Kota Kendari

Penulis

  • Nurfantri Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v13i2.296

Kata Kunci:

Cognitive behavior therapy, Inhalan, Remaja, Ngelem

Abstrak

Masa remaja sebagai masa peralihan masa anak-anak menuju masa dewasa. Masa ini melalui masa puberitas yang penuh dengan ‘badai’ dan stress, kecenderungan melakukan perilaku yang beresiko. Bila tahapan ini tidak dilalui dengan baik atau gagal, kemungkinan dapat menimbulkan masa krisis, yang ditandai kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. diantaranya penyalahgunaan Narkotika dan lem (inhalen). Lem ini digunakan dengan cara inhalasi lem aibon atau dengan jenis lem lain. Untuk mengurangi kecenderungan perilaku menyimpang pada remaja, maka alternatif yang diberikan adalah intervensi melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian CBT terhadap perilaku inhalen “ngelem” pada remaja di Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Penelitian ini merupakan eksperimen non-random pada satu kelompok dengan pra-pasca tes dan tindak lanjut. CBT dibagi menjadi 4 sesi, setiap sesi dilakukan 1-2  kali dalam seminggu. Pra-pascatest menggunakan instrumen penilain penyalahgunaan zat inhelen dan lembar observasi perilaku. Berdasarkan analisis statistik menggunakan metode uji paired sample t-test, terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah CBT dengan nilai p 0,02 (evaluasi minggu I) dan 0,008 (evaluasi minggu II). CBT dapat digunakan untuk membantu remaja mengontrol perilaku inhalen “ngelem.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-07-03

Cara Mengutip

Nurfantri, N. (2021). Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap Perilaku Inhalen “Ngelem” pada Remaja di Kecamatan Kambu Kota Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 13(2). https://doi.org/10.36990/hijp.v13i2.296