Efektivitas Prenatal Yoga terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Telagasari, Kabupaten Karawang, Tahun 2023
Keywords:
Prenatal yoga, Pregnancy, Third trimester of pregnancy, Back painAbstract
Background: Back pain will usually increase in intensity with increasing gestational age because this pain is the result of a shift in the center of gravity and body posture. Prenatal yoga is expected to help overcome discomfort during pregnancy, especially the third trimester. Bringing pregnant women into a calmer pregnancy atmosphere and preparing the physical body of pregnant women well. Based on this background, researchers are interested in conducting research with the title: "Effectiveness of prenatal yoga on back pain in third trimester pregnant women in the working area of the Telagasari Health Center, Karawang Regency in 2023". Research Objectives: To determine the effectiveness of prenatal yoga on back pain in third trimester pregnant women in the Telagasari Health Center working area in 2023. Research Method: This study used a quasi-experimental with random sampling with a sample of 30 people. Data techniques included in univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using SPSS program statistical calculations. The results of the study: The results of the statistical test obtained a value of p = 0.000 which is less than the value of ? = 0.05, meaning that Prenatal yoga is effective in reducing back pain in third trimester pregnant women in the working area of the Telaasari Health Center, Karawang Regency, in 2023. Conclusions and Suggestions: There is a decrease in back pain in third trimester pregnant women who have done prenatal yoga. It is hoped that prenatal yoga can be implemented in complementary midwifery care, especially for pregnancy care.
PENDAHULUAN
Pada masa bulan-bulan akhir kehamilan (trimester 3), terdapat banyak keluhan atau ketidak nyamanan yang dirasakan oleh ibu hamil. Salahsatunya adalah nyeri punggung pada kehamilan. Nyeri punggung biasanya akan meningkat intensitasnya seiring dengan bertambahnya usia kehamilan karena nyeri ini merupakan akibat dari pergeseran pusat gravitasi dan postur tubuhnya (Yuspina, dkk., 2018).
Nyeri punggung saat hamil biasanya terjadi karena adanya peregangan tulang-tulang punggung. Selain itu, sakit punggung juga bisa terjadi akibat meningkatnya hormon yang membuat persendian di tulang panggul meregang, pergeseran ini bisa memengaruhi cara punggung ketika menyangga perut. (Richard, 2018).
Nyeri punggung biasanya terjadi pada kehamilan khususnya trimester III dengan insiden yang bervariasi 50% di Inggris dan Australia mencapai 70% sedangkan di Indonesia mencapai 60-80% dari 180 ibu hamil yeng telah diteliti yang mengalami nyeri tulang belakang (Wulandari, 2018)
Upaya untuk mengatasi keluhan nyeri punggung yaitu dengan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Senam yoga merupakan bagian dari terapi non farmakologis yang dapat menurunkan nyeri (Fitriani, 2018).
Prenatal yoga diharapkan akan membantu dalam mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan terutama trimester ke III. Membawa ibu hamil kedalam suasana kehamilan yang lebih tenang serta mempersiapkan tubuh fisik ibu hamil dengan baik. (Gustina, 2022)
Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Wang SM bahwa untuk mengurangi keluhan nyeri punggung bawah yang dirasakan oleh ibu selama kehamilan dapat menggunakan pengobatan komplementer dan alternatif terapi salah satunya yoga sebanyak 40,6 %. Begitu juga penelitian yang dilakukan oleh Devi Mediarti dkkmenjelaskan bahwa yoga yang dilakukan pada kehamilan trimester III dapat mengurangi keluhan yang dirasakan ibu hamil selama trimester III (Devi M, 2018).
Penelitian sebelumnya yang dilakukan di PMB Bidan “W” terhadap 10 orang ibu hamil trimester 3, setelah melakukan prenatal yoga, 7 orang diantaranya merasakan sakit punggung berkurang, sementara 3 orang lainnya tidak merasakan perbedaan yang signifikan terhadap nyeri punggung yang dirasakan. Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Efektivitas Prenatal Yoga terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di wilayah kerja Puskesmas Telagasari tahun 2023
METODE
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experiment) yaitu dengan melihat nyeri punggung pada trimester III menggunakan lembar observasi. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah two group only post test desain. Pada kelompok intervensi penelitian menggunakan metode prenatal yoga.
HASIL
| Variabel | F | % |
|---|---|---|
| Usia | ||
| <20 Tahun | 8 | 26.7 |
| 20-35 Tahun | 18 | 60.0 |
| >35 tahun | 4 | 13.3 |
| Paritas | ||
| Kehamilan Ke 1 | 10 | 33.3 |
| Kehamilan Ke 2-3 | 15 | 50.0 |
| Kehamilan >3 | 5 | 16.7 |
| Usia Kehamilan | ||
| 28-32 Minggu | 17 | 56.7 |
| 33-37 Minggu | 7 | 23.3 |
| 38-42 Minggu | 6 | 20.0 |
Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 30 responden mayoritas responden dalam penelitian ini berusia reproduksi sehat yaitu kisaran usia 20-35 tahun sebanyak 18 orang (60,0%) dan merupakan ibu dengan kehamilan ke 2-3, sebanyak 15 orang (50,0%). Mayoritas responden juga merupakan ibu dengan usia kehamilan 28-32 minggu 17 orang (56,7%).
| Tingkat Nyeri | F | % |
|---|---|---|
| Tidak Nyeri | 0 | 0 |
| Nyeri Ringan | 10 | 33.3 |
| Nyeri Berat | 20 | 66.7 |
| Total | 30 | 100 |
Tabel 2 menunjukkan sebelum diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung berat sebanyak 20 orang (66,7%) dan 10 orang mengalami nyeri punggung ringan (33,3%).
| Tingkat Nyeri | F | % |
|---|---|---|
| Tidak Nyeri | 4 | 13.3 |
| Nyeri Ringan | 26 | 86.7 |
| Nyeri Berat | 0 | 0 |
| Total | 30 | 100 |
Tabel 3. menunjukkan setelah diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung ringan sebanyak 26 orang (86,7%) dan 4 orang mengalami tidak nyeri punggung (13,3%).
| Nyeri Punggung | Pre test | Post test | p-value |
|---|---|---|---|
| Mean (SD) | 7.23 (1.612) | 1.87 (0.346) | 0.000 |
| Min | 4 | 10 | |
| Max | 1 | 2 |
Berdasarkan Tabel 4 menunjukkan bahwa intensitas nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil mengalami penurunan setelah diberikan prenatal yoga. Sebelum diberikan prenatal yoga, maksimal skor nyeri yang dirasakan ibu adalah 10 dan menurun menjadi 2 setelah ibu diberikan prenatal yoga dengan selisih rata-rata 5,36 dan p-value < 0,000 yang artinya pemberian prenatal yoga efektif menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
PEMBAHASAN
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experiment) yaitu dengan melihat tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III menggunakan lembar observasi.
Dari penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: Dari 30 responden mayoritas responden dalam penelitian ini berusia reproduksi sehat yaitu kisaran usia 20-35 tahun sebanyak 18 orang (60,0%) dan merupakan ibu dengan kehamilan ke 2-3, sebanyak 15 orang (50,0%). Mayoritas responden juga merupakan ibu dengan usia kehamilan 28-32 minggu 17 orang (56,7%).
Sebelum diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung berat sebanyak 20 orang (66,7%) dan 10 orang mengalami nyeri punggung ringan (33,3%). Setelah diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung ringan sebanyak 26 orang (86,7%) dan 4 orang mengalami tidak nyeri punggung (13,3%)
Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh dyah ayu wulandari dalam penelitianya yang berjudul “Prenatal Yoga untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III” dengan hasil rata-rata nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dilakukan prenatal yoga adalah 5,11 dan sesudah dilakukan prenatal yoga berubah menjadi 3,83. Yang artinya terjadi penurunan nyeri punggung dengan p-value 0,000,=<0,05.
Hasil penelitian ini pun sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Gustina dan Nurbaiti (2021) tentang manfaat prenatal yoga, dalam bukunya menyebutkan bahwa salahsatu manfaat prenatal yoga adalah untuk menurunkan tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Maka dari itu, penulis menyimpulkan bahwa adanya penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dilakukan prenatal yoga dengan setelah melakukan prenatal yoga.
Intensitas nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil mengalami penurunan setelah diberikan prenatal yoga. Sebelum diberikan prenatal yoga, maksimal skor nyeri yang dirasakan ibu adalah 10 dan menurun menjadi 2 setelah ibu diberikan prenatal yoga dengan selisih rata-rata 5,36 dan p-value < 0,000.
Analisis bivariat ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Avinta Mega (2018) dengan judul. “Pengaruh Senam Yoga Terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester II”. Dengan hasil penelitian adanya pengaruh yang signifikan terhadap intensitas nyeri sebelum dan sesudah senam yoga, dengan nilai p= 0,000, yang artinya prenatal yoga efektif menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah Kerja Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Tahun 2023
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian mengenai Efektivitas Penggunaan Birth Ball dan Peanut Ball Terhadap Lama Kala I Fase Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Tirtajaya kabupaten Karawang Tahun 2023, maka dapat di simpulkan bahwa
- Sebelum diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung berat sebanyak 20 orang (66,7%) dan 10 orang mengalami nyeri punggung ringan (33,3%). Setelah diberikan prenatal yoga, mayoritas ibu mengalami nyeri punggung ringan sebanyak 26 orang (86,7%) dan 4 orang mengalami tidak nyeri punggung (13,3%)
- Intensitas nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil mengalami penurunan setelah diberikan prenatal yoga dengan selisih sebelumdan sesudah dilakukan prenatal yoga rata-rata 5,36 dan p-value < 0,000
- Prenatal yoga efektif menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah Kerja Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Tahun 2023
SARAN
Diharapkan Puskesmas mampu mengaplikasikan prenatal yoga sebagai salah satu intervensi untuk upaya menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Diharapkan tenaga Kesehatan mampu menerapkan pelayanan komplementer pada ibu hamil yaitu dengan prenatal yoga sebagai salahsatu bentuk Gerakan Sayang Ibu. Bagi Institusi Pendidikan Diharapkan dari hasil penelitian ini mampu digunakan sebagai informasi dan referensi ilmiah bagi perpustakaan dalam praktik asuhan kebidanan pada ibu Hamil.
DAFTAR PUSTAKA
Nurbaiti, Gustina (2022). Mengatasi Ketidaknyamanan Ibu Hamil Trimester III dengan Prenatal Yoga. Jakarta: Gramedia
Mediarti, D dan Sulaiman, Rosnani, Jawiah. (2018). Pengaruh Yoga Antenatal TerhadapPengurangan Keluhan Ibu Hamil Trimester III
Walyani, E. S. (2018) Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: PT Pustaka Baru
Pratiwi, A. M. F. (2019). Patologi Kehamilan (I. K. Dewi, ed). Yogyakarta: PT. Pustaka Baru
Marjati. (2011) Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan Fisiologis. Jakarta : Salemba Medika
Gustina & nurbaiti (2021) Mengatasi ketidaknyamanan ibu hamil trimester III dengan prenatal care yoga. Banten : Pascal Book
Maryunami, A. (2010) Nyeri dalam Persalinan. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Fitriani, L. (2018) Efektivitas Senam Hamil dan Yoga Hamil terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Pekkabata
Arikunto, S. (2018) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Wariyah Wariyah, Rahayu Khairiah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the works authorship and initial publication in this journal and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).









