Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang
Keywords:
Mobile JKN, Kepuasan pengguna, EUCS, BPJS kesehatanAbstract
Optimizing the digitization of public services is one of the essential factors in creating community satisfaction as service users. As a fulfillment of the commitment to JKN-KIS participants, BPJS Kesehatan has developed various innovations based on information technology. The JKN Mobile Application is a form of digital transformation in which administrative services at branch offices and health facilities can now be accessed anywhere and without time limits. The aim of this research is to assess how contented JKN members in the BPJS Kesehatan KC Magelang region are with the Mobile JKN app. This study uses a quantitative descriptive method. The population studied was JKN-KIS participants who had registered in the Mobile JKN application and were domiciled in the work area of ??the BPJS Kesehatan KC Magelang, then 100 samples were selected using a purposive sampling technique and distributing questionnaires with a Likert scale as a data collection technique. The variable used is End User Computing Satisfaction (EUCS) which consists of Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness, with user satisfaction as the dependent variable. The study results show that most (69%) of respondents are satisfied with digitizing services through the Mobile JKN application. Users' satisfaction with the Mobile JKN application organized by BPJS Kesehatan KC Magelang was found to increase with each of the investigated variables.
Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi menunjukkan adanya peningkatan yangpositif dari waktu ke waktu. Pemanfaatan sistem informasi dapatditerapkan secara digital dengan sistem yang terkomputerisasi maupunaplikasi yang dapat digunakan di smartphone. Pada tahun 2022, BadanPusat Statistik (BPS) menyebutkan pengguna smartphone di Indonesiadiperkirakan mencapai 355,62 juta pengguna, dimana angka ini meningkat4,2% dari tahun sebelumnya. Optimalisasi pelayanan berbasis digital punmenjadi sebuah solusi guna memberikan kemudahan akses serta peningkatankualitas pelayanan publik (1). Pengembangan berbagai aplikasi digitalberbasis mobile terjadi dalam berbagai lintas sektor, tak terkecualipada sektor jaminan kesehatan.
BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan adalah badanhukum yang secara khusus didirikan guna melaksanakan program jaminankesehatan di Indonesia. BPJS Kesehatan bertanggung jawab penuh ataspenyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat(JKN-KIS). BPJS Kesehatan selalu berkomitmen melakukan berbagaiperbaikan dari segala sisi guna memberikan pelayanan optimal baikpelayanan administratif hingga pelayanan di fasilitas kesehatan. Salahsatunya dengan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi informasimelalui digitalisasi pelayanan (2).
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, pada tahun 2017 BPJS Kesehatanmeresmikan sebuah aplikasi bernama Mobile JKN. Mobile JKN menjadilayanan digital yang memungkinkan peserta JKN-KIS mengakses layanansecara online. Berdasarkan data Humas BPJS Indonesia, aplikasi MobileJKN telah diunduh oleh 10.299.958 pengguna per September 2020. Aplikasiini dapat diunduh melalui Google Play Store maupun Apps Store dan dapatdigunakan tanpa batasan waktu (self service). Sehingga diharapkan dapatmempermudah proses pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien sertamampu memenuhi kepuasan para penggunanya (3). Untuk memberikan layananyang berkualitas, aplikasi Mobile JKN dibekali oleh berbagai fiturdiantaranya fitur layanan kepesertaan, ubah data peserta, catatanpembayaran premi, pendaftaran autodebet, lokasi dan ketersediaanfasilitas kesehatan, pendaftaran dan riwayat pelayanan peserta,konsultasi dokter, cek Virtual Account (VA), skrining mandiri COVID-19,skrining riwayat kesehatan, FAQ, info JKN, kartu digital peserta sertafitur lainnya yang memuat informasi terkait program JKN-KIS (4).
BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Magelang menjadi salah satu kantorcabang yang telah menyelenggarakan pelayanan melalui aplikasi MobileJKN. BPJS Kesehatan KC Magelang mencakup tiga wilayah kerja, yaitu KotaMagelang dengan populasi penduduk 121.675 jiwa, Kabupaten Magelangsebanyak 1.318.729 jiwa dan Kabupaten Temanggung yang memiliki populasipenduduk sebanyak 807.440 jiwa. Akan tetapi, pemanfaatan aplikasi MobileJKN yang belum maksimal menjadi permasalahan yang harus dihadapi. Halini ditandai oleh cakupan pengguna Mobile JKN di wilayah KC Magelangyang belum sebanding dengan total kepesertaan di wilayah KC Magelangpada tahun 2022 yang mencapai 1.843.998 peserta, dimana 127.089merupakan penduduk Kota Magelang, 1.069.064 Kab. Magelang, dan 647.845peserta untuk Kab. Temanggung (5). Sementara data pengguna aplikasiMobile JKN berdasarkan kota/kabupaten di wilayah KC Magelang per Agustus2022, sebagai berikut.
| Kota/Kabupaten | Jumlah |
|---|---|
| Kabupaten Magelang | 73.887 |
| Kabupaten Temanggung | 35.548 |
| Kota Magelang | 14.781 |
| Total | 124.216 |
Berdasarkan studi pendahuluan di BPJS Kesehatan KC Magelang,penerapan digitalisasi pelayanan melalui aplikasi Mobile JKN tidakterlepas dari berbagai permasalahan, sehingga dikhawatirkan dapatmempengaruhi tingkat kepuasan penggunanya (6). Dari data BPJS KesehatanKC Magelang menyebutkan bahwa belum pernah diadakannya survei terkaitdengan kepuasan peserta JKN-KIS sebagai pengguna aplikasi Mobile JKN.Adapun survei yang telah dilaksanakan hanya terbatas pada tenagakesehatan dan fasilitas kesehatan sebagai mitra BPJS Kesehatan KCMagelang. Di sisi lain, kepuasan pengguna diperlukan untuk mengetahuikeberhasilan implementasi dari suatu aplikasi. Pengukuran tingkatkepuasan pengguna juga menjadi salah satu faktor dalam pengembangansistem aplikasi guna memberikan kualitas pelayanan yang lebih optimal(7). Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuitingkat kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan KCMagelang dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction(EUCS).
Metode
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptifkuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di BPJS Kesehatan KC Magelangyang memiliki wilayah kerja terdiri dari tiga kota/kabupaten yaitu KotaMagelang, Kab. Magelang, Kab. Temanggung. Kegiatan penelitiandilaksanakan pada bulan September – Desember 2022. Dengan variabelindependen yaitu Content (X1), Accuracy (X2), Format (X3), Ease of Use(X4), Timeliness (X5) (8). Sedangkan User Satisfaction atau kepuasanpengguna (Y) menjadi variabel dependen penelitian. Teknik pengumpulandata menggunakan survei dengan instrumen kuesioner. Penyebaran kuesionerdilakukan melalui dua cara yakni Google Form (online) serta penyebarankuesioner secara langsung kepada peserta JKN-KIS yang datang ke BPJSKesehatan KC Magelang.
Populasi penelitian ini adalah peserta JKN-KIS yang teregistrasi padaaplikasi Mobile JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Magelang. Metodepurposive sampling dipilih sebagai dasar pengambilan sampel padakriteria tertentu. Kriteria inklusi yaitu peserta JKN-KIS yangberdomisili di Kota Magelang, Kab. Magelang dan Kab. Temanggung danpernah menggunakan Aplikasi Mobile JKN serta berusia 18-50 tahun.Penentuan besar sampel penelitian didasarkan pada perhitungan rumusslovin dengan taraf kesalahan (eror) 10%.
Dengan mempertimbangkan jumlah populasi yang cukup besar yaitu124.216 pengguna serta adanya keterbatasan baik dari segi waktu, biayadan sarana prasarana lainnya, maka ditetapkan tingkat keyakinan sebesar90% dengan presisi 10%, yang merupakan tingkat kesalahan maksimal yangmampu ditolerir untuk penelitian ilmu sosial (9). Sehingga didapatkansampel minimum adalah sebanyak 100 responden. Pengolahan datamenggunakan perangkat lunak statistik SPSS versi 26. Penelitian inisudah dikaji oleh Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) UniversitasNegeri Semarang dan telah mendapatkan ethical clearance dengan Nomor:489/KEPK/EC/2022.
Hasil dan Pembahasan
Kepuasan (satisfaction) dapat diartikan sebagai perasaan ataupengalaman yang muncul sebagai konsekuensi dari membandingkan kinerjasuatu produk dengan harapan pengguna (10). Semakin baik kualitassuatu layanan yang dihasilkan sistem informasi atau aplikasi, makamemungkinkan semakin tinggi pula tingkat kepuasan dari konsumen sebagaipengguna (11). Metode EUCS merupakan suatu model pengukuran yang lebihmenekankan pada kepuasan pengguna (user satisfaction) denganmembandingkan kenyataan aplikasi dan harapan pengguna. Secara umum,metode EUCS digunakan untuk mengevaluasi secara menyeluruh suatuaplikasi atau sistem berdasarkan pengalaman akhir penggunanya (12).Distribusi karakteristik responden dalam penelitian ini disajikan padatabel sebagai berikut.
| Karakteristik | Frekuensi (n=100) | Proporsi (%) |
|---|---|---|
| Jenis Kelamin | ||
| Laki-laki | 37 | 37% |
| Perempuan | 63 | 63% |
| Usia | ||
| 14-34 tahun | 86 | 86% |
| 35-50 tahun | 14 | 14% |
Berdasarkan karakteriktik responden menurut jenis kelamin pada Tabel 2. menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan yang mencapai 63%,sedangkan 37% lainnya adalah laki-laki. Sementara hasil identifikasiresponden menurut usia, pengguna aplikasi Mobile JKN didominasi olehindividu dengan rentang usia 18-34 tahun sebanyak 86%. Adapun sisanyaadalah responden dengan usia 35-50 tahun sebanyak 14%.
Pengujian regresi linear berganda digunakan karena penelitian inimemiliki variabel independen lebih dari satu. Dalam penelitian ini,dengan nilai signifikansi sebesar 0,05 dan uji 2 sisi, maka didapatkannilaittabel yaitu1,985 / -1,985. Berikut adalah tabel analisis antar variabel EUCSterhadap kepuasan pengguna Aplikasi Mobile JKN dengan menggunakan Uji Tdi BPJS Kesehatan KC Magelang.
| Coefficients alpha | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Model | Unstandardized Coefficients | Standardized Coefficients | T | Sig. | ||
| ? | Std. Error | Beta | ||||
| 1 | (c) | 4.852 | 2.257 | 2.150 | .034 | |
| X1 | .295 | .118 | .300 | 2.493 | .014 | |
| X2 | .217 | .110 | .225 | 1.971 | .052 | |
| X3 | .156 | .068 | .195 | 2.289 | .024 | |
| X4 | .200 | .086 | .247 | 2.318 | .023 | |
| X5 | -.045 | .085 | -.051 | -.532 | .596 | |
| Dependent Variable : Y | ||||||
Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di Tinjau dari Dimensi Content
Content meninjau kepuasan pengguna dari isi informasi yang dihasilkanoleh suatu aplikasi. Variabel ini menjadi alat ukur apabila sistemmenghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna Dari Tabel5, nilai uji T untuk variabel content adalah sebesar (2,493 > 1,985)serta nilai signifikansi (0,014 < 0,05), menunjukan adanya pengaruhpositif antara content dengan kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN.Artinya isi dan informasi yang termuat pada aplikasi Mobile JKN telahsesuai dengan kebutuhan para penggunanya. Hasil tersebut menunjukkanbahwasanya content mampu mempengaruhi kepuasan pengguna (13). Semakinlengkap dan informatif suatu sistem, maka akan berpengaruh positif pulaterhadap kepuasan penggunanya (14).
Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di Tinjau dari Dimensi Accuracy
Accuracy dapat ditinjau dengan melihat seberapa sering terjadinyakesalahan dalam suatu sistem ketika menerima input data yang kemudianakan dioleh menjadi sebuah informasi. Keakuratan aplikasi diukur denganmelihat seberapa sering terjadinya kesalahan dalam sistem. Berdasarkantabel uji T, diketahui nilai uji T sebesar (1,971 < 1,985) sertanilai signifikansi (0,052 > 0,05). Artinya, accuracy tidakberpengaruh dan tidak signifikan terhadap kepuasan pengguna. Dalampenelitian terdahulu oleh Darwati & Fitriyani, menyebutkan bahwaaccuracy tidak berpengaruh terhadap kepuasan para penggunanya (15).Dimana, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa digitalisasipelayanan melalui suatu aplikasi merupakan hal yang baru pada sistempelayanan publik di Indonesia. Sehingga, diharapkan dengan adanyaperbaikan dari penyedia jasa layanan, pengguna aplikasi tetap merasakankepuasan ketika menggunakan aplikasi tersebut (16).
Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di Tinjau dari Dimensi Format
Variabel format memiliki peranan penting, dimana variabel iniditinjau dari tampilan antarmuka suatu sistem yang berfokus pada apakahsistem tersebut menarik sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepuasanpengguna. Berdasarkan tabel 6, menunjukkan bahwa hasil uji T (2,289 >1,985) serta nilai signifikansi (0,024 < 0,05). Format memberikanpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Sejalandengan penelitian terdahulu, bahwasanya format secara parsial merupakanaspek penting yang mampu mempengaruhi kepuasan akhir pengguna (17).Semakin besar pengaruh positif pengguna terhadap format atau bentukaplikasi ini, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan pengguna.
Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di Tinjau dari Dimensi Ease of Use
Kemudahan penggunaan (Ease of Use) dapat ditinjau dari berbagai sisiseperti kemudahan dalam mempelajari atau mengoperasikan suatu sistem.Pada uji T dihasilkan nilai sebesar (2,318 > 1,985) serta nilaisignifikansi (0,023 < 0,05). Artinya variabel ease of use memberikanpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna atau usersatisfaction. Hal ini sejalan dengan penelitian Izzati & Firmanto,bahwasanya Ease of Use menjadi faktor dominan yang dapat menentukantingkat kepuasan pengguna suatu aplikasi (18).
Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN di Tinjau dari Dimensi Timeliness
Timeliness dapat ditinjau melalui seberapa tepat suatu sistemmerespon dan menyajikan data serta informasi yang dibutuhkan pengguna.Dikatakan sebagai sistem realtime apabila mampu memproses setiappermintaan secara cepat tanpa waktu tunggu yang terlalu lama. Didapatkannilai sebesar (-0,532 < -1.985) dengan taraf signifikansi (0,596 >0,05), maka timeliness tidak berpengaruh serta tidak signifikan terhadapkepuasan pengguna. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa timelinesspada aplikasi Halodoc ditentukan pula oleh berbagai sistem yang bekerjasama dengan aplikasi tersebut. Sehingga, disimpulkan bahwa variabeltimeliness atau ketepatan waktu tidak hanya berasal dari satu sistem,tetapi juga dipengaruhi oleh sistem-sistem lainnya yang salingterhubung.
Adapun dengan derajat kepercayaan sebesar 95% dan nilai signifikansisebesar 0,05, maka didapatkan nilai F tabel yaitu 2,31. Berikut adalahtabel analisis Uji F terhadap kepuasan pengguna Aplikasi Mobile JKN diBPJS Kesehatan KC Magelang.
| ANOVA alpha | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Model | Sum of Square | Df | Mean Square | F | Sig. | |
| 1 | Regression | 910.499 | 5 | 182.100 | 41.817 | .000 b |
| Residual | 409.341 | 94 | 4.355 | |||
| Total | 1319.840 | 99 | ||||
| a. Dependent Variable: Y | ||||||
| b. Predictors: (Constant), X5, X3, X2, X4, X1 | ||||||
Dari Tabel 6. diatas dihasilkan nilai F hitung sebesar 41,817 dannilai signifikansi sebesar 0,000. Artinya nilai F hitung lebih besardari F tabel (41,817 > 2,31), dengan nilai signifikansi lebih kecildari alpha (0,000 < 0,05). Sehingga diketahui bahwa secara simultan,kelima dimensi EUCS yakni Content, Accuracy, Format, Ease Of Use danTimeliness yang telah diuji memberikan pengaruh positif dan signifikanterhadap kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN di wilayah BPJS KesehatanKC Magelang. Hal tersebut menunjukkan bahwa aspek EUCS mampu menjadifaktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna suatu aplikasi. Selanjutnyadilakukan uji koefisiensi determinasi guna mengetahui seberapa besarpengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang disajikan dalam Tabel 7. sebagai berikut.
| Model Summary beta | ||||
|---|---|---|---|---|
| Model | R | R Square | Adjusted R Square | Std. Error of the Estimate |
| 1 | .831 a | .690 | .673 | 2.08679 |
| a. Predictors: (Constant), X5, X3, X2, X4, X1 | ||||
Berdasarkan Tabel 7. dihasilkan perhitungan korelasi sebesar 0,831,dimana nilai tersebut berada pada interval 0,80-1,000. Hal inimenunjukkan bahwa variabel yang diujikan memiliki pengaruh kuat terhadapkepuasan pengguna. Dari nilai koefisien determinasi (r2) yang telahdiperoleh yaitu 0,690, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh yangdimiliki oleh variabel EUCS terhadap kepuasan pengguna Aplikasi MobileJKN di BPJS Kesehatan KC Magelang adalah sebesar 69%. Sedangkan 31%lainnya dipengaruhi oleh berbagai variabel di luar dari penelitian yangtelah dilakukan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa sebagianbesar pengguna aplikasi Mobile JKN merasa puas terhadap digitalisasipelayanan yang telah diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan KC Magelangyang ditunjukkan dengan persentase kepuasan sebesar 69%. Secara simultankelima variabel EUCS yakni Content, Accuracy, Format, Ease of Use danTimeliness memberikan pengaruh dan signifikan. Aplikasi Mobile JKNdinilai mampu memberikan kemudahan dan dapat meningkatkan efektifitaspelayanan peserta JKN-KIS di wilayah BPJS Kesehatan KC Magelang. Saranbagi pihak BPJS Kesehatan adalah perlunya melakukan peningkatan kualitaspada pelayanan, seperti mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia sertapenambahan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta JKN-KIS.Diperlukan pula pemeliharaan aplikasi secara berkala guna meminimalisirterjadinya kesalahan sistem dan memastikan pengguna dapat mengakseslayanan terjangkau. Pihak BPJS Kesehatan juga diharapkan memaksimalkansosialisasi melalui berbagai media sosial dan portal berita gunameningkatkan partisipasi peserta JKN-KIS terhadap pemanfaatan aplikasiMobile JKN. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapatmengembangkan berbagai variabel lainnya sebagai bahan perbandinganterhadap metode penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.
Daftar Pustaka
1. Nugroho AA, Sutrisno E, Yusuf RR. Optimalisasi LayananKesehatan Melalui Inovasi Pelayanan Publik Proyek Perubahan PelatihanKepemimpinan. SeTIA Mengabdi – J Pengabdi Kpd Masy [Internet]. 2020[cited 2023 Jan 5];1(1):26–38. Available from:https://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/4/4
2. Darmawangsa I, Sanica IG. Penggunaan Digitalisasi ProgramBPJS Untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan Dalam Menghadapi Era RevolusiIndustri 4.0. Bali Heal J [Internet]. 2021 [cited 2022 Aug 28];5(2).Available from:http://ejournal.unbi.ac.id/index.php/BHJ/article/view/189
3. Angelita M, Lukman S, Tahir I. Inovasi dan EfektivitasPelayanan Melalui Mobile JKN pada BPJS Kesehatan di Jakarta Selatan.Mediu J Ilm Fak Ilmu Komun Univ Islam Riau [Internet].2022;9(2):292–305. Available from:http://eprints2.ipdn.ac.id/id/eprint/975/
4. BPJS Kesehatan. Panduan Layanan Bagi Peserta JaminanKesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) [Internet]. HumasBPJS Kesehatan. 2022. Available from:https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/arsip/detail/1477
5. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang. Jumlah PenggunaAplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan KC Magelang. Magelang; 2022.
6. Susanti F. Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional(BPJS Kesehatan) Di Kota Magelang. J Paradig Multidisipliner [Internet].2020 [cited 2022 Oct 5];1(2). Available from:http://smkn1magelang.sch.id/jpm/index.php/jpm/article/view/1/1
7. Dalimunthe N, Isimiati C. Analisis Tingkat KepuasanPengguna Online Public Access Catalog (OPAC) dengan Metode EUCS (StudiKasus: Perpustakaan UIN SUSKA Riau). J Rekayasa dan Manaj Sist Inf[Internet]. 2016 [cited 2023 May 1];2(1). Available from:https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/RMSI/article/view/1905
8. Doll WJ, Torkzadeh G. The Measurement of End-User ComputingSatisfaction. MIS Quarterly; 1988.
9. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, danR&D. Bandung: CV Alfabeta; 2017.
10. Komala R, Firdaus A. Analisis Kualitas Layanan Mobile JKNTerhadap Kepuasan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.At-tijaroh J Ilmu Manaj dan Bisnis Islam [Internet]. 2020 [cited 2022Aug 28];6(2):188–99. Available from:http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/attijaroh/article/view/2520
11. Ichsani F, Hartono S. Analysis of Satisfaction of NationalHealth Insurance JKN Participants Through Quality of Mobile Services AndConfidence Mediated by Decision to Choose Mobile JKN Service on BPJSKesehatan of Pekanbaru. 2020 [cited 2022 Aug 28];1(3):262–9. Availablefrom: https://dinastipub.org/DIJEMSS/article/view/145
12. Saputri NAO, Alvin A. Measurement of User SatisfactionLevel in the Bina Darma Information Systems Study Program Portal UsingEnd User Computing Satisfaction Method. J Inf Syst Informatics[Internet]. 2020 [cited 2023 Jan 5];2(1):154–62. Available from:https://journal-isi.org/index.php/isi/article/view/43
13. Azzahrah F, Adian YAP, Budiarto W. Analisis KepuasanPengguna Mobile E-Health berdasarkan Metode End User ComputingSatisfaction (Studi di 5 Puskesmas di Kota Surabaya). J Kesehat[Internet]. 2020 [cited 2023 Jan 31];11(3):395–403. Available from:https://www.ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/2219
14. Adrianti H, Hosizah. Pengaruh Faktor End User ComputingSatisfaction (EUCS) Terhadap Manfaat Nyata Pengguna Sistem InformasiElektronik (E-Puskesmas) di Puskesmas Sawah Besar Jakarta. Indones HealInf Manag J [Internet]. 2018 [cited 2023 Jan 31];6(2):63–9. Availablefrom:https://inohim.esaunggul.ac.id/index.php/INO/article/view/21/18
15. Darwati L, Fitriyani. Analisis Pengukuran Tingkat KepuasanPengguna Aplikasi Ovo Menggunakan Metode End User Computing Satisfaction(Eucs). JUST IT J Sist Informasi, Teknol Inf dan Komput [Internet].2022 [cited 2023 Jan 31];12(2):34–42. Available from:https://jurnal.umj.ac.id/index.php/just-it/index
16. Wahyu Aji L, Rachmawati IAK. Penilaian Kepuasan DenganModel End User Computing Satisfaction Bagi Pengguna Aplikasi FinancialTechnology (Studi Kasus Bagi Pengguna Aplikasi Linkaja). J Ilm Mhs EkonManaj [Internet]. 2021 [cited 2023 Feb 28];6(3):620–31. Available from:http:jim.unsyiah.ac.id/ekm
17. Arisoemaryo BS, Prasetio RT. Analisis Tingkat KepuasanPengguna Aplikasi Jamsostek Mobile Menggunakan Metode End User ComputingSatisfaction. Responsif [Internet]. 2022 [cited 2022 Nov 22];4(1):110–7.Available from:https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jti/article/view/724
18. Izzati VA, Firmanto Y. Analisis Kepuasan Pengguna AplikasiKesehatan Halodoc Melalui Model End User Computing Satisfaction SelamaMasa Pandemi COVID-19. J Ilm Mhs FEB [Internet]. 2020 [cited 2023 Jan31];9(2):1–16. Available from:https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/7139
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Ragil Ayu Wigatie, Intan Zainafree (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the works authorship and initial publication in this journal and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).









