Analisis Aktivitas Fisik dan Konsumsi Makanan Cepat Saji sebagai Faktor Risiko terhadap Obesitas pada Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kendari

Penulis

  • Asmarani Asmarani Fakultas Kedokteran, Haluoleo University, Indonesia image/svg+xml
  • Andi Uznul Alriansyah Fakultas Kedokteran, Haluoleo University, Indonesia image/svg+xml
  • Juriadi Paddo Dinas Kesehatan Kota Kendari, Ministry of Health, Indonesia image/svg+xml
  • Nina Indriyani Fakultas Kedokteran, Haluoleo University, Indonesia image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.60

Kata Kunci:

Physical Activity, Fast Food Consumption, Obesity

Abstrak

Obesitas adalah kelainan yang diakibatkan oleh penumpukan lemak tubuh yang berlebihan. Etiologi obesitas tidak jelas, tetapi umumnya obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan dan pemanfaatan energi dimana asupan energinya lebih banyak daripada pemanfaatan energi. Perubahan pola konsumsi dan rendahnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari turut menentukan penimbunan lemak tubuh yang menyebabkan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas fisik dan konsumsi fast food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas di SMA 1 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain case control. Sampel penelitian ini terdiri dari 47 kasus dan 47 kontrol yang dipilih secara random sampling. Analisis data menggunakan Odds Ratio. Instrumen penelitian ini adalah skala, mikrotik dan angket aktivitas fisik dan konsumsi fast food pada siswa usia 16-18 tahun di SMA Negeri 1 Kendari 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor risiko terjadinya obesitas (OR = 8.181; CI 95% = 3.181-21.035) dan konsumsi fast food merupakan faktor risiko terjadinya obesitas (OR = 14.578; CI 95% = 5.083-41.809) pada siswa SMA 1 Kendari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas fisik yang rendah dan konsumsi fast food lebih dari 3 kali dalam seminggu merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada siswa di SMA 1 Kendari.

Referensi

Aini, S. N. 2013. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja Di Perkotaan. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Arlinda, S. 2015. Hubungan Konsumsi Fast Food Dengan Obesitas Pada Remaja Di Smp Muhammadiyah 10 Yogyakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Al-Haifi, A. A., AlMajed, H. T., Al-Hazzaa, H. M., Musaiger, A. O., Arab, M. A., Rasya, A. H. 2016. Relative Contribution of Obesity, Sedentary Behaviors and Dietary Habits to Sleep Duration Among Kuwaiti Adolescents. Global Journal of Health Science. Kuwait.

Azagba, S., Sharaf, M. 2012. Eating Behavior and Obesity in Canada: Evidence From Panel Data. Journal of Primary Care & Community Health. Canada.

Danari, A. L., Mayulu, N., Onibala, F. 2013. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Sd Di Kota Manado. Universitas Sam Ratulangi Manado. Manado.

Kosnayani, A. S., Aisyah, I. S. 2016. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Obesitas Remaja. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi. Tasikmalaya.

Kurdanti, W., Suryani, I., Syamsiatun, N.H., Siwi, L. P., Adityanti, M. M., Mustikaningsih, D., dkk. 2015. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas Pada Remaja. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta. Yogyakarta.

Kurniawati, Y., Fakhriadi, R., Yulidasari, F. 2016. Hubungan Antara Pola Makan, Asupan Energi, Aktivitas Fisik, Dan Durasi Tidur Dengan Kejadian Obesitas Pada Polisi. Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin.

Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 2016. 2017. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sulawesi Tenggara.

Riset Kesehatan Dasar. 2013. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2018-12-30

Cara Mengutip

Asmarani, A., Alriansyah, A. U., Paddo, J., & Indriyani, N. (2018). Analisis Aktivitas Fisik dan Konsumsi Makanan Cepat Saji sebagai Faktor Risiko terhadap Obesitas pada Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(2), 74–82. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.60

Terbitan

Bagian

Artikel