Formulasi Bagea Berbahan Ekstrak Tepung Singkong dan Gonad Diadema Setosum (Sea urchins) sebagai Makanan Alternatif pada Ibu Hamil

Isi Artikel Utama

La Banudi
M. Anas Anasiru
Petrus
Purnomo Leksono

Abstrak

Ekstrak kanji singkong dapat digunakan sebagai bahan pembuatan berbagai macam makanan formula Harapan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan ekstrak kanji singkong sebagai formula pembuatan bagea yang ditambahkan dengan gonad diadema setosum (Sea urchins) yang kaya akan zat gizi sehingga cocok untuk ibu hamil. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis formula bagea berbahan ekstrak tepung singkong dan Gonad Diadema Setosum (Sea urchins) sebagai makanan altenatif pada ibu hamil. Pada pembuatan formula bagea menggunakan desain pre experiment design. Tingkat kesukaan yang tertinggi pada pembuatan bagea berbahan tepung singkong adalah pada BTP 2 (tepung sagu 50, tepung singkong 50) dengan nilai 3,26. Selanjutnya tingkat kesukaan yang tertinggi pada pembuatan bagea berbahan tepung singkong dan penambahan gonad adalah pada  adalah pada BTP 2 (tepung sagu 50, tepung singkong 50 dan gonad 20) Untuk meningkatkan nilai kesukaan bagea dengan penambahan tepung singkong dan gonad maka perlu upaya penambahan bahan tertentu untuk menambah rasa menghilangkan bau.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Banudi, L., Anasiru, M. A., Petrus, P., & Leksono, P. (2017). Formulasi Bagea Berbahan Ekstrak Tepung Singkong dan Gonad Diadema Setosum (Sea urchins) sebagai Makanan Alternatif pada Ibu Hamil. Health Information : Jurnal Penelitian, 9(2), 65–71. https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.71
Bagian
Artikel

Referensi

Ambati, R. R., Phang, S.-M., Ravi, S., & Aswathanarayana, R. G. (2014). Astaxanthin: sources, extraction, stability, biological activities and its commercial applications-a review. Marine drugs, 12(1), 128-152. https://doi.org/10.3390/md12010128

Anukam, K. C., & Reid, G. (2009). African traditional fermented foods and probiotics. Journal of medicinal food, 12(6), 1177-1184. https://doi.org/10.1089/jmf.2008.0163

Banudi, L. (2013). Gizi kesehatan reproduksi. Jakarta: EGC.

Budijanto, S. (2016). Dukungan iptek bahan pangan pada pengembangan tepung lokal. JURNAL PANGAN, 18(2), 55-67.

Julianti, E. D., Nurjanah, N., Yuniati, H., Ridwan, E., & Sahara, E. (2015). PENGARUH TAPIOKA TERMODIFIKASI EKSTRAK TEH HIJAU TERHADAP GLUKOSA DARAH DAN HISTOLOGI PANKREAS TIKUS DIABETES. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 38(1), 51-60. https://doi.org/10.22435/pgm.v38i1.4422.51-60

Payu, C. (2016). PEMBUATAN CEMILAN SAGU HIGIENIS UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN KELOMPOK PENGRAJIN KUE DI DESA BUA KECAMATAN BATUDAA KABUPATEN GORONTALO. JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 22(3), 103-109.

Penelitian, B., Pertanian, P., & No, J. R. (2011). Inovasi Pengolahan Singkong meningkatkan pendapatan dan diversifikasi pangan. Jakarta Selatan: Agroinovasi Edisi, 4-10.

Peng, J., Yuan, J.-P., & Wang, J.-H. (2012). Effect of diets supplemented with different sources of astaxanthin on the gonad of the sea urchin Anthocidaris crassispina. Nutrients, 4(8), 922-934. https://doi.org/10.3390/nu4080922

Rajasekaran, A., & Kalaivani, M. (2013). Designer foods and their benefits: A review. Journal of food science and technology, 50(1), 1-16. https://doi.org/10.1007/s13197-012-0726-8

Salma, W. O. (2016). Pengaruh Nutrisi dan Efek Ekstrak Gonad Diadema Setosum (Sea urchins) Trhadap Produksi Interveron (IFN)y, Interleukin (IL-10) dan Ekspresi Gen FOXP3 pada Mencit Strain BALB/c yang dimutasi dengan Lipolisakarida (LPS). Makassar.

Santosa, H. (2010). HIDROLISA ENZIMATIK PATI TAPIOKA DENGAN KOMBINASI PEMANAS MICROWAVE-WATER BATH PADA PEMBUATAN DEKSTRIN. Momentum, 6(2).

Shukri, W., Hamzah, E., Halim, N., Isa, M., & Sarbon, N. (2014). Effect of different types of hydrocolloids on the physical and sensory properties of ice cream with fermented glutinous rice (tapai pulut). International Food Research Journal, 21(5).

Widyastuti, A. D. (2015). Pengaruh substitusi tepung labu kuning (cucurbhita moschata) terhadap kadar ?-karoten dan daya terima pada biskuit labu kuning. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Zulaidah, A. (2011). Modifikasi ubi kayu secara biologi menggunakan starter bimo-cf menjadi tepung termodifikasi pengganti gandum. Universitas Diponegoro.