Generative AI Policies

 
 
HIJP · Health Information : Jurnal Penelitian
Kebijakan Kecerdasan Artifisial Generatif
AI boleh membantu, manusia tetap bertanggung jawab. Panduan penggunaan AI generatif yang etis, transparan, dan menjaga kerahasiaan bagi penulis, editor, dan mitra bestari HIJP.
TransparanBerpusat pada manusiaMenjaga kerahasiaan
Landasan dan Semangat
HIJP mengakui bahwa AI generatif dapat membantu pengembangan gagasan, mempercepat alur kerja riset, membantu analisis data, memperbaiki mutu tulisan, dan menolong penulis yang bukan penutur asli bahasa Inggris. Namun alat ini juga membawa risiko yang harus dikelola. Kebijakan ini merujuk pada pedoman internasional berikut dan dapat diperbarui seiring perkembangan teknologi.
Risiko yang Perlu Diwaspadai
AI generatif menghasilkan teks, gambar, audio, dan data sintetis. Contohnya ChatGPT, Copilot, Gemini, dan Claude. Empat risiko utamanya:
RISIKO 1
Tidak akurat dan bias
Sistem probabilistik dapat menghasilkan informasi keliru, konten rekaan (halusinasi), atau luaran bias yang sulit dikenali.
RISIKO 2
Atribusi lemah
Sumber, gagasan, kutipan, dan sitasi sering tidak dicantumkan sesuai standar ilmiah.
RISIKO 3
Kerahasiaan dan hak kekayaan
Layanan pihak ketiga belum tentu menjamin perlindungan data, kerahasiaan, dan hak cipta.
RISIKO 4
Pemakaian ulang tak terduga
Penyedia dapat memakai kembali masukan atau luaran (misalnya untuk melatih model) dan berpotensi melanggar hak penulis atau penerbit.
Untuk Penulis
Penulis menanggung penuh keaslian, ketepatan, keabsahan, dan integritas etik naskah. Semua luaran AI wajib diperiksa dan diverifikasi sendiri, dan karya pada dasarnya harus ditulis oleh manusia.
Diperbolehkan
Dengan pengungkapan dan verifikasi
✓Menggali gagasan dan eksplorasi konsep.
✓Memperbaiki bahasa, tata tulis, dan keterbacaan.
✓Pencarian literatur interaktif dengan alat berbasis LLM.
✓Pengelompokan (kategorisasi) literatur.
✓Bantuan penulisan kode (coding).
!Pilih alat yang syarat layanannya melindungi kekayaan intelektual, kerahasiaan, dan keamanan data.
Dilarang
Dapat berujung telaah atau investigasi editorial
×Mencantumkan AI sebagai penulis. AI tidak dapat bertanggung jawab, menyetujui publikasi, atau menandatangani perjanjian hak cipta.
×Teks atau kode hasil AI yang tidak ditinjau dan disunting.
×Data sintetis sebagai pengganti data empiris yang hilang tanpa metodologi yang sah.
×Konten tidak akurat, termasuk abstrak dan materi tambahan.
×Membuat atau mengubah gambar, grafik, tabel, citra medis, potongan gambar, kode, rumus, atau data penelitian asli untuk publikasi.
Wajib mengungkapkan penggunaan AI
Cantumkan pernyataan pada bagian Metode atau Ucapan Terima Kasih yang memuat nama dan versi alat, cara penggunaan, serta tujuannya. Contoh pernyataan:
Dalam penyusunan naskah ini, penulis menggunakan [nama alat dan versi] untuk [tujuan penggunaan]. Setelah menggunakan alat tersebut, penulis meninjau dan menyunting konten seperlunya dan bertanggung jawab penuh atas isi naskah.
HIJP berwenang memutuskan penerbitan naskah demi menjaga kepatuhan pada standar etika dan editorial.
Untuk Editor dan Mitra Bestari
Mengunggah naskah yang belum terbit ke sistem AI dapat membocorkan kerahasiaan, melanggar hak kekayaan intelektual, dan membahayakan data pribadi. Karena itu, editor dan mitra bestari dilarang mengunggah naskah, gambar, berkas, atau informasi terkait yang belum terbit ke alat AI generatif. Pelanggaran dapat dianggap sebagai pelanggaran hak kekayaan intelektual.
EDITOR
Editor
Editor menjaga kerahasiaan naskah dan proses telaah. Mengunggah naskah yang belum terbit atau materi terkaitnya ke platform AI generatif sangat berisiko bagi keamanan data, kerahasiaan, dan hak kepemilikan, sehingga dilarang.
MITRA BESTARI
Mitra Bestari
Sebagai pakar bidangnya, mitra bestari tidak boleh memakai AI generatif untuk menilai, meringkas, atau mengevaluasi naskah maupun proposal yang diserahkan. AI hanya boleh dipakai untuk membantu memperbaiki bahasa laporan reviu. Ketepatan, penilaian, dan integritas reviu tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab mitra bestari.
Pengawasan manusia dan transparansi harus mendasari penggunaan teknologi berbantuan AI sepanjang siklus penelitian. Kebijakan ini akan terus diperbarui. Baca juga Etika Publikasi dan Petunjuk Penulis.
Health Information : Jurnal Penelitian
Teknologi membantu, integritas tetap di tangan manusia