Kebersediaan untuk Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat pada Perempuan Usia Dewasa dan Pra Lanjut Usia

Authors

  • Nofa Anggraini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia
  • Rismawati Leni Marlina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya preventif yang telah dilakukan adalah screening melaluimetode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Upaya screening tersebut menjadi salah satu program yang terintegrasi dengan kegiatan di Puskesmas yang dilakukan terhadap perempuan usia 30-50 tahun Tujuan Penulisaan : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas promosi kesehatan terhadap kebersediaan pemeriksaan IVA. Metode Penelitian : Jenis penelitian desain One sample T Test atau pre test – post test design yaitu desain yang terdapat pre- test sebelum diberi perlakuan tanpa kelompok kontrol, sampel pada penelitian ini berjumlah 84 orang uji statistik menggunakan uji z. Hasil Penelitian : Hasil analisis univariat menunjukan adanya kebersediaan untuk melakukan IVA yaitu sebelum promosi kesehatan berjumlah 65 orang (77,4 %) dan sesudah promosi kesehatan berjumlah 83 orang (98,8%). Dalam penelitian disimpulkan sebelum dan sesudah promosi kesehatan terdapat linearitas dalam kebersediaan IVA Tes.Hasil analisis bivariat di ketahui Asymp. Sig (2 – Talled) bernilai 0.000, karena 0.000 < 0.05 maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis di terima. Artinya adanya efektivitas promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA tes di Puskesmas Cengkareng Barat Tahun 2022. Kesimpulan dan Saran : diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dengan melakukan penyuluhan kesehatan ataupun promosi kesehatan agar tercapainya kebersediaan pemeriksaan IVA.

PENDAHULUAN

Menurut WHO kanker merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia, termasuk Indonesia. Kanker yang menyebabkan kematian wanita tertinggi di Indonesia adalah kanker serviks dan kanker payudara. Berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar), 2013 melaporkan prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk. DKI Jakarta penyumbang jumlah kanker ke-4 setelah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Bali, DKI Jakarta dan Bengkulu prevalensi kanker 1,9 per mil (Infodatin Kemenkes, 2020).

Berdasarkan estimasi Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, insidens kanker di Indonesia 134 per 100.000 penduduk dengan insidens tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara sebesar 40 per 100.000 diikuti dengan kanker leher rahim 17 per

100.000 dan kanker kolorektal 10 per100.000 perempuan. Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit 2010, kasus rawat inap kanker payudara 12.014 kasus (28,7%), kanker leher rahim 5.349 kasus (12,8%) (Infodatin Kemenkes, 2020).

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari serviks dan merupakansalah satu penyebab kematian pada wanita. Beberapa factor yang menyebabkan insiden kanker serviks masih tinggi adalah masih kurangnya kesadaran wanita yang sudah menikah/melakukan hubungan seksual melakukan deteksi dini. Deteksi dini saat ini masih <5 %, masih rendahnya penegetahuan tentang kanker serviks dan kurangnya informasi tentang pencegahan dan deteksi dini penyakitkanker (Susilowati dan Dwiana 2014). Salah satu upaya preventif yang telah dilakukan adalah screening melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Upaya screening tersebut menjadi salah satu program yang terintegrasi dengan kegiatan di Puskesmas yang dilakukan terhadap perempuan usia 30-50 tahun (Riskesdas, 2018). Upaya pemerintah ini harus diikuti dengan peningkatan pengetahuan dan sikap wanita usia subur yang telah menikah untuk melakukan deteksi dini. Berdasarkan laporan Riskesdas 2018, wanita yang melakukan

deteksi dini di DKI Jakarta mencapai 13,62 %, angka ini diatas angka nasional 7,34 %. Namun angka ini masih perlu ditingkatkan lagi sehingga dapat menjangkau WUS di seluruh DKIJakarta (Kemenkes 2020).

Penyebaran informasi pengetahuan tentang kanker serviks perlu digalakkan baik melalui media maupun penyuluhan oleh nakes. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu adalah melalui promosi kesehatan Berdasarkan hasil penelitian Mulyati dkk (2021) menyatakan bahwa Pendidikan kesehatan melalui media Film berpengaruh positif dapat terhadap sikap, niat ibu dan keikutsertaan ibu pada tes IVA di Kabupaten Karawang. Penyuluhan juga memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan ibu untuk melakukan Pemeriksaan IVA Tes, hal ini dikemukakan oleh Jumaida dkk (2020) Ada pengaruh penyuluhan tentang kanker servik terhadap Motivasi Pemeriksaan IVA Tes pada WUS di Wilayah Puskesmas Tanjung Bintang Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019 (p- value= 0,000).

Berdasarkan laporan Puskesmas Cengkareng Barat 2 di wilayah Puskesmas Cengkareng Barat 2 pada tahun 2019 terdapat 3762 PUS, namun baru 440 orang yang melakukan IVA tes atau 11,7 %, sedangkan target pemeriksaan IVA, target ini masih jauh jika dibandingkan dengan target nasional bahwa target puskesmas yang melaksanakan kegiatan deteksi dini kanker payudara dan leher rahim pada perempuan usia 30-50 tahun sebanyak 35 % sedangkan Persentase puskesmas yang melaksanakan kegiatan deteksi dini kanker payudara dan leher rahim pada perempuan usia 30-50 tahun mencapai 50,2 %. Pada masa pandemi Pemeriksaan IVA Tes ditiadakan karena pandemi Covid-19, sehingga target yang tercapai belum dapat dievaluasi dan di tingkatkan.

Puskesmas kelurahan cengkareng barat 2 mempunyai 6 RW yang mempunyai karakteristik yang sama mengenai pengetahuan tentang kanker serviks dan iva tes sehingga mempengaruhi kebersediann pemeriksaan IVA, Dari ke 6 RW tersebut RW 5 hanya terdiri 2 rusun yang padat penduduk maka peneliti tertarik untuk mengambil

sampel di RW 5 untuk memudahkan melakukan penelitian dengan judul “Efektivitas Promosi Kesehatan Tentang Kanker Serviks Dan IVA Tes Terhadap Kebersediaan Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Cengkareng Barat 2 Tahun 2022”.

METODE

Jenis penelitian desain One sample T Test atau pre test – post test design yaitu desain yang terdapat pre- test sebelum diberi perlakuan tanpa kelompok kontrol.

Penelitian dilakukan pada bulan November 2022 Penelitian di laksanakan di Puskesmas Kelurahan Cengkareng Barat 2

Teknik sampling yang di gunakan dengan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Besar sampel diambil dengan menggunakan rumus besar sampel dari seluruh populasi Dengan jumlah responden 84 orang

Dalam penelitian ini instrument yang di gunakan dalam bentuk kuesioner yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya dengan menggunakan data primer tentang sikap. Kuesioner sikap ini bertujuan untuk mengetahui kebersediaan pemeriksaan IVA yang dilakukan sebelum dan sesudah promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA Tes. Penilaian kebersediaan pemeriksaan IVA di nilai dengan cara penggabungan pernyataan sikap baik positif maupun negatif dengan kategori Ada Kebersediaan (Jika nilai score ? 52 maka artinya ada kebersediaan untuk melakukan pemeriksaan IVA) dan Tidak Ada Kebersediaan (Jika nilai score < 52 maka artinya tidak ada kebersediaan untuk melakukan pemeriksaan IVA.

Setelah data-data diperoleh maka sebelumnya terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas Analisis.

HASIL

Figure 1. Distribusi Frekuensi Kebersediaan Pemeriksaan Iva Tes

Berdasarkan bagan 1 diatas dapat dilihat bahwa dari 84 responden sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA Tes sebagian besar menunjukkan adanya kebersediaan untuk melakukan IVA yaitu sebelum promosi kesehatan berjumlah 65 orang (77,4 %) dan sesudah promosi kesehatan berjumlah 83 orang (98,8%). Dalam penelitian disimpulkan sebelum dan sesudah promosi kesehatan terdapat linearitas dalam kebersediaan IVA Tes.

Figure 2. Hasil Uji t (t-test) Pengaruh Psikoedukasi Terhadap Penurunan Postpartum Blues Di Wilayah Kerja Puskesmas Jambe

Berdasarkan hasil penelitian di ketahui Asymp. Sig (2 – Talled) bernilai 0.000, karena 0.000 < 0.05 maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis di terima. Artinya adanya efektivitas promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA tes di Puskesmas Cengkareng Barat Tahun 2022.

PEMBAHASAN

Hasil penelitian sebelum dan sesudah promosi kesehatan terdapat linearitas dalam kebersediaan IVA Tes karena pada wanita usia subur di Puskesmas Cengkareng Barat 2 ditemukan sebelum diberikan promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA tes wanita usia subur mayoritas menjawab kebersediaan pemeriksaan IVA sehingga setelah diberikan promosi kesehatan semakin hampir semua wanita usia subur menjawab kebersediaan pemeriksaan IVA.

Menurut peneliti asumsi peneliti hal tersebut di karenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku wanita usia subur untuk mengikuti pemeriksaan IVA yaitu pengetahuan, lingkungan, dan dukungan tenaga kesehatan. Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya oleh Safitri, & Kristiningrum, (2019) menyatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan motivasi melakukan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur nilai (?-value = 0,002).

Berdasarkan penelitian Umami, (2019) menyatakan terdapatnya hubungan antara dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan dengan perilaku pemeriksaan kesehatan sehingga dalam saran penelitiannya di harapkan upaya peningkatan sosialisasi dan cara penyampaian informasi yang efektif dan berkesinambungan oleh petugas puskesmas.

Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyimpulkan terjadinya sebelum dan sesudah terhadap kebersediaan pemeriksaan IVA di dapatkan adanya linearitas yang mana sebelum diberi promosi kesehatan ditemukan wanita usia subur bersedia pemeriksaan IVA dikarenakan adanya pengaruh dari luar yang dapat salah satu menambah pengetahuan wanita usia subur selain dengan adanya promosi kesehatan yaitu pengetahuan melalui media internet. Pengetahuan dalam zaman era modern saat ini sudah dapat di temukan di media internet, hal ini sejalan dengan teori Arham, M. (2020) yang menjelaskan YouTube adalah sebuah situs website media sharing video online terbesar dan paling populer di dunia internet.

Rata-Rata Penilaian Sikap Dalam Kebersediaan Pemeriksaan IVA Sebelum Dan Sesudah Promosi Kesehatan Tentang Kanker Serviks Dan IVA Tes

Rata – rata sebelum promosi kesehatan yaitu 57,94 dan standar deviasi 6,932 dengan penilaian sikap score minimal 37 dan maksimal 69 sedangkan nilai rata- rata sesudah promosi kesehatan yaitu 62,05 dan standar deviasi 5,935 dengan penilaian sikap score minimal 50 dan maksimal 74. sehingga dapat dilihat dalam hasil penelitian ini sikap wanita usia subur sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan adanya perubahan berdasarkan nilai score dalam penilaian sikap wanita usia subur ( WUS ) dalam kebersediaan pemeriksaan IVA.

Penelitian ini sejalan dengan Masdewi Nasution, 2017 dalam Firda (2022) terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku WUS terhadap pencegahan kanker serviks melalui pemeriksaan IVA. . Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Asmin (2020) didapatkan hasil bahwa sikap berhubungan

dengan minat pemeriksaan IVA. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi sikap wanita melakukan skrining metode IVA antara lain rasa malu, takut dan khawatir kesakitan saat diperiksa termasuk pengetahuan tentang skrining kanker serviks.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rini,2018 dalam Safitri, & Kristiningrum, (2019) bahwa ada hubungan antara sikap dengan perilaku deteksi dini kanker serviks dengan Pemeriksaan IVA Tes oleh wanita usia subur. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ibu yang bersikap negatif dikarenakan tidak pernah mendapatkan informasi tentang kanker serviks dari petugas kesehatan sehingga pada saat pengisian kuesioner tentang sikap ibu cenderung memilih tidak setuju, dan juga kurangnya penyuluhan hal itu menyebabkan ibu tidak peduli dengan pemeriksaan IVA. Adapun ibu yang bersikap positif tetapi tidak melakukan Pemeriksaan IVA Tes disebabkan ibu merasa takut dan tidak nyaman dengan alat yang dipasangkan ketika dilakukan pemeriksaan, serta rasa malu pada petugas kesehatan. Sikap memiliki peran penting dalam pencegahan dan deteksi dini kanker serviks, karena menurut teori, sikap yang baik akan lebih memudahkan wanita dalam mendeteksi dini kanker serviks.

Perilaku seseorang dapat dipengaruhi dari luar sesuai dengan teori Sikap Menurut (Azwar Saifuddin, 2015) sikap merupakan suatu bentuk evaluasi atau reaksi dari perasaan. Sikap seseorang terhadap suatu objek merupakan manifestasi dan dapat mendeskripsikan perasaan seseorang terhadap objek tersebut. Faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap antara lain pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa, lembaga pendidikan dan lembaga agama maupun pengaruh faktor emosional.

Pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan berdasarkan penelitian sebelumnya bahwa adanya kebersediaan pemeriksaan IVA disebabkan adanya faktor yang mempengaruhi sikap wanita usia subur sesuai dengan teori yang sudah di jelaskan seperti pengalamn pribadi, pengaruh orang lain baik keluarga atau tenaga kesehatan, kebudayaan, media massa, dan sebagainya.

Efektivitas Promosi Kesehatan Tentang Kanker Serviks Dan IVA Tes Terhadap Kebersediaan Pemeriksaan IVA

Pada penelitian ini di dapatkan hasil adanya perbedaan sebelum dan sesudah dalam pemberian promosi kesehatan dengan penilaian sikap dalam kebersediaan pemeriksaan IVA. Dilihat dari wanita usia subur yang menyatakan di awal tidak kebersediaan pemeriksaan IVA sebelum diberi promosi kesehatan dan setelah diberikan promosi kesehatan maka di dapatkan adanya perubahan penilaian menjadi kebersediaan pemeriksaan IVA.

Penelitian ini sejalan dengan Fridayatnti & Laksono (2017) yang menyatakan Ada perbedaan yang signifikan antara promosi kesehatan dengan leaflet dan promosi kesehatan dengan motivasi tokoh masyarakat terhadap pengetahuan (0,000), sikap (0,002) dan perilaku (0,042). Selain itu berdasarkan penelitian Sawitri & Sunarsih, 2018 menyatakan ada pengaruh penyuluhan tentang kanker servik terhadap Pengetahuan (p-value = 0,000 (p-value

< ? = 0,05) dan Motivasi (p-value = 0,000) pada WUS .

Penelitian Septiani (2020) yang menyatakan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyuluhan film, leaflet, berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap dan keikutsertaan pemeriksaan tentang pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ). Selain itu penelitian Kirana, 2021 yang menyatakan ada Pengaruh media promosi kesehatan terhadap Covert Behavior ibu dalam pemeriksaan IVA denga nila p – value 0,000.

Berdasarkan penelitian sebelumnya sejalan dengan penelitian ini maka asumsi peneliti pentingnya promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA Tes di berikan kepada wanita usia subur karena dapat mengingatkan serta memberi pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan IVA. Promosi kesehatan dalam bentuk buku atau yang lainnya yang memudahkan wanita usia subur dalam mengetahui tentang kanker serviks dan IVA Tes.

Maka dari itu, perlu untuk tersampainya pengetahuan tentang kanker serviks diperlukan ada media promosi kesehatan. Sesuai teori

Notoatmodjo, 2014 Metode pendidikan kesehatan secara massa dipakai untuk mengkomunikasikan pesanpesan kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat yang sifatnya massa atau publik. Dengan demikian cara yang paling tepat adalah pendekatan massa. Oleh karena sasaran promosi inibersifat umum, dalam arti tidak membedakan golongan umur, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dan sebagainya, maka pesan-pesan kesehatan yang akan disampaikan harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat ditangkapoleh massa tersebut. Pendekatan ini biasanya digunakan untuk menggugah awareness (kesadaran) masyarakat terhadap suatu inovasi, dan belum begitu diharapkan untuk sampai pada perubahan perilaku. Namun demikian, bila kemudian dapat berpengaruh terhadap perubahanperilaku juga merupakan hal yang wajar. Pada umumnya bentuk pendekatan (metode) massa ini tidak langsung. Biasanya dengan menggunakan atau melalui media massa.

Keterbatasan penelitian ini adalah penelitian hanya berada di RW 5 wilayah kelurahan Puskesmas Cengkareng Barat 2 sehingga penelitian tidak dapat dilakukan seluruh wilayah kerja puskesmas Cengkareng Barat 2022. Terpilihnya RW 5 karena hanya terdiri 2 rusun yang padat penduduk maka peneliti tertarik untuk mengambil sampel di RW 5 yang dianggap peneliti mudah untuk mengambil sampel wanita usia subur.

KESIMPULAN

  1. 84 responden sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA Tes sebagian besar menunjukkan adanya kebersediaan untuk melakukan IVA yaitu sebelum promosi kesehatan berjumlah 65 orang (77,4 %) dan sesudah promosi kesehatan berjumlah 83 orang (98,8%). Dalam penelitian disimpulkan sebelum dan sesudah promosi kesehatan terdapat linearitas dalam kebersediaan IVA Tes.
  2. Nilai rata – rata sebelum promosi kesehatan yaitu 57,94 dan standar deviasi 6,932 dengan penilaian sikap score minimal 37 dan maksimal 69 sedangkan nilai rata- rata sesudah promosi kesehatan yaitu 62,05 dan standar deviasi 5,935 dengan penilaian sikap score minimal 50 dan maksimal 74
  3. Adanya efektivitas promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA tes di Puskesmas Cengkareng Barat Tahun 2022

DAFTAR PUSTAKA

Arysha, Vani Olin, Heru Santosa, and Sri Rahayu Sanusi. 2020. “The Effect of Extrinsic Motivation on Housewife Actions in IVA Test in the Working Area of Community Health Center at Bandar Kalipah.” Britain International of Exact Sciences (BIoEx) Journal 2(1):352–56.

Aulia, D. L. N., & Neno, Y. (2019).

Pengetahuan, Sikap Dan Motivasi Pekerja Seks Komersial Terhadap Keikutsertaan Pemeriksaan Iva. Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(4), 349–356. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i4.2026 , ( di akses pada tanggal 15 Juli 2022)

Eka Safitri, Puji Lestari S.SiT., M.Kes, Wahyu Kristiningrum, S.SiT., MH, 2019. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Serviks Dengan Motivasi Melakukan Pemeriksaan Iva Test Pada Wus Desa Jembrak Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. D-IV Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo.

Fitrisia Citra Ayu., Khambri Daan., Utama Bobby I., Muhammad Syamel. 2019. Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Lesi Pra Kanker Serviks pada Wanita Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bungo 1. Jurnal Kesehatan Andalas. 2019; 8(4) 33-43. http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka

Fridayanti, W., & Laksono, B. (2017).

Keefektifan promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku tentang tes iva pada wanita usia 20-59 tahun.

Public Health Perspective Journal, 2(2), 124–130.

Heny Lisminawati. (2016). Pengetahuan, Minat dan Keikutsertaan Melakukan Tes IVA pada Perempuan Pasca Penyuluhan tentang Kanker Serviks di Desa Caturharjo Sleman Yogyakarta. diakses pada tanggal 16 juli 2022

Hulu, K. R. (2021). JOURNAL?: MATERNITY AND NEONATAL, Vol. 09, No. 01, April 2021. 09(01), 55–65.

Ika Widayanti, Putu. 2019. “Hubungan Dukungan Suami, Motivasi, Dan Sikap Dengan Perilaku Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Pada Pasangan Usia Subur Di Wilayah Kerja P Puskesmas Wirobrajan Kota Yogyakarta Tahun 2017.” Journal of Chemical Information and Modeling 53(9):1689–99.

Jumaida, J., Sunarsih, S., Rosmiyati, R., & Hermawan, D. (2020). Penyuluhan Tentang Kanker Servik Mempengaruhi Pengetahuan Dan Motivasi Pemeriksaan Iva Pada Wanita Usia Subur (Wus).

Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(1), 104–

113.

https://doi.org/10.33024/jkm.v6i1.1804

Kirana, R. (2021). Pengaruh Media Promosi Kesehatan terhadap Covert Behavior Ibu tentang Pemeriksaan IVA di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7), 2287–2296. https://stp- mataram.e- journal.id/JIP/article/view/1110/832

Manullang, Melati. 2018. “Hubungan Motivasi Dan Sikap Wus Dengan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Pemeriksaan Iva Di Puskesmas Medan

Johor Kota Madya Medan Tahun 2018.”

Poltekkes Kemenkes Medan.

Ni Luh Lanny Suartini , Gusti Ayu Marhaeni , Ni Nyoman Suindri, 2021. Hubungan Tingkat Motivasi Wanita Usia Subur Dengan Keikutsertaan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Desa Bajera. Jurnal Ilmiah Kebidanan. ISSN: 2721-8864 (Online)

Vol.9,No.2ISSN:2338-669

http://ejournal.poltekkesdenpasar.ac.id/index

.php

Agung Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Bima Nursing Journal, 1(1), 20. https://doi.org/10.32807/bnj.v1i1.364 ( di akses pada tanggal 15 Juli 2022)

Umami, D. A. (2019). Hubungan Dukungan Suami Dan Dukungan Petugas Kesehatan Terhadap Perilaku Pemeriksaan IVA di Puskesmas Padang Seral. Jm, 7(12), 9–

18.

Salwa Helmalia Firda (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pemeriksaan iva (inspeksi visual asam asetat ) pada wanita usia subur?: literature review.

Sawitri, S., & Sunarsih, S. (2018). Pengaruh Penyuluhan Kanker Serviks terhadap Motivasi Keikutsertaan Wanita Melakukan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Jurnal Kesehatan, 9(1), 64.

https://doi.org/10.26630/jk.v9i1.758

Septiani, E. (2020). Pengaruh Penyuluhan Film Dan Leaflet Terhadap Keikutsertaan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( Iva) Di Puskesmas Pasarwajo. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 5(1), 29.

https://doi.org/10.31764/mj.v5i1.1034 ( di akses pada tanggal 15 Juli 2022).

Siregar, M., Panggabean, H. W., & Simbolon,

J. L. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemeriksaan Iva Test Pada Wanita Usia Subur Di Desa Simatupang Kecamatan Muara Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Lingkungan Hidup, 6(1), 32–48. https://doi.org/10.51544/jkmlh.v6i1.1918 di akses pada tanggal 16 Juli 2022

Suseno, M. R., Wati, R., & Marliana, Y. (2019). Pengaruh Teknik Penyuluhan Terhadap Keikutsertaan Pemeriksaan IVA Pada WUS Di Kelurahan Dasan

Published

2023-06-20

How to Cite

Anggraini, N., & Marlina, R. L. (2023). Kebersediaan untuk Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat pada Perempuan Usia Dewasa dan Pra Lanjut Usia. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), e783. Retrieved from https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/783

Issue

Section

Journal Supplement

Citation Check