<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-model type="application/xml-dtd" href="http://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.1d3/JATS-journalpublishing1.dtd"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.1d3 20150301//EN" "http://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.1d3/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:mml="http://www.w3.org/1998/Math/MathML" dtd-version="1.1d3" specific-use="Marcalyc 1.2" article-type="research-article" xml:lang="in">
<front>
<journal-meta>
<journal-id journal-id-type="redalyc">657</journal-id>
<journal-title-group>
<journal-title specific-use="original" xml:lang="in">Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat</journal-title>
</journal-title-group>
<issn pub-type="ppub">2776-5628</issn>
<issn pub-type="epub">2776-5628</issn>
<publisher>
<publisher-name>Poltekkes Kemenkes Kendari</publisher-name>
<publisher-loc>
<country>Indonesia</country>
<email>edofficejippm@myjurnal.poltekkeskdi.ac.id</email>
</publisher-loc>
</publisher>
</journal-meta>
<article-meta>
<article-id pub-id-type="art-access-id" specific-use="redalyc">6573081005</article-id>
<article-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.36990/jippm.v1i2.407</article-id>
<article-categories>
<subj-group subj-group-type="heading">
<subject>Article</subject>
</subj-group>
</article-categories>
<title-group>
<article-title xml:lang="in">Pendidikan Kesehatan Pencegahan Diabetes Melitus pada Masyarakat Tanjung Anom</article-title>
<trans-title-group>
<trans-title xml:lang="en">Health Education on Diabetes Mellitus Prevention for the Tanjung Anom Community

</trans-title>
</trans-title-group>
</title-group>
<contrib-group>
<contrib contrib-type="author" corresp="yes">
<contrib-id contrib-id-type="orcid">https://orcid.org/0000-0002-6639-2284</contrib-id>
<name name-style="western">
<surname>Simbolon</surname>
<given-names>Pomarida</given-names>
</name>
<xref ref-type="corresp" rid="corresp1"/>
<xref ref-type="aff" rid="aff1"/>
<email>pomasps@yahoo.com</email>
</contrib>
<contrib contrib-type="author" corresp="no">
<name name-style="western">
<surname>Sinurat</surname>
<given-names>Samfriati</given-names>
</name>
<xref ref-type="aff" rid="aff2"/>
</contrib>
<contrib contrib-type="author" corresp="no">
<name name-style="western">
<surname>Simbolon</surname>
<given-names>Nagoklan</given-names>
</name>
<xref ref-type="aff" rid="aff3"/>
</contrib>
</contrib-group>
<aff id="aff1">
<institution content-type="original">Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia</institution>
<institution content-type="orgname">Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia</institution>
<country country="ID">Indonesia</country>
</aff>
<aff id="aff2">
<institution content-type="original">Program Studi Profesi Ners, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia</institution>
<institution content-type="orgname">Program Studi Profesi Ners, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia

</institution>
<country country="ID">Indonesia</country>
</aff>
<aff id="aff3">
<institution content-type="original">Program Studi Sarjana Keperawatan, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia</institution>
<institution content-type="orgname">Program Studi Sarjana Keperawatan, STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia

</institution>
<country country="ID">Indonesia</country>
</aff>
<author-notes>
<corresp id="corresp1">
<email>pomasps@yahoo.com</email>
</corresp>
</author-notes>
<pub-date pub-type="epub-ppub">
<season>Junio-Noviembre</season>
<year>2021</year>
</pub-date>
<volume>1</volume>
<issue>2</issue>
<fpage>49</fpage>
<history>
<date date-type="received" publication-format="dd mes yyyy">
<day>01</day>
<month>10</month>
<year>2021</year>
</date>
<date date-type="accepted" publication-format="dd mes yyyy">
<day>29</day>
<month>11</month>
<year>2021</year>
</date>
<date date-type="pub" publication-format="dd mes yyyy">
<day>29</day>
<month>11</month>
<year>2021</year>
</date>
</history>
<permissions>
<copyright-statement>Authors retain copyright and grant the journal right of firstpublication with the work simultaneously licensed under a CreativeCommons Attribution-ShareAlike 4.0 International License thatallows others to share the work with an acknowledgment of theworks authorship and initial publication in this journal and ableto enter into separate, additional contractual arrangements for thenon-exclusive distribution of the journals published version of thework (e.g., post it to an institutional repository or publish it in abook).</copyright-statement>
<copyright-year>2021</copyright-year>
<copyright-holder>Author</copyright-holder>
<ali:free_to_read/>
<license xlink:href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">
<ali:license_ref>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</ali:license_ref>
<license-p>This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.</license-p>
</license>
</permissions>
<abstract xml:lang="in">
<title>Ringkasan</title>
<p>Kejadian Diabetes Melitus pada masyarakat masih tinggi, dan perlu dilakukan pencegahan agar masyarakat dapat menghindarinya. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka pemberian pendidikan kesehatan sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat tentang pencegahan diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah ceramah dan penggunaan media audio visual, dan sebagai media evaluasi diguanakn kuesioner pra dan pascates. Sebanyak 30 peserta mengikuti pendidikan kesehatan, capaian rata-rata hasil isian kuesioner pascates dengan selisih 2,37 poin dari prates. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DM.</p>
</abstract>
<trans-abstract xml:lang="en">
<title>Abstract</title>
<p>The incidence of Diabetes Mellitus in the community is still high, and prevention needs to be done so that people can avoid it. This community service is carried out in the context of providing health education as an effort to increase public health knowledge about diabetes mellitus prevention. The methods used are lectures and the use of audio-visual media, and pre- and post-test questionnaires are used as evaluation media. A total of 30 participants attended health education, the average achievement of the post-test questionnaire results was 2.37 points from the pre-test. There is an increase in public knowledge about DM prevention.</p>
</trans-abstract>
<kwd-group xml:lang="in">
<title>Kata kunci</title>
<kwd>Pendidikan kesehatan</kwd>
<kwd>Pengetahua</kwd>
<kwd>Diabetes Melitus

</kwd>
</kwd-group>
<kwd-group xml:lang="en">
<title>Keywords</title>
<kwd>Health Education</kwd>
<kwd>Knowledge</kwd>
<kwd>Diabetes Mellitus</kwd>
</kwd-group>
<funding-group>
<award-group award-type="grant">
<funding-source>STIKes Santa Elisabeth Medan</funding-source>
<award-id>2021</award-id>
</award-group>
</funding-group>
<counts>
<fig-count count="0"/>
<table-count count="1"/>
<equation-count count="0"/>
<ref-count count="12"/>
</counts>
</article-meta>
</front>
<body>
<sec sec-type="intro">
<title>
<bold>PENDAHULUAN</bold>
</title>
<p>Pandemi COVID-19 meningkatkan risiko penderita Diabetes Melitus (DM), penyakit yang merupakan keadaan metabolik menahun dan disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref8">Pranita, 2021</xref>) dan kemampuan tubuh dalam metabolisme protein, lemak dan glukosa yang terganggu karena defisiensi insulin atau resistensi insulin (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref2">Dalimunthe, 2016</xref>).</p>
<p>Prevalensi DM diperkirakan meningkat seiring pertambahan usia penduduk yaitu pada pada umur 65-79 tahun sebesar 19,9% (11,2 juta orang), dan angka ini diperkirakan terus meningkat pada tahun 2030 sebesar 578 juta hingga mencapai 700 juta pada tahun 2045 (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref9">Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, 2020</xref>). Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018, penderita DM sebesar 2% di Sumatera Utara dan di wilayah kerja Puskesmas Pancurbatu berjumlah 136 jiwa (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref12">Tim Riskesdas 2018, 2019</xref>).</p>
<p>Bertambahnya jumlah penderita DM yang terus menerus setiap tahunnya akan memberikan dampak kesehatan serius dan perlu ditangani dengan baik, seperti pemantauan glukosa darah, terapi diet yang benar, olah raga atau latihan, dan pemberian pendidikan kesehatan kepada masyarakat (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref7">Phitri &amp; Widyaningsih, 2013</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref10">Rahayu et al., 2017</xref>). Sebagai upaya pencegahan bertambahnya penderita DM, sangat diperlukan informasi dan pemahaman masyarakat agar masyarakat dapat melakukan pencegahan secara mandiri (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref4">Heriani et al., 2013</xref>)</p>
<p>Pendidikan kesehatan merupakan salah satu langkah pencegahan DM melalui pemberian informasi berupa pengetahuan tentang emosional, intelektual, maupun spiritual dan pengetahuan yang berkaitan dengan lingkungan, fisik, dan sosial. Pendidikan kesehatan yang diberikan untuk mengasah pengetahuan, sikap individu maupun tindakan dan diarahkan pada pencegahan diabetes yang lebih baik.</p>
<p>Hasil penelitian terdahulu (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref11">Ratnasari, 2019</xref>) menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat sangat tinggi akan informasi kesehatan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku sehat dapat menjadi lebih baik dengan cukupnya informasi yang diberikan. Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang maka dapat meningkatkan kepatuhan dalam melakukan tindakan. Pengetahuan yang dimaksud yaitu pengetahuan secara aktif diperoleh melalui kegiatan membaca buku dan mendapatkan informasi pendidikan kesehatan dari layanan kesehatan. Dan salah satu cara efektif yang perlu dilakukan melalui penyuluhan ataupun pendidikan kesehatan yang bersifat berkesinambungan dan akan menyegarkan serta mengingatkan kembali prinsip-prinsip penatalaksanaan.</p>
<p>Audio visual merupakan metode yang baik dalam membantu pelaksanaan pendidikan kesehatan (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref3">Dari et al., 2014</xref>), sebab dengan audio visual membantu seseorang agar lebih mudah memahami, mengingat serta mengaplikasikan suatu tindakan dengan baik dan benar.</p>
</sec>
<sec sec-type="materials|methods">
<title>
<bold>METODE</bold>
</title>
<p>
<list list-type="order">
<title>Pengabdian masyarakat dilaksanakan selama dua hari dengan tahapan sebagai berikut.</title>
<list-item>
<p>Tahapan persiapan bertujuan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana yang digunakan untuk kegiatan pendidikan kesehatan/ informasi. Pada tahap persiapan melibatkan 3 orang mahasiswa. Untuk bisa melakukan kegitan, harus ada izin dari dari pihak terkait dan tim pengusul beserta mahasiswa melakukan survei awal untuk mengatasi permasalahan dalam tema DM yang terjadi di lokasi pengabdian. Dari permasalahan yang diperoleh disepakati secara bersama topiknya yaitu melakukan pendidikan kesehatan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan DM.</p>
</list-item>
<list-item>
<p>Langkah kegiatan selanjutnya adalah pemberian informasi pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah diskusi, ceramah, dan presentasi dengan menggunakan media audio visual. Metode ceramah dipilih untuk memudahkan masyarakat mengerti terhadapi materi yang disampaikan. Metode diskusi bertujuan agar peserta bisa dilatih lebih aktif untuk terlibat meningkatkan pengetahuannya. Metode sharing knowledge dilakukan secara bersama dengan bertukar pikiran sehingga peserta dapat dengan mudah mengerti materi yang diberikan. Metode berikutnya adalah memberikan demo, metode ini digunakan dengan cara memutarkan video, seperti video bagaimana cara pencegahan diabetes melitus dengan baik. Selain menggunakan metode tersebut tim pengusul juga menggunakan media lain seperti leaflet yang dibagikan kepada para pesera, poster dan lembar balik.</p>
</list-item>
</list>
</p>
<p>Untuk mengevaluasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, sebelum dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan peserta diberikan kuesioner prates dan setelah selesai kegiatan diberikan kuesioner pascates.</p>
</sec>
<sec sec-type="results|discussion">
<title>
<bold>HASIL DAN PEMBAHASAN</bold>
</title>
<p>Pengabdian masyarakat dihadiri oleh sebanyak 30 peserta. Hasil evaluasi isian kuesioner pra dan pascates menggambarkan rata-rata nilai pengetahuan pencegahan DM.</p>
<p>
<table-wrap id="gt1">
<label>Tabel 1</label>
<caption>
<title>Hasil isian kuesioner</title>
</caption>
<alt-text>Tabel 1 Hasil isian kuesioner</alt-text>
<graphic xlink:href="6573081005_gt2.png" position="anchor" orientation="portrait"/>
</table-wrap>
</p>
<p>Rata-rata poin hasil isian kuesioner menunjukkan adanya perubahan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan kesehatan tentang pencegahan DM yang dilakukan di Tanjung Anom (<xref ref-type="table" rid="gt1">Tabel 1</xref>). Pendidikan kesehatan yang menggabungkan metode audio visual mengimpresikan penerimaan yang baik oleh peserta (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref6">Nurmayunita, 2019</xref>).</p>
<p>Media audio visual melibatkan dua indra yaitu indra penglihatan dan pendengaran sehingga dapat memaksimalkan penerimaan informasi dan lebih cepat memberikan informasi karena secara langsung dapat dilihat dan didengar serta diulang-ulang, sehingga membuat responden lebih antusias dalam memperoleh informasi.</p>
<p>Dalam audio visual ini mengandalkan indra pendengaran dan penglihatan yang dapat meningkatkan kemampuan otak, khususnya ketajaman otak serta daya ingat, melalui media yang dapat didengar dan dilihat (<xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref1">Anggraini et al., 2018</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="redalyc_6573081005_ref5">Murwani, 2014</xref>)</p>
</sec>
<sec>
<title>
<bold>KESIMPULAN</bold>
</title>
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pencegahan diabetes melitus yang menggambungkan metode ceramah dan penggunaan audio visual ini diikuti dengan baik oleh peserta. Hasil isin kusioner menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penyakit DM.</p>
</sec>
</body>
<back>
<ack>
<title>Mengakui</title>
<p>Para penulis mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh STIKes Santa Elisabeth Medan, dan kepada masyarakat yang bersedia mengikuti pelaksanan pendidikan kesehatan.</p>
</ack>
<ref-list>
<title>
<bold>DAFTAR PUSTAKA</bold>
</title>
<ref id="redalyc_6573081005_ref1">
<mixed-citation>Anggraini, N. R. F., Hariyanto, T., &amp; Warsono. (2018). Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Mellitus (DM) Tipe II Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Dengan Media Audio Visual Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Dusun Sentong Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. <italic>Nursing News</italic>, 3(1), 492–500.</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Anggraini</surname>
<given-names>N. R. F.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Hariyanto</surname>
<given-names>T.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Mellitus (DM) Tipe II Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Dengan Media Audio Visual Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Dusun Sentong Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang</article-title>
<source>Nursing News, 3(1), 492–500</source>
<year>2018</year>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref2">
<mixed-citation>Dalimunthe, D. Y. (2016). Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Sebagai Model Keperawatan Berbasis Keluarga Terhadap Pengendalian Glukosa Pada Penderita Diabetes Melitus. <italic>Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 1</italic>(1). <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1022134">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1022134</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Dalimunthe</surname>
<given-names>D. Y.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Sebagai Model Keperawatan Berbasis Keluarga Terhadap Pengendalian Glukosa Pada Penderita Diabetes Melitus</article-title>
<source>Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 1(1)</source>
<year>2016</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1022134">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1022134</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref3">
<mixed-citation>Dari, N. W., Nurchayati, S., &amp; Hasanah, O. (2014). Pengaruh pendidikan kesehatan senam kaki melalui media audio visual terhadap pengetahuan pelaksanaan senam kaki pada pasien DM tipe 2. <italic>Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 1</italic>(2). <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/186715">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/186715</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Dari</surname>
<given-names>N. W.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Nurchayati</surname>
<given-names>S.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Hasanah</surname>
<given-names>O.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Pengaruh pendidikan kesehatan senam kaki melalui media audio visual terhadap pengetahuan pelaksanaan senam kaki pada pasien DM tipe 2</article-title>
<source>Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 1(2)</source>
<year>2014</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/186715">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/186715</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref4">
<mixed-citation>Heriani, P., Nauli, F. A., &amp; Woferst, R. (2013). <italic>Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Mekanisme Koping Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Teluk Kuantan</italic> [PhD Thesis]. Universitas Riau.</mixed-citation>
<element-citation publication-type="thesis">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Heriani</surname>
<given-names>P.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Nauli</surname>
<given-names>F. A.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Woferst</surname>
<given-names>R.</given-names>
</name>
</person-group>
<source>Universitas Riau</source>
<year>2013</year>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref5">
<mixed-citation>Murwani, A. (2014). <italic>Pendidikan kesehatan dalam keperawatan</italic>. Fitramaya.</mixed-citation>
<element-citation publication-type="book">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Murwani</surname>
<given-names>A.</given-names>
</name>
</person-group>
<source>Fitramaya</source>
<year>2014</year>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref6">
<mixed-citation>Nurmayunita, M. (2019). <italic>Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Perawatan Hipertensi Pada Lansia Di Dusun Beji Wetan Sendangsari Pajangan Bantul Yogyakarta</italic> [PhD Thesis, Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta]. <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://rama.kemdikbud.go.id/document/detail/oai:digilib.unisayogya.ac.id:4613-126">https://rama.kemdikbud.go.id/document/detail/oai:digilib.unisayogya.ac.id:4613-126</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="thesis">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Nurmayunita</surname>
<given-names>M.</given-names>
</name>
</person-group>
<source>Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta</source>
<year>2019</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://rama.kemdikbud.go.id/document/detail/oai:digilib.unisayogya.ac.id:4613-126">https://rama.kemdikbud.go.id/document/detail/oai:digilib.unisayogya.ac.id:4613-126</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref7">
<mixed-citation>Phitri, H. E. &amp; Widyaningsih. (2013). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Penderita Diabetes Mellitus Dengan Kepatuhan Diet Diabetes Mellitus Di RSUD AM. Parikesit Kalimantan Timur. <italic>Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 1</italic>(1). <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/129066">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/129066</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Phitri</surname>
<given-names>H. E.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Penderita Diabetes Mellitus Dengan Kepatuhan Diet Diabetes Mellitus Di RSUD AM. Parikesit Kalimantan Timur</article-title>
<source>Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 1(1)</source>
<year>2013</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/129066">https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/129066</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref8">
<mixed-citation>Pranita, E. (2021). <italic>Pasien Diabetes Meningkat Selama Pandemi, Indonesia Peringkat 7 Tertinggi Di Dunia</italic>. <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/07/110100223/pasien-diabetes-meningkat-selama-pandemi-indonesia-peringkat-7-tertinggi?page=all">https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/07/110100223/pasien-diabetes-meningkat-selama-pandemi-indonesia-peringkat-7-tertinggi?page=all</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="webpage">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Pranita</surname>
<given-names>E.</given-names>
</name>
</person-group>
<source>https://www.kompas.com</source>
<year>2021</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/07/110100223/pasien-diabetes-meningkat-selama-pandemi-indonesia-peringkat-7-tertinggi?page=all">https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/07/110100223/pasien-diabetes-meningkat-selama-pandemi-indonesia-peringkat-7-tertinggi?page=all</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref9">
<mixed-citation>Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. (2020). Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Melitus. <italic>InfoDATIN, November</italic>. <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://www.kemkes.go.id/article/view/20120100005/infodatin-tetap-produktif-cegah-dan-atasi-diabetes-melitus-2020.html">https://www.kemkes.go.id/article/view/20120100005/infodatin-tetap-produktif-cegah-dan-atasi-diabetes-melitus-2020.html</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="webpage">
<person-group person-group-type="author">
<collab>Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan</collab>
</person-group>
<source>InfoDATIN November</source>
<year>2020</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://www.kemkes.go.id/article/view/20120100005/infodatin-tetap-produktif-cegah-dan-atasi-diabetes-melitus-2020.html">https://www.kemkes.go.id/article/view/20120100005/infodatin-tetap-produktif-cegah-dan-atasi-diabetes-melitus-2020.html</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref10">
<mixed-citation>Rahayu, D. Y. S., Pertami, S. B., &amp; Budiono. (2017). Kadar Gula Darah dan Senam Sehat Diabetes Melitus. <italic>Health Information : Jurnal Penelitian, 9</italic>(2). <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.72">https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.72</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Rahayu</surname>
<given-names>D. Y. S.</given-names>
</name>
<name>
<surname>Pertami</surname>
<given-names>S. B.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Kadar Gula Darah dan Senam Sehat Diabetes Melitus</article-title>
<source>Health Information : Jurnal Penelitian, 9(2)</source>
<year>2017</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.72">https://doi.org/10.36990/hijp.v9i2.72</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref11">
<mixed-citation>Ratnasari, N. Y. (2019). Upaya pemberian penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus dan senam kaki diabetik terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Kedungringin, Wonogiri. <italic>Indonesian Journal of Community Services, 1</italic>(1), 105. <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.30659/ijocs.1.1.105-115">https://doi.org/10.30659/ijocs.1.1.105-115</ext-link>
</mixed-citation>
<element-citation publication-type="journal">
<person-group person-group-type="author">
<name>
<surname>Ratnasari</surname>
<given-names>N. Y.</given-names>
</name>
</person-group>
<article-title>Upaya pemberian penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus dan senam kaki diabetik terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Kedungringin, Wonogiri</article-title>
<source>Indonesian Journal of Community Services, 1(1), 105</source>
<year>2019</year>
<comment>
<ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.30659/ijocs.1.1.105-115">https://doi.org/10.30659/ijocs.1.1.105-115</ext-link>
</comment>
</element-citation>
</ref>
<ref id="redalyc_6573081005_ref12">
<mixed-citation>Tim Riskesdas 2018. (2019). <italic>Laporan Nasional Riskesdas 2018</italic>. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).</mixed-citation>
<element-citation publication-type="book">
<person-group person-group-type="author">
<collab>Tim Riskesdas</collab>
</person-group>
<source>Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB)</source>
<year>2018</year>
</element-citation>
</ref>
</ref-list>
<fn-group>
<title>Catatan kaki</title>
<fn id="fn1" fn-type="other">
<label>Editor</label>
<p> Ainul Rafiq (Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia)</p>
</fn>
<fn id="fn2" fn-type="other">
<label>Catatan Penerbit</label>
<p> Poltekkes Kemenkes Kendari menyatakan tetap netral sehubungan dengan perspektif yang diterbitkan dan dari afiliasi institusional manapun.</p>
</fn>
</fn-group>
</back>
</article>
