Pengaruh Senam Kaki Diabetes dalam Menurunkan Kontraktur Sendi Ankle Pasien Ulkus Diabetikum

Authors

  • Istiroha Istiroha Universitas Gresik, Indonesia
  • Hardian Adi Sasongko Rumah Sakit Umum Daerah Bhakti Dharma Husada, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Suwanto Suwanto Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia, Indonesia
  • Roihatul Zahroh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia, Indonesia
  • Mono Pratiko Gustomi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v15i1.855

Keywords:

Diabetes melitus, kontraktur, senam kaki ulkus

Abstract

Komplikasi ulkus kaki dibetikum salah satunya adalah kontraktur pengiriman pergelangan tangan kaki yang mengakibatkan sulit untuk berjalan. Senam kaki diabetes dapat meningkatkan kekuatan otot. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kontraktur pengiriman pergelangan kaki pada pasien ulkus kaki diabetes. Metode Quasy Eksperiment digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah pasien ulkus kaki diabetikum sebanyak 28 orang di Klinik Bedah Umum RSUD Bhakti Dharma Husada. Sampel pada penelitian ini berjumlah 28 pasien ulkus kaki diabetikum, dibagi menjadi kelompok pengobatan sebanyak 14 responden dan kontrol sebanyak 14 responden serta yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan adalah senam kaki diabetes selama 6x dalam 2 minggu. Data penelitian diambil dengan lembar observasi dan goniometer. Hasil Uji Wilcoxon sign rank menunjukkan nilai p=0,003 < 0,05, maknanya ada perbedaan penurunan kontraktur sendi pergelangan kaki sebelum dan setelah diberikan intervensi senam kaki diabetes. Senam kaki diabetes berpengaruh dalam menurunkan kontraktur sendi pergelangan tangan kaki karena sirkulasi darah membaik dan otot-otot kecil lebih kuat dari sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai sumber informasi sehingga perawat dapat melakukan penanganan pasien ulkus kaki diabetikum agar kejadian kontraktur pengiriman pergelangan kaki dapat dicegah.

Author Biographies

Hardian Adi Sasongko, Rumah Sakit Umum Daerah Bhakti Dharma Husada, Surabaya, Indonesia

Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Bhakti Dharma Husada, Surabaya

Suwanto Suwanto, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

Roihatul Zahroh, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

Dosen Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

Mono Pratiko Gustomi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

Dosen Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Gresik, Indonesia

References

Dafianto, R. (2016). Skripsi: Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap resikoulkus kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus

tipe di wilayah kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember. Jember:Universitas Jember

International Diabetes Federation. (2019).Diabetes Atlas, 7th Edition. (http://www.idf.org/diabetesatlas).

Istiroha, I., Asnar STP, E., & Harmayetty, H. (2018). Pengaruh Aktivitas Perlindungan Kaki Terhadap Sensasi Proteksi Dan

Range Of Motion Kaki Pada Penderita Dibetes Melitus Tipe 2 Dengan Neuropati Perifer. Journal of Health Sciences,

(2): 156-163.

Muzaky A (2017). Efektifitas senam kaki dalam meningkatkan sirkulasi tungkai pada penderita diabetes mellitus. Community of

Publishing in Nursing (COPING).

Nelawati. (2017). Pengaruh Senam Kaki Diabetes terhadap Peningkatan Kekuatan Otot kaki. Jurnal Fakultas Ilmu Keperawatan

Universitas Islam Sultan Agung Semarang.Vol 1.

PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia). (2015). Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. CV. Aksara

Buana, Jakarta

Priyanto, Sahar, & Widyatuti (2013). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki Dan Kadar Gula Darah Pada Aggregat

Lansia Diabetes Melitus DiMagelang. Prosiding konferensi nasional ppni jawa tengah.

Priyanto, Sahar, & Widyatuti (2013). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki Dan Kadar Gula Darah Pada Aggregat

Lansia Diabetes Melitus DiMagelang. Prosiding konferensi nasional ppni jawa tengah.

Ramadhan, N., & Marissa, N. (2015). Karakteristik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Berdasarkan Kadar Hba1c Di Puskesmas

Jayabaru, 49–56.

Rita, N. (2018). Hubungan jenis kelamin, olahraga dan obesitas. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK), volume 2 No 1.

Rusdiatin E. (2019). Efek Latihan Range of Motion(ROM) terhadap Sudut Fleksibilitas Sendi Lansia. Jurnal Kampus

STIKesYPIB MajalengkaVol. 8, No.2, 2020, Page. 164-171

Sanjaya, Putu B.(2019). Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Sensivitas Kaki Pada Pasien Dm Tipe 2. Journal of Publishing

Nursing.7

Santosa, A., & Rusmono, W. (2016). Senam Kaki Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah Dan Menurunkan Tekanan Brachial

Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 14(2), 24–34.

Sulistyowati R. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah 1 Dengan Diagnosis NANDA international. Yogyakarta : 2015

Sumarauw L. (2017). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Nilai Ankle Brachial Index Pada pasien DM Tipe 2. Journal of

Nursing 5

Wulandari T. (2019). Asuhan Keperawatan Pasien dengan Gangguan Integritas Kulit pada Kasus Ulkus Diabetikum di Ruang

Freesia RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara.

Published

2023-04-27

How to Cite

Istiroha, I., Sasongko, H. A., Suwanto, S., Zahroh, R., & Gustomi, M. P. (2023). Pengaruh Senam Kaki Diabetes dalam Menurunkan Kontraktur Sendi Ankle Pasien Ulkus Diabetikum . Health Information : Jurnal Penelitian, 15(1). https://doi.org/10.36990/hijp.v15i1.855

Issue

Section

Original Research

Citation Check