Kadar Gula Darah dan Senam Sehat Diabetes Melitus

Isi Artikel Utama

Dian Yuniar Syanti Rahayu
Sumirah Budi Pertami
Budiono

Abstrak

Diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular terbanyak kedua setelah Hipertensi, menduduki peringkat ketiga dengan jumlah kunjungan klien diabetes mellitus terbanyak di wilayah Kota Kendari. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam sehat diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment. Populasi berjumlah 374 orang dan sampel 12 orang, data diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar gula darah sebelum dilakukan senam sehat diabetes mellitus adalah 12 orang (100,0%) dalam kategori naik, dengan rata-rata kadar gula darah klien adalah 252 mg/dl. Kemudian kadar gula darah sesudah dilakukan senam sehat diabetes mellitus sebagian besar yakni 7 orang (58,3%) dalam kategori turun dan 5 orang (41,7%) dalam kategori naik, dengan rata-rata kadar gula darah klien adalah 220,25 mg/dl dan ada pengaruh senam sehat diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah pada klien diabetes mellitus dengan nilai p=0,041. Saran dalam penelitian ini adalah senam sehat diabetes melitus berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah sehingga dapat dipertimbangkan sebagai alternatif terapi non farmakologi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rahayu, D. Y. S., Pertami, S. B., & Budiono, B. (2017). Kadar Gula Darah dan Senam Sehat Diabetes Melitus . Health Information : Jurnal Penelitian, 9(2), 50–57. https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.72
Bagian
Artikel

Referensi

Artanty, dkk. (2012). Pengaruh senam Diabetes Mellitus terhadap kadar gula darah penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Sidoarjo Jawa Timur. (serial online). http://alumni.unair.ac.id/kumpulanfile/23944238_pdf. (18 Februari 2016).

Ghofur, Abdul, (2010). Prevalensi Komplikasi Penyakit Jantung Koroner (PJK) pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Pusat Diabetes dan Nutrisi RSU Dr. Soetomo Surabaya. Abstrak. (serial online). http://alumni.unair.ac.id /kumpulanfile/2214832538_abs.pdf. (28 November 2015).

Guyton & Hall (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Alih bahasa oleh Irawati, Jakarta : EGC.

Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (2010). Petunjuk Pelaksanaan Senam Diabetes Mellitus, Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI, (2013). Penyajian Pokok-Pokok Hasil Riset Kesehatan Dasar. Balitbang Kemenkes RI.

Lingga, L (2012). Bebas Diabetes Tipe-2 Tanpa Obat (hlm.215-216). Jakarta : Agro Media Pustaka.

Nursalam (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Salemba Medika : Jakarta.

Puskesmas Lepo-Lepo (2015). Profil Kesehatan. Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

RISKESDAS ( 2013). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional 2013, Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan. RI.

Sari, N, R (2012). Diabetes Meliltus (Dilengkapi Dengan Senam DM) (hlm. 8-87). Yogyakarta : Nuha Medika.

Sadariah (2009). Pengaruh pemberian diit dm tinggi serat terhadap penurunan kadar gula darah pasien dm tipe-2 di RSUD Salewangang Kab. Maros. Junal Media Gizi Pangan, Vol. VII, Edisi 1.

Sinaga, J (2012). Pengaruh Senam Diabetes Mellitus Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Darusalam Medan. Tesis. Medan : Mutiara Ners.

Utomo, M, O. Mahalul, A. Dina, N, A ( 2012). Pengaruh Senam terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes.Unnes Journal of Public Health 1(1). (online). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/hjp. (15 Juli 2015).