https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/issue/feed Health Information : Jurnal Penelitian 2021-06-30T00:00:00+00:00 Dr. Ns. Lilin Rosyanti edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id Open Journal Systems <p>Health Information : Jurnal Penelitian menerbitkan hasil kajian kesehatan. Pengelolaan jurnal berusaha mengikuti rekomendasi COPE, DOAJ, WAME dan ICMJE. Aturan yang berkaitan dengan pengelolaan ditampilkan juga melalui base data <a href="https://transpose-publishing.github.io/" target="_blank" rel="noopener">Transpose</a>, <a href="https://www.responsiblejournals.org/database/journal/afe0ecea-a891-46dd-81e5-b040cb1572d2" target="_blank" rel="noopener">Responsible Journals</a>, dan siapapun dapat memberikan penilaian terhadap pengelolaan HIJP melalui <a href="https://www.qoam.eu/journals/62478" target="_blank" rel="noopener">Quality Open Access Market</a>. HIJP juga diakui sebagai jurnal Nasional bereputasi dan telah mendapatkan akreditasi Kemristekdikti (sekarang Kemristek/BRIN) yang mencakup terbitan Vol. 9 (2) 2017 s.d. Vol. 14 (1) 2022.</p> <p>Profil Health Information : Jurnal Penelitian mudah ditemukan melalui <a href="https://sinta.ristekbrin.go.id/journals/detail?id=5579" target="_blank" rel="noopener">Sinta</a> dan <a href="https://publons.com/journal/640736/health-information-jurnal-penelitian/" target="_blank" rel="noopener">Publons</a>.</p> https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/article/view/232 Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia 2021-01-06T03:08:53+00:00 Inriani Inriani indriindriani293@gmail.com Narmawan Narmawan narmawanfebson@gmail.com Ellyani Abadi ellyaniabadi@gmail.com <p>Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri. Prolanis&nbsp; merupakan program pemerintah yang ditujukan kepada penderita penyakit kronis seperti hipertensi agar mampu mengontrol tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia. Penelitian menggunakan metode <em>Pre experimental </em>dengan <em>one group pre-test post-test</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang mengikuti senam&nbsp; Prolanis&nbsp; berjumlah 30 orang dengan jumlah sampel 30 orang yang dimabil secara <em>Total Sampling</em>. Variabel penelitian bebas penelitian adalah senam prolanis dan variabel terikat adalah tekanan darah. Analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>pretest</em> diperoleh <em>rata-rata </em>tekanan darah sistole adalah 160.10 mmHg dan diastole adalah 94.50 mmHg dan <em>posttest</em> rata-ratatekanan darah sistole adalah 151.47 mmHg dan diastole adalah 87.07 mmHg. Analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa untuk tekanan darah sistol diperoleh nilai <em>p</em> 0.001 &lt; 0.05 dan tekanan darah diastole diperoleh nilai <em>p</em> value 0.001 &lt; 0.05. Simpulan bahwa terdapat pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah pesisir Puskesmas Soropia</p> 2021-06-21T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2021 Inriani, Narmawan, Ellyani Abadi https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/article/view/249 Deteksi Dini Peripheral Artery Disease melalui Pemeriksaan Ankle Brachial Index pada Kelompok Prolanis di Puskesmas Poasia 2021-03-07T07:00:42+00:00 Asbath Said asbath.mw@gmail.com Asri Dwi Novianti asridwinovianti@gmail.com Yulli Fety fettyyulli@gmail.com <p>Peripheral Artery Disease (PAD) merupakan komplikasi Diabetes Melitus (DM) Perubahan pada dinding pembuluh darah menyebabkan penurunan aliran darah (perfusi<em>) </em>ke ekstremitas bawah yang ditandai dengan penurunan <em>ankle brachial index </em>(ABI). Adapun tujuan penelitian ini adalah Mendapatkan gambaran Nilai ABI pada pasien diabetes di kelompok prolanis Di Puskesmmas Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, mendapatkan gambaran nilai ABI pada pasien dengan DM yang terdaftar sebagai pasien prolanis di puskemas poasia kendari sebanyak 14 orang. Hasil penelitian diperoleh yaitu: rata-rata berjenis kelamin adalah perempuan sebanyak 11 responden, rata-rata usia responden 46-55 tahun sebanyak 6 responden responden, dan rata-rata lama menderita responden adalah 0-2 tahun sebanyak 9 responden. Hasil penelitian yang diperoleh nilai ABI pada 14 pasien Diabetes Melitus tipe II (DM tipe II) masih banyak yang masuk dalam kategori normal yaitu sebanyak 9 responden (64,3%) dan terdapat (35,7%) responden memiliki ABI abnormal yaitu berada di kategori oklusi singan dan sedang. ABI normal pada responden dipengaruhi oleh rata-rata lama sakit DM hanya kurun waktu 5 tahun, hal tersebut yang menyebabkan nilai ABI dalam rentang normal dan belum banyak yang mengalami gangguan.</p> <p> </p> 2021-06-22T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2021 Asbath Said, Asri Dwi Novianti, Yulli Fety https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/article/view/242 Penerapan Reminiscence Therapy dalam Menurunkan Tingkat Depresi Lansia Kabupaten Lombok Barat 2021-02-01T03:47:40+00:00 Wahyu Cahyono cahyonowahyu861@gmail.com Rahmani Rahmani rahmaniramli@yahoo.com Sukardin Sukardin kardinsakti@yahoo.co.id <p align="justify"><span style="color: #000000;">Depresi merupakan gangguan mental yang sering ditemukan pada lansia dan mempunyai dampak buruk apabila tidak tertangani dengan baik. Sehingga perlu ada model terapi untuk menurunkan depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh </span><span style="color: #000000;"><em>reminiscence therapy</em></span><span style="color: #000000;"> terhadap penurunan depresi pada lansia. Penelitian </span><span style="color: #000000;">yang dilakukan</span><span style="color: #000000;"> merupakan penelitian </span><span style="color: #000000;"><em>quasy-experiment</em></span> <span style="color: #000000;">(</span><span style="color: #000000;"><em>one-group pr</em></span><span style="color: #000000;"><em>e</em></span><span style="color: #000000;"><em>test posttest design</em></span><span style="color: #000000;">)</span><span style="color: #000000;">. </span><span style="color: #000000;">Subyek penelitian </span><span style="color: #000000;">adalah lansia yang mengalami depresi di wilayah kerja Puskesmas Parempuan Kabupaten Lombok Barat, sebanyak 59 lansia dipilih menggunakan </span>teknik <span style="color: #000000;"><em>purposive sampling</em></span><span style="color: #000000;">. Kuesioner skala depresi geriatrik (</span><span style="color: #000000;">GDS</span><span style="color: #000000;">) digunakan untuk mengumpulkan data terkait depresi lansia. </span><span style="color: #000000;"><em>Reminiscence </em></span><span style="color: #000000;"><em>therapy</em></span><span style="color: #000000;"> dilakukan selama tiga sesi dengan durasi </span><span style="color: #000000;">waktu kurang </span><span style="color: #000000;">lebih 25-30 menit setiap sesi. Data dianalisis </span><span style="color: #000000;">dengan</span><span style="color: #000000;"> uji Wilcoxon </span><span style="color: #000000;">menggunakan </span><span style="color: #000000;">SPSS </span><span style="color: #000000;">versi </span><span style="color: #000000;">21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan skor </span><span style="color: #000000;">GDS</span> <span style="color: #000000;">pada </span><span style="color: #000000;">lansia </span><span style="color: #000000;">s</span><span style="color: #000000;">ebelum dan sesudah diberikan </span><span style="color: #000000;"><em>reminiscence therapy</em></span> <span style="color: #000000;">dan</span> <span style="color: #000000;">h</span><span style="color: #000000;">asil uji </span><span style="color: #000000;">Wilcoxon</span><span style="color: #000000;"> menunjukkan nilai p </span><span style="color: #000000;">(</span><span style="color: #000000;"><em>p-value</em></span><span style="color: #000000;">)</span><span style="color: #000000;"> 0,000. </span><span style="color: #000000;">T</span><span style="color: #000000;">erdapat pengaruh </span><span style="color: #000000;"><em>reminiscence therapy </em></span><span style="color: #000000;">dalam menurunkan depresi pada lansia. </span><span style="color: #000000;"><em>R</em></span><span style="color: #000000;"><em>eminiscence</em></span><span style="color: #000000;"><em> therapy</em></span> <span style="color: #000000;">dapat dijadikan sebagai </span><span style="color: #000000;">terapi alternati</span><span style="color: #000000;">f</span> <span style="color: #000000;">untuk menurunkan tingkat</span><span style="color: #000000;"> depresi pada lansia.</span></p> 2021-06-25T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2021 Wahyu Cahyono, Rahmani, Sukardin https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/article/view/288 Kombinasi Tehnik Relaksasi Nafas Dalam dengan Terapi Akupresur dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi 2021-05-09T11:41:45+00:00 Imam Cahyo Murwidi imam.cahyo.murwidi@gmail.com Rasdiyanah Muhlis rasdiyanahners@gmail.com <p>Hipertensi merupakan penyakit silent killer (pembunuh diam-diam) karena jarang memiliki gejala yang jelas dan dapat menimbulkan banyak komplikasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini dan penatalaksanaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dengan terapi akupresur dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis peneletian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian one group pre &amp; post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi primer di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara rerata tekanan darah sistolik pre152,33±13,05 mmHg dengan post 142,67±15,74 mmHg (p:0,000), post 15 menit pertama 137,67±15,24 mmHg (p:0,000), post 15 menit kedua 136,00±14,99 mmHg (p:0,000). Terdapat perbedaan bermakna antara rerata tekanan darah diastolik pre 90,00±8,65 mmHg dengan post 84,33 ±7,28 mmHg (p:0,000), post 15 menit pertama 83,00 ±7,02 mmHg (p:0,000), post 15 menit kedua 82,67 ±7,40 mmHg (p:0,001). Dapat disimpulkan bahwa kombinasi relaksasi nafas dalam dengan terapi akupresur dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.</p> 2021-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2021 Imam Cahyo Murwidi, Rasdiyanah Muhlis https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/HIJP/article/view/282 Uji Laboratorium Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Brotowali sebagai Insektisida terhadap Nyamuk Aedes Aegypti di Universitas Abdurrab Pekanbaru 2021-05-09T11:35:53+00:00 Siti Juariah sitijuariah@univrab.ac.id Sri Kartini sri.kartini@univrab.ac.id Yulinda Wardani yulindawardani912@gmail.com <p>Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang berperan sebagai vektor virus Dengue. Selama ini, pengendalian vektor virus tersebut dilakukan menggunakan insektisida kimiawi. Namun ternyata jika dilakukan secara terus menerus, akan menyebabkan timbulnya resistensi sehingga diperlukan suatu upaya untuk menangani hal tersebut. Salah satu cara yang kemungkinan dapat dilakukan yaitu menggunakan insektisida alami yang berasal dari tumbuh- tumbuhan. Salah satu tanaman yan dianggap dapat digunakan sebagai insektisida alami yaitu ekstrak daun brotowali (Tinospora crispa L). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak etanol daun brotowali (Tinospora crispa L) sebagai insektisida terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan desain penelitian design post only control group. Ekstrak etanol daun brotowali dibuat dalam berbagai konsentrasi yaitu 15%, 20%, dan 25% kemudian dilakukan penyemprotan terhadap nyamuk Aedes aegypti diamati selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 15%, 20% dan 25% dapat membunuh nyamuk secara berturut-turut yaitu sebanyak 1 ekor (20%) , 3 ekor (60%), dan 4 ekor (80%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun brotowali (Tinospora crispa L) dapat digunakan sebagi insektisida terhadap nyamuk Aedes aegypti.</p> 2021-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2021 Siti Juariah, Sri Kartini, Yulinda Wardani