Pengaruh Pemberian Puding Labu Kuning dan Wortel Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus
DOI:
https://doi.org/10.36990/hijp.v17i3.1748Keywords:
Diabetes Mellitus, Kadar Glukosa Darah, Labu Kuning, WortelAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang meningkat yang memerlukan pengelolaan pola makan yang efektif. Labu kuning dan wortel mengandung serat larut, beta-karoten, serta antioksidan yang berpotensi menstabilkan glukosa darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian puding labu kuning dan wortel terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus di RSUD Palembang Bari. Metode: Penelitian quasi-experiment dengan desain one group pre-test–post-test pada 32 pasien diabetes melitus yang mengonsumsi puding selama tujuh hari berturut-turut. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan uji t-dependent. Hasil: Terdapat penurunan signifikan kadar glukosa darah sewaktu (p<0,05) dengan rata-rata penurunan sebesar 54,9 mg/dL setelah intervensi. Simpulan: Puding labu kuning dan wortel efektif menurunkan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus. Saran: Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain uji klinis terkontrol, sampel lebih besar, dan durasi intervensi lebih panjang untuk memperkuat pedoman praktik gizi rumah sakit
References
Aguana, C. (2024). Pengaruh Kombinasi Jus Labu Siam Dan Jus Wortel Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Plosoarang Kabupaten Blitar. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ganesha Husada.
Damayanthy K. (2018). Analisis indeks glikemik bolu labu kuning (Cucurbita moschata) menggunakan pemanis gula merah kelapa (Cocos nucifera Linn )sebagai pangan diet untuk penderita diabetes melitus. Universitas Sumatera Utara.
Dinas Kesehatan Kota Palembang. (2023). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palembang Tahun 2023. www.dinkes.palembang.go.id
Ekasari, E., & Dhanny, D. R. (2022). Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Usia 46-65 Tahun Di Kabupaten Wakatobi. Journal of Nutrition College, 11(2), 154–162. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i2.32881
Internasional Diabetes Federation. (2024). IDF Diabetes Atlas 2024.
Junita, D., Setiawan, B., & Anwar, F. (2017). Komponen Gizi , Aktivitas Antioksidan dan Karakteristik Sensori Bubuk Fungsional Labu Kuning (Cucurbita moschata) dan Tempe. Jurnal Gizi Dan Pangan, 12(2), 109–116. https://doi.org/10.25182/jgp.2017.12.2.109.116
Kemenkes RI. (2019). Tabel Komposisi Pangan Indonesia. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2022). Pengaruh Serat Pangan (Dietary Fiber) dan Manfaatnya Bagi Kesehatan. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/777/pengaruh-serat-pangan-dietary-fiber-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan
Millati, T., Udiantoro, U., & Wahdah, R. (2020). Pengolahan Labu Kuning Menjadi Berbagai Produk Olahan Pangan. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(1), 300. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i1.2935
Nuraisyah, F. (2017). Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 13(2), 120–127.
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. PB. PERKENI.
PT Saraswanti Indo Genetech. (2025). Laporan Hasil Uji Laboratorium.
Rahayu, E. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Mellitus pada Lansia di Puskesmas Binangun Kabupaten Cilacap Tahun 2023. In Universitas Muhammadiyah Gombong (Vol. 13, Issue 1). Universitas Muhammadiyah Gombong.
Rofikoh, H. S., & Suraya, I. (2020). Determinan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Posbindu Mawar Kuning Gambir. ARKESMAS.
Souliotis, K., Koutsovasilis, A., Vatheia, G., Golna, C., & Nikolaidi, S. (2020). Profile And Factors Associated With Glycaemic Control Of Patients With Type 2 Diabetes In Greece: Results From The Diabetes Registry. BMC Endocrine Disorders, 20(1).
Survei Kesehatan Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam angka Tahun 2023.
Syam, N. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Diet Diabetes Melitus Terhadap Asupan Serat Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Di Rsud Kota Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Tantri, A. A., Wati, D. A., Junita, D. E., & Nurhayati, A. (2024). Jurnal Riset Gizi. Jurnal Riset Gizi, 12(2), 240–249.
Utama, E. Z. D., & Binuko, R. S. D. (2023). Hubungan antara Kadar HBA1C dan Kadar Serum Kreatinin dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Darmayu Ponorogo. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), e1193. Retrieved from https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1193
Windayati, D. (2021). Manajemen Penyelenggaraan Makanan Pengembangan Resep Snack DM RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. In Pharmacognosy Magazine (Vol. 75, Issue 17).
Yuliya, H. Z. (2020). Efektifitas Pemberian Puding Labu Kuning dan Puding Nanas Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Alai Tahun 2020. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Tiara Indah Susanti, Yunita Nazarena, Podojoyo Podojoyo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the works authorship and initial publication in this journal and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).









