Analisis Aktivitas Fisik dan Konsumsi Makanan Cepat Saji sebagai Faktor Risiko terhadap Obesitas pada Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kendari

Isi Artikel Utama

Asmarani
Andi Uznul Alriansyah
Juriadi Paddo
Nina Indriyani

Abstrak

Obesitas adalah kelainan yang diakibatkan oleh penumpukan lemak tubuh yang berlebihan. Etiologi obesitas tidak jelas, tetapi umumnya obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan dan pemanfaatan energi dimana asupan energinya lebih banyak daripada pemanfaatan energi. Perubahan pola konsumsi dan rendahnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari turut menentukan penimbunan lemak tubuh yang menyebabkan  obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji sebagai faktor risiko terjadinya obesitas di SMA 1 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain case-control. Sampel penelitian terdiri dari 47 kasus dan 47 kontrol yang dipilih secara acak. Analisis data menggunakan Odds Ratio. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji pada siswa usia 16-18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor risiko terjadinya obesitas (OR = 8.181; CI 95% = 3.181-21.035) dan konsumsi makanan cepat saji merupakan faktor risiko terjadinya obesitas (OR = 14.578; CI 95% = 5.083-41.809). Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas fisik yang rendah dan konsumsi makanan cepat saji lebih dari 3 kali dalam seminggu merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada siswa di SMA 1 Kendari.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Asmarani, A., Alriansyah, A. U., Paddo, J., & Indriyani, N. (2021). Analisis Aktivitas Fisik dan Konsumsi Makanan Cepat Saji sebagai Faktor Risiko terhadap Obesitas pada Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(2), 74–81. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.60 (Original work published 30 Desember 2018)
Bagian
Artikel

Referensi

Aini, S. N. (2013). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi lebih pada remaja di perkotaan. Unnes Journal of Public Health, 2(1). https://doi.org/10.15294/ujph.v2i1.3042

Al-Haifi, A. A., AlMajed, H. T., Al-Hazzaa, H. M., Musaiger, A. O., Arab, M. A., & Hasan, R. A. (2016). Relative contribution of obesity, sedentary behaviors and dietary habits to sleep duration among kuwaiti adolescents. Global Journal of Health Science, 8(1), 107–117. https://doi.org/10.5539/gjhs.v8n1p107

Azagba, S., & Sharaf, M. F. (2012). Eating behavior and obesity in Canada: evidence from panel data. Journal of Primary Care & Community Health, 3(1), 57–64. https://doi.org/10.1177/2150131911417445

Danari, A. L., Mayulu, N., & Onibala, F. (2013). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sd di kota manado. JURNAL KEPERAWATAN, 1(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v1i1.2162

Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara. (2017). Indonesia - sulawesi tenggara province health profile 2016 ghdx. http://ghdx.healthdata.org/record/indonesia-sulawesi-tenggara-province-health-profile-2016

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Indonesia basic health research 2013 ghdx. http://ghdx.healthdata.org/record/indonesia-basic-health-research-2013

Kosnayani, A. S., & Aisyah, I. S. (2016). Faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas remaja (Studi pada mahasiswa fakultas ilmu kesehatan universitas siliwangi tasikmalaya tahun 2016). Jurnal Siliwangi Seri Sains dan Teknologi, 2(2). http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jssainstek/article/view/100

Kurdanti, W., Suryani, I., Syamsiatun, N. H., Siwi, L. P., Adityanti, M. M., Mustikaningsih, D., & Sholihah, K. I. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), 179–190. https://doi.org/10.22146/ijcn.22900

Kurniawati, Y., Fakhriadi, R., & Yulidasari, F. (2017). Hubungan antara pola makan, asupan energi, aktivitas fisik, dan durasi tidur dengan kejadian obesitas pada polisi. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(3). https://doi.org/10.20527/jpkmi.v3i3.2759

Takumansang, S. A., & Suryani, S. (2017). Hubungan konsumsi fast food terhadap obesitas remaja di smp muhammadiyah 9 yogyakarta [Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta]. http://lib.unisayogya.ac.id/