Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap Perilaku Inhalen “Ngelem” pada Remaja di Kecamatan Kambu Kota Kendari

Isi Artikel Utama

Nurfantri

Abstrak

Masa remaja sebagai masa peralihan masa anak-anak menuju masa dewasa. Masa ini melalui masa puberitas yang penuh dengan ‘badai’ dan stress, kecenderungan melakukan perilaku yang beresiko. Bila tahapan ini tidak dilalui dengan baik atau gagal, kemungkinan dapat menimbulkan masa krisis, yang ditandai kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. diantaranya penyalahgunaan Narkotika dan lem (inhalen). Lem ini digunakan dengan cara inhalasi lem aibon atau dengan jenis lem lain. Untuk mengurangi kecenderungan perilaku menyimpang pada remaja, maka alternatif yang diberikan adalah intervensi melalui pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian CBT terhadap perilaku inhalen “ngelem” pada remaja di Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Penelitian ini merupakan eksperimen non-random pada satu kelompok dengan pra-pasca tes dan tindak lanjut. CBT dibagi menjadi 4 sesi, setiap sesi dilakukan 1-2  kali dalam seminggu. Pra-pascatest menggunakan instrumen penilain penyalahgunaan zat inhelen dan lembar observasi perilaku. Berdasarkan analisis statistik menggunakan metode uji paired sample t-test, terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah CBT dengan nilai p 0,02 (evaluasi minggu I) dan 0,008 (evaluasi minggu II). CBT dapat digunakan untuk membantu remaja mengontrol perilaku inhalen “ngelem.

Article Metrics

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Nurfantri, N. (2021). Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap Perilaku Inhalen “Ngelem” pada Remaja di Kecamatan Kambu Kota Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 13(2), 120–127. https://doi.org/10.36990/hijp.v13i2.296
Bagian
Original Research