Hubungan Pendidikan Ibu dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil pada Masa Pandemik COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Konawe
DOI:
https://doi.org/10.36990/jspa.v1i1.455Keywords:
Pendidikan, Kekurangan energi kronik, Ibu hamilAbstract
Kekurangan energi kronik merupakan suatu keadaan yang disebabkan ketidakseimbangan antara asupan gizi antara energi dan protein, sehingga zat gizi tubuh tidak tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pendidikan ibu dengan kekurangan energi kronik (KEK) ibu hamil pada masa pandemik covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Konawe.
MetodePenelitian ini menggunakan metode observasional dengan rancangan penelitian cross sectional.Instrumen penelitian mengunakan kuesioner dan melakukan observasional pada sejumlah responden. Analisis data menggunakan uji Chi Square pada derajat kepercayaan (CI) 95 % dengan nilai kemaknaan (p<0.05).
HasilHasil penelitian menunjukan bahwa jumlah ibu hamil kek sebanyak 42 orang (36,5%), pendidikan terbanyak ibu adalah rendah (SD dan SMP) dan menengah (SMA/Sederajat) masing-masing sebanyak 39 orang (33,9%). Ibu yang berpendidikan rendah yang mengalami kek sebanyak 24 orang (20,9%), menengah sebanyak 14 orang (12,2%), tinggi sebanyak 4 orang (3,5%). Ibu yang berpendidikan rendah yang tidak mengalami kek sebanyak 15 orang (13,0%), menengah sebanyak 25 orang (21,7%), tinggi sebanyak 3 orang (28,7%).
Kesimpulan dan SaranHasil analisis data menunjukkan nilai p value = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) ibu hamil pada masa pandemik covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Konawe (p<0.05).
Downloads
Article Metrics
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Kartini Kartini, Mukaddas H

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







