Kombinasi Tehnik Relaksasi Nafas Dalam dengan Terapi Akupresur dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi

Penulis

  • Imam Cahyo Murwidi Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Ternate, Indonesia
  • Rasdiyanah Muhlis Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-5702-0104

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v13i1.288

Kata Kunci:

Relaksasi nafas dalam, Terapi akupresur, Tekanan darah

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit silent killer (pembunuh diam-diam) karena jarang memiliki gejala yang jelas dan dapat menimbulkan banyak komplikasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini dan penatalaksanaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh kombinasi relaksasi nafas dalam dengan terapi akupresur dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis peneletian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian one group pre & post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi primer di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara rerata tekanan darah sistolik pre152,33±13,05 mmHg dengan post 142,67±15,74 mmHg (p:0,000), post 15 menit pertama 137,67±15,24 mmHg (p:0,000), post 15 menit kedua 136,00±14,99 mmHg (p:0,000). Terdapat perbedaan bermakna antara rerata tekanan darah diastolik pre 90,00±8,65 mmHg dengan post 84,33 ±7,28 mmHg (p:0,000), post 15 menit pertama 83,00 ±7,02 mmHg (p:0,000), post 15 menit kedua 82,67 ±7,40 mmHg (p:0,001). Dapat disimpulkan bahwa kombinasi relaksasi nafas dalam dengan terapi akupresur dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.

Referensi

Aminuddin, A., Sudarman, Y., & Syakib, M. (2020). Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Setelah Diberikan Terapi Akupresur. Jurnal Kesehatan Manarang, 6(1), 57. https://doi.org/10.33490/jkm.v6i1.119

Anderson, C., Amolda, L., Cowley, D., & Dowden, J. (2016). Guideline For The Diagnosis and Management of Hypertension In Adults.

Bolívar, J. J. (2013). Essential hypertension: an approach to its etiology and neurogenic pathophysiology. International Journal of Hypertension, 2013, 547809. https://doi.org/10.1155/2013/547809

Cahyanti, L., & Febriyanto. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Rsud Dr. Soeratno Gemolong Tahun 2018. Prosiding HEFA, 6(1), 1–21.

Ceyhan, O., Ta?c?, S., Elmal?, F., & Do?an, A. (2019). The Effect of Acupressure on Cardiac Rhythm and Heart Rate Among Patients With Atrial Fibrillation: The Relationship Between Heart Rate and Fatigue. Altern Ther Health Med., 25(1), 12–19. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30982782

Elliya, R., Sari, Y., & Chrisanto, E. Y. (2021). Keefektifan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Stres Pada Lansia Di Uptd Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Lampung Selatan. Malahayati Nursing Journal, 3(1), 50–60. https://doi.org/10.33024/manuju.v3i1.1624

Grossman, S. C., & Porth, C. M. (2014). Porth’s pathophysiology: Concepts of altered health states (9th ed.). Wolters Kluwer Health.

Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2015). Textbook of Medical Physiology (13th ed.). Elsevier Saunders.

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes RI. (2014). Panduan Akupresur Mandiri Bagi Pekerja di Tempat Kerja. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Komori, T. (2018). The relaxation effect of prolonged expiratory breathing. Mental Illness, 10(1). https://doi.org/10.4081/mi.2018.7669

Lin, G. H., Chang, W. C., Chen, K. J., Tsai, C. C., Hu, S. Y., & Chen, L. L. (2016). Effectiveness of Acupressure on the Taichong Acupoint in Lowering Blood Pressure in Patients with Hypertension: A Randomized Clinical Trial. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2016. https://doi.org/10.1155/2016/1549658

Masnina, R., & Setyawan, A. B. (2018). Terapi Relaksasi Nafas Mempengaruhi Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Imu Dan Teknologi Kesehatan, 5(2), 119–128.

McCance, K. L., & Huether, S. E. (2014). Pathophysiology: the biologic basis for disease in adults and children (7th ed.). Elsevier.

McFadden, K. L., & Hernández, T. D. (2010). Cardiovascular benefits of acupressure (Jin Shin) following stroke. Complementary Therapies in Medicine, 18(1), 42–48. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2010.01.001

Nurman, M. (2017). Efektifitas Antara Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Timur Tahun 2017. Jurnal Ners Uniersitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 1(2), 108–126. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/122

Parinduri, J. S. (2020). Pengaruh Tekhnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidangkal. Indonesian Trust Health Journal, 3(2), 374–380. https://doi.org/10.37104/ithj.v3i2.63

Rahayu, D. Y. S., Usman, R. D., Nirwana, N., & Firnawati, F. (2018). Pengaruh Health Education mengenai Penyakit Hipertensi pada Lansia yang Tinggal di Panti Jompo. Health Information : Jurnal Penelitian, 10(2), 123–132. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.111

Resti, I. B. (2014). Teknik Relaksasi Otot Progresif Untuk Mengurangi Stres Pada Penderita Asma. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 02(01), 1–20. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/view/1766/1854

Rokawie, A. O. N., Sulastri, S., & Anita, A. (2017). Relaksasi Nafas Dalam Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah Abdomen. Jurnal Kesehatan, 8(2), 257. https://doi.org/10.26630/jk.v8i2.500

Santoso, E. B., Susilo, A. J., & Pranata, A. E. (2011). Perbedaan Tingkat Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Tindakan Akupresure Pada Penderita Hipertensi Lansia Di Palu Puger Kabupaten Jember. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 3(1), 154–160.

Saputra, R., Mulyadi, B., & Mahathir, M. (2020). Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Melalui Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Akupresur Titik Taichong. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 942. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i3.1068

Sherwood, L. (2010). Sherwood Human Physiology from cells to System 7th ed (7th ed.). Cengage Learning.

Tiwari, A., Lao, L., Wang, A. X. M., Cheung, D. S. T., So, M. K. P., Yu, D. S. F., Lum, T. Y. S., Yuk Fung, H. Y. K., Yeung, J. W. F., & Zhang, Z. J. (2016). Self-administered acupressure for symptom management among Chinese family caregivers with caregiver stress: A randomized, wait-list controlled trial. BMC Complementary and Alternative Medicine, 16(1). https://doi.org/10.1186/s12906-016-1409-1

WHO. (2013). Global Brief on Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Crisis.

Wijayanti, S., & Setiyo, W. E. (2017). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Prosiding HEFA (Health Events for All), 1(1), 403–410.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-29

Cara Mengutip

Murwidi, I. C., & Muhlis, R. (2021). Kombinasi Tehnik Relaksasi Nafas Dalam dengan Terapi Akupresur dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Health Information : Jurnal Penelitian, 13(1), 31–40. https://doi.org/10.36990/hijp.v13i1.288

Terbitan

Bagian

Artikel

PURL