Beralih ke bagian utama Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian footer website
Original Research
Diterbitkan: 2017-06-01

Pengaruh Latihan Gerak Aktif Kaki dengan Teknik Open Kinetic Chain Exercise terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Lansia dengan Nyeri Sendi Osteoartritis dan Rheumatoid

Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia
Foot exercise with open kinetic chain methods, osteoarthritis, Pain, Elderly, Minaula Social Institution of Elderly at Kendari

Abstrak

Tidak ada latihan khusus untuk orang tua dengan rasa sakit yang disebabkan oleh Osteoarthritis dan rheumatoid di lembaga sosial Minaula Lansia di Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa efek dari latihan kaki dengan metode rantai kinetik terbuka pada penurunan rasa sakit pada orang tua dengan rasa sakit yang disebabkan oleh Osteoarthritis dan rheumatoid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental menggunakan Pretest dan posttest dengan desain kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel acak sederhana untuk mencapai 60 peserta 930 dalam kelompok intervensi dan 30 dalam kelompok kontrol). Hasilnya menunjukkan bahwa berarti tingkat nyeri kelompok intervensi menurun sebagai 4, 83 setelah latihan kaki dengan metode rantai kinetik terbuka (berarti sebelum 5, 80, berarti setelah 0, 97). Kesimpulan dari penelitian ini ada efektivitas latihan kaki dengan metode rantai kinetik terbuka untuk menurunkan tingkat rasa sakit pada orang tua dengan rasa sakit yang disebabkan oleh Osteoarthritis dan rheumatoid di Minaula lembaga sosial Lansia di Kendari 2016 (nilai p = 0000). Penelitian ini menyiratkan bahwa latihan kaki dengan metode rantai kinetik terbuka dapat dipertimbangkan sebagai salah satu kompetensi Keperawatan dan diterapkan sebagai intervensi keperawatan untuk penurunan tingkat nyeri yang disebabkan oleh Osteoarthritis dan rheumatoid.

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Referensi

  1. Depkes, RI. 2010. Penerapan Proses Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Maskuloskeletal, Jakarta : Pusdiknakes.
  2. Elyas E. 2002. Pendekatan Terapi Fisik pada Osteoarthritis. Pertemuan Ilmiah Tahunan PERDOSRI 2002. Bidang Pendidikan dan Latihan Pengurus Besar PERDOSRI. Jakarta.
  3. Fehr G.L; Junior A.C; Cacho E.W.A; Miranda J.B. 2006. Effectiveness of The Open and Closed Kinetik Chain exercises in The Treatment of the Patellofemoral Pain Syndrome. Journal Rev Bras Med Esporte – Vol 12 No. 2 – Mar/Abr, 2006 diakses 1 Juni 2016
  4. Herry Isbagio, Bambang SH . 2009. Masalah dan Penanganan Osteoarthritis Sendi lutut. Cermin Dunia Kedokteran.
  5. Indri S. 2015. Latihan closed kinetic chain lebih baik daripada open kinetic chain untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada osteoarthritis lutut setelah pemberian micro wave diathermy (MWD) dan transcutaneus electrical nerve stimulation (TENS). 2015.http://ojs.unud.ac.id/index.php/sport/article/diakses 3 Juni 2015
  6. Kachanathu S.J; Kaur H; Natho ; and Nuhmani S. 2013. The Effect of Open and Closed Kinematics Chan Exercises in The Management of Meniscal injuries. Journal of Scientific and innovative research 2013; 2 (5): 927-931 diakses 1 Juni 2016.
  7. Kisner C, Cosby LA. 2007. Therapeutic Exercise Foundation and Technique. 5th ed. Phildelphia : F.A. Davis Company.
  8. Kemenkes RI. 2013. Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. [internet]. Available:http://www.depkes.go.id/diakses 3 Juni 2015
  9. Nugroho H.B. 2015. Pengaruh Open Kinetic chain Dan Closed Kinetic Chain Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Pada Osteoarthritis Knee Setelah pemberian Transkutaneus Electrical Nerves Stimulation Dan Infra Red radiation. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses 1 Juni 2016.

Cara Mengutip

Prio, A. Z., Misbah, S. R., & Wijayati, F. (2017). Pengaruh Latihan Gerak Aktif Kaki dengan Teknik Open Kinetic Chain Exercise terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Lansia dengan Nyeri Sendi Osteoartritis dan Rheumatoid. Health Information : Jurnal Penelitian, 9(1), 15–25. https://doi.org/10.36990/hijp.v9i1.76