Respons Antibodi Terhadap Inactivated Vaccine Covid-19 Sebelum Pelaksanaan Vaksinasi Lanjutan Ketiga
DOI:
https://doi.org/10.36990/hijp.v14i2.636Abstract
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang berlangsung cukup cepat dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu singkat. Vaksinasi merupakan salah satu upaya menanggulangi pandemi Covid-19. Salah satu jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin dengan jenis inaktivasi virus. Kebijakan pemerintah adalah pemberian vaksinasi COVID-19 dosis lanjutan (booster). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar antibodi setelah vaksinasi inactivated virus kedua sebelum dilakukan vaksinasi booster ketiga. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Jakarta III pada bulan Februari 2022 dengan sampel sebanyak 33 orang. Kadar antibodi S-RBD (receptor binding domain) SARS-CoV-2 kuantitatif menggunakan metode ECLIA dengan alat Cobas e-411. Hasil penelitian didapatkan kadar antibodi 100% reaktif dengan rentang yang bervariasi yaitu kelompok tinggi (>250 U/mL) sebanyak 84,8%, medium (117-250 U/mL) sebanyak 6,1%, dan rendah (<117 U/mL) sebanyak 9,1%. Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan kadar antibodi (p=0,046). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, usia, jarak waktu setelah vaksin kedua, riwayat COVID-19, dan riwayat komorbid dengan kadar antibodi. Vaksin COVID-19 inaktivasi menginduksi respons antibodi kuat yang masih bertahan sebelum dilakukannya vaksinasi lanjutan ketiga.
Published
Versions
- 2022-12-22 (2)
- 2022-12-14 (1)
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2022 Rizana Fajrunni'mah, Angki Purwanti, Furaida Khasanah, Budi Setiawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the works authorship and initial publication in this journal and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).
Funding data
-
Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Grant numbers LB.02.01/1/06941/2021









