Perbedaan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Berdasarkan Sumber Informasi Digital dan Konvensional

Authors

  • Veny Delvia Pombaile Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia
  • Ika Suherlin Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia
  • Magdalena Martha Tompunuh Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia
  • Desak Made Yulianti Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia
  • Ni Made Dewi Anggraeni Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia
  • Rina Sulisthia Arbie Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v18i1.1913

Keywords:

Sexual Health, Adolescents, Digital Information access, Conventional Information, Health Education

Abstract

Latar Belakang: Remaja menghadapi kerentanan tinggi terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat keterbatasan akses informasi yang akurat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja berdasarkan sumber informasi digital dan konvensional di SMP Negeri 12 Kota Gorontalo. Metode: Desain penelitian kuantitatif analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 64 siswa kelas VII yang dipilih secara total sampling dan diukur menggunakan kuesioner terstandar; analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Penelitian menunjukkan proporsi pengetahuan baik lebih tinggi pada remaja dengan akses informasi digital (63,2%) dibandingkan konvensional (15,4%), dengan perbedaan bermakna secara statistik (p = 0,001; OR = 9,43; 95% CI 2,70–33,00). Kesimpulan: akses informasi digital berasosiasi dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi yang lebih baik. Saran: pemanfaatan media digital yang terverifikasi dalam program edukasi kesehatan di sekolah, disertai pendampingan tenaga kesehatan dan guru untuk memastikan kualitas dan ketepatan informasi

References

Anggella, R. C. (2021). Pengaruh Edukasi Video tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Masa Pubertas pada Remaja Putri di SMP N 14 Kota Bengkulu Tahun 2021 [Poltekkes Kemenkes Bengkulu.]. http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/573/

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (15th ed.). Rineka Cipta.

Feradilla, A., Abdiana, A., & Liza, R. G. (2022). Gambaran Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMAN 1 Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(3), 109–114. https://doi.org/10.25077/jikesi.v2i3.379

Goldfarb, E. S., & Lieberman, L. D. (2021). Three Decades of Research: The Case for Comprehensive Sex Education. Journal Of Adolencent Health, 68(1), 13–27. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2020.07.036

Guo, R., Xie, H., Zhao, W., & Wang, J. (2025). Web-based sexual and reproductive health education for adolescents aged 10-17 years: a systematic review and meta-analysis. BMJ Paediatrics Open, 9(1), e003714. https://doi.org/10.1136/bmjpo-2025-003714

Hairunisa, H., Sari, N. P., & Rachman, A. (2025). Pengembangan Modul Digital Sex Education Berbasis Google Sites sebagai Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual pada Remaja SMP. 0738(2), 358–374.

Hermawati, S. A., & Imanuddin, B. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Akses Informasi Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(2). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v12i2.287

Kemenkes Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022 (Ms. P. Farida Sibuea, SKM & Anggota (eds.)).

Livingstone, S., Third, A., & Lansdown, G. (2020). Children’s Rights in the Digital Environtment: A Chalengging Terrain for Evidence-Based Policy. The London School of Economics and Political Science. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781351004107

Oktafirnanda, Y., Rizawati, Syari, M., & Agustina, W. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Perilaku Seks Berisiko. Jurnal Maternitas Kebidanan, 9(1), 97–1(1), 97–107. https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/5076

Othman, A., Shaheen, A., Otoum, M., Aldiqs, M., Hamad, I., Dabobe, M., Langer, A., & Gausman, J. (2020). Parent-child communication about sexual and reproductive health: perspectives of Jordanian and Syrian parents. Sexual and Reproductive Health Matters, 28(1), 1758444. https://doi.org/10.1080/26410397.2020.1758444

Porwoko, A. fibye, Aqillah, D., Sabrina, S., Putri, D. maulana, Hilali, R., Adisty, P., Fiqhi, A., Ariyanto, M. nabil, Haryandhi, F. rafi, & Kurnia, A. (2025). Efektivitas Edukasi Seks Berbasis Media Sosial untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMP di Era Digital. 1–12.

Pradnyani, P., Putra, I., & Astiti, N. L. (2019). Knowledge, attitude, and behavior about sexual and reproductive health among adolescent students in Denpasar, Bali, Indonesia. Global Health Management Journal, 3(1), 31–39. https://doi.org/10.35898/ghmj-31554

Sari, L. A., Meinarisa, M., & Taufikri, M. (2021). Tingkat Pengetahuan Mengenai Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Laki-Laki Di Smp Negeri Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(1), 35–39. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v7i1.484

Sukardi, S. R., Navelia, Z. I., & Issabella, C. M. (2025). Pengaruh Video Edukasi tentang Pubertas terhadap Pengetahuan Remaja di SMP Negeri 06 Satu Atap Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 3(April), 164–178. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/protein.v3i2.1212

Wahyuni, H., Rahmawati, A., Anggraini, D., Syaharani, F., Triana, F. F., Ananta, G., Sadewa, R. D., & Amelia, R. (2024). Pentingnya komunikasi terbuka dalam memberikan pendidikan seks dari orang tua terhadap anak. Jamburan Arena Pengabdian, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.37905/jardian.v2i1.25691

WHO. (2022). Adolescent Sexual Reproductive Health. https://www.who.int/southeastasia/activities/adolescent-sexual-reproductive-health

Widman, L., Golin, C. E., Kamke, K., Burnette, J. L., & Prinstein, M. J. (2018). Sexual Assertiveness Skills and Sexual Decision-Making in Adolescent Girls?: Randomized Controlled Trial of an Online Program. 108(1), 96–103. https://doi.org/10.2105/AJPH.2017.304106

Wulandari, N. (2024). Peran Media Sosial Sebagai Promosi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja ( Literature Review ). Jurnal Kesehatan, 14(1)

Published

2026-04-30

How to Cite

Pombaile, V. D., Suherlin, I., Tompunuh, M. M., Yulianti, D. M., Anggraeni, N. M. D., & Arbie, R. S. (2026). Perbedaan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Berdasarkan Sumber Informasi Digital dan Konvensional. Health Information : Jurnal Penelitian, 18(1), 161–169. https://doi.org/10.36990/hijp.v18i1.1913

Citation Check

Most read articles by the same author(s)