Efektivitas Kepuasan Pembelajaran SCL (Student Center Learning) Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan STIKes Dharma Husada

Authors

  • Yunita Fitri Rejeki Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada Bandung, Indonesia
  • Annisa Nur Erawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Indonesia
  • Senja Widyaiswara Ahmad Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.931

Keywords:

pembelajaran sistem blok, tingkat kepuasan mahasiswa

Abstract

Kepuasan peserta didik adalah sikap positif peserta didik terhadap pelayanan lembaga pendidikan tinggi karena adanya kesesuaian antara harapan dari pelayanan dengan kenyataan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kepuasan mahasiswa dalam pembelajaran SCL di STIKes Dharma Husada Bandung. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan sampel sebanyak 171 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang tingkat kepuasan siswa dalam pembelajaran SCL yang diadopsi dari Berry & Parasuraman dalam alma (2005) dalam buku kepuasan siswa dalam pelayanan akademik dan kemahasiwaan. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa di dapatkan hasil mayoritas(80,2%) berada pada kategori puas mahasiswa tingkat 3 dan 4 di STIKes Dharma Husada Bandung. Dari hasil penelitian ini diharapkan dosen mampu memulai perkuliahan sesuai jam yang di tentukan, dosen wali melakukan perwalian tiap semester untuk mengatasi permasalahan yang ada pada siswa dalam proses belajara, adanya buku di perpustakaan yang menunjang dalam proses pembelajaran sistem blok.

PENDAHULUAN

Pembelajaran merupakan interaksi antara peserta didik dan tenaga pendidik di dalam suatu lingkungan pembelajaran, yang bertujuan merubah perilaku peserta didik kearah yang lebih baik dan bermanfaat (Martaviani et al., 2020). Berbagai macam sistem pembelajaran diterapkan di perguruan tinggi oleh karena itu setiap perguruan tinggi akan memiliki sistem pendidikan yang berbeda untuk menunjang mahasiswa menjadi lebih baik mahasiwa juga akan menjadi tolak ukur untuk mengetahui bagaimana taraf pembelajaran akademik (septiyaningrum, 2018).

Di Indonesia Program studi keperawatan banyak menggunakan sistem kurikulum pembelajaran berbasis sistem blok yang mengacu pada kurikulum Asosiasi Institusi Penyelenggara Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang berfokus pada mahasiswa (Simarmata et al., 2015). Sistem blok merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis kompetensi. Sistem blok adalah kombinasi jam belajar menghadapi mata pelajaran seminggu sekali sampai selesai dalam seminggu, dengan tolok ukur, sumber daya apakah dapat disampaikan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan program studi (Simbolon, 2015 dalam Martaviani et al., 2020).

Kampus STIKes Dharma Husada Bandung merupakan salah satu kampus yang sudah mulai menerapkan sistem pembelajaran secara online pada mahasiswanya. Salah satunya yaitu Program Studi Sarjana Keperawatan yang menerapkan kurikulum pembelajaran tahun 2013 yaitu SCL ( Student Centered Learning). Pembelajaran yang mengutamakan pengembangan, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasisa, serta mengembangkan kemandirian. Mahasiswa dimotivasi sedemikian mungkin agar proses pembelajaran menjadi hangat, semua mahasiswa mengambil peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya serta sesuai dengan kompetensi maksimal yang dimilikinya.

Menurut Dikti (2014), macam-macam model pembelajaran yang menggunakan pendekatan SCL diantaranya Small Group Discusiion (SGD), Role Play and Simulation, Discovery Learrning, Self Directed Learning, Cooperative Learning, Contextual Learning (CL), Problem Based Learning (PBL), Collaborative Learning (CbL) dan Project Base Learning (PjBL). Dari berbagai model pembelajaran yang ada, Small Group Discussion memiliki ciri khas yang berbeda dimana proses pembelajaran dilakukan oleh kelompok mahasiswa didampingi oleh dosen tutor untuk mendiskusikan suatu topik kemudian menganalisis memperdebatkan topik dan mengevaluasi informasi masalah yang digunakan sebagai bukti yang mendukung untuk mencapai kesepakatan dalam kelompok. SGD membantu mahasiswa menambah pengetahuan melalui diskusi yang dinamis dan bersemangat melalui berbagai sudut pandang (Thotakura & Anuradha, 2018).

Peneliti melakukan studi pendahuluan pada tanggal 23 Maret 2023 kepada 10 responden perwakilan mahasiswa sarjana keperawatan STIKes Dharma Husada Bandung yang mewakili tiap angkatan terkait dengan pembelajaran sistem blok. Pengambilan sampel dilakukan pada mahasiswa keperawatan tingkat 3 dan tingkat 4 karena dinilai sudah mengikuti hampir seluruh pembelajaran sistem blok. Pernyataan 5 responden dari tingkat 3 menjelaskan bahwa mereka sudah terbiasa dengan pembelajaran sistem blok yang diterapkan. Namun, masih ada keluhan tentang beban tugas mandiri ataupun kelompok yang banyak, pemberian nilai pada kelompok yang dirasakan sama serta perpindahan blok yang cepat. Sedangkan menurut 5 responden dari tingkat 4 menjelaskan bahwa dengan pembelajaran sistem blok yang sudah diterima selama 4 tahun, responden menyebutkan banyak materi yang terlupakan. Masalah yang dirasakan hampir sama tiap tahunnya setelah melakukan wawancara pada 10 responden sehingga muncul rasa kurang puas terhadap pembelajaran sistem blok yang diterapkan.

Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengukur “Efektivitas Pembelajaran SCL (Student Center Learning) Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan STIKes Dharma Husada ?”

METODE

Berdasarkan permasalahan dan tujuan yang akan dicapai maka jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif . Data dalam rancangan ini termasuk jenis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif, dan berlokasi di STIKes Dharma Husada Bandung Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Aktif Sarjana keperawatan reguler tingkat 3 dan tingkat 4 tahun Akdademik 2021/2022. STIKes Dharma Husada Bandunng jumlah yaitu 171 responden mahasiswa Aktif.

Pengumpulan dan Analisis Data

Peneliti mengajukan surat permohohan izin kepada ketua prodi S1 Keperawatan untuk mendapatkan surat keterangan pelaksanaan penelitian di Prodi S1 Keperawatan. Peneliti menyerahkan surat permohonan izin kepada Humas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada Bandung. Setelah menyerahkan surat dan meminta izin kepada pihak perguruan tinggi, maka peneliti meminta data mahasiswa di prodi sarjana keperawatan. Peneliti membuka Browser menuju laman Google Schoolar mencari referensi pertanyaan tentang kepuasan pembelajaran sistem blok. Peneliti memuat pertanyaan yang disesuaikan dengan indikator pernyataan pasaraman dengan pembelajaran sistem blok Peneliti membagikan kuesioner kepada mahasiswa/wi mengenai kepuasan pembelajaran sistem blok melalui penyebaran kuesioner Google Form. Peneliti memeriksa jawaban dari lembar kuesioner yang telah diisi oleh responden.

Uji Expert Judgement atau pendapat ahli merupakan uji validitas dilakukan peneliti pada penelitian ini. Kuesioner yang digunakan telah di rancang dengan indikator kepuasan menurut parasuraman serta telah disesuaikan dengan variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu kepuasan pembelajaran sistem blok. Kuesioner ini telah dikonsultasikan kepada dosen pembimbing untuk butir pertanyaan. Selanjutnya peneliti mendapatkan arahan untuk dikonsultasikan kepada ahli di bidangnya yaitu ibu Asri Handayani,M.Kep. Hasil konsultasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi sehingga kuesioner yang digunakan layak dalam pengambilan data penelitian (Sugeng, 2020).

HASIL

Kategori Frekuensi Persentase (%)
Puas 137 80,2%
Cukup Puas 34 19,8%
Tidak Puas 0 0%
Total 171 100 %
Table 1. Distribusi Frekuensi Kepuasan Pelaksanaan SCL

Responden yang mengalami tingkat kepuasan yang paling banyak yaitu tingkat puas sebanyak 137 orang (80,2%),dengan tingkat kepuasan cukup puas sebanyak 34 (19,8%) dan tingkat kepuasan yang tidak puas yaitu 0 (0%).

Subvariabel Puas Cukup Puas Tidak Puas
N % N % N %
Keandalan 158 92,3 13 7,7 0 0
Daya Tanggap 123 70,7 48 28,3 0 0
Kepastian 151 88,3 20 11,7 0 0
Empati 123 70,7 48 28,3 0 0
Kecukupan 155 90,6 16 9,4 0 0
Table 2. Distribusi Frekuensi Efektivitas Kepuasan Pembelajaran SCL(Student Center Learning)

Berdasarkan Dari tabel 2 di atas menunjukan bahwa distribusi frekuensi berdasarkan subvariabel kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran sistem blok yang paling besar mayoritas adalah subvariabel keandalan dengan kategori puas yaitu (92,3%) dan untuk nilai terendah subvariabel daya tanggap yaitu mayoritas kecukupan dengan kategori puas yaitu (70,7%).

PEMBAHASAN

Dimensi Keandalan

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti mengidentifikasi Kepuasanmahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensikeandalan . dalam pembelajaran SCL di STIKes Dharma Husada Bandungberada pada kategori puas dengan hasil identifikasi mahasiwa aktifkeperawatan tingkat 3 dan tingkat 4 171 responden dengan subvariabelkeandalan didapatkan hasil 158 orang (92,3%) dengan kategori puas, 13orang (7,7%) dengan kategori cukup puas dan untuk kategori tidak puas 0(0%).

Sejalan dengan hasil penelitian (Komarudin & Subekti, 2021) tingkat kepuasan peserta didik terhadap pembelajaran pjok daring, pada faktor keandalan dalam tingkat kepuasan peserta didik kelas VIII terhadap pembelajaran PJOK secara daring yang menyatakan, yang mempunyai kategori “cukup puas” sebesar 27.72% (23 peserta didik), Keandalan merupakan kemampuan yang diberikan oleh guru/pengajar PJOK untuk melaksanakan pembelajaran PJOK yang telah dijanjikan dengan konsisten dan terpercaya.

Dimensi Daya Tanggap

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti Kepuasan mahasiswa keperawatandalam pembelajaran sistem blok di lihat dari dimensi daya tanggap dalampembelajaran SCL di STIKes Dharma Husada Bandung berada pada kategoripuas dengan hasil identifikasi mahasiwa keperawatan tingkat 3 dantingkat 4 171 responden dengan subvariabel daya tanggap didapatkan hasil123 orang (70,7%) dengan kategori puas,48 orang (28,3%) dengan kategoricukup puas dan 0 orang (0 %) dengan kategori tidak puas.

Sejalan dengan penelitian (Simarmata et al., 2015) mekanisme koping dengan prestasi belajar mahasiswa sistem pembelajaran blok angkatan 2013 di dapatkan hasil Mekanisme Koping yang digunakan mayoritas mahasiswa sistem pembelajaran blok Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru adalah mekanisme koping berorientasi pada emosi yang berjumlah 30 orang (52,6%). Indeks prestasi (IP) mayoritas mahasiswa sistem pembelajaran blok Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru mayoritas sangat memuaskan (2,76 -3,50) yang berjumlah 30 orang (52,6 %). Terdapat hubungan mekanisme koping dengan prestasi belajar mahasiswa blok angkatan 2013.

Dimensi Kepastian

Hasil penelitian, peneliti Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi kepastian dalam pembelajaran SCL di STIKes Dharma Husada Bandung berada pada kategori puas dengan hasil identifikasi mahasiwa keperawatan tingkat 3 dan tingkat 4 171 responden dengan subvariabel kepastian didapatkan hasil 151 orang (88,3%) dengan kategori puas,20 orang (11,7%) dengan kategori cukup puas dan untuk kategori tidak puas 0 (0%).

Sejalan dengan hasil penelitian (Rinayati,2018) pengaruh persepsi mutu proses pembelajaran kelas terhadap kepuasan mahasiswa di program studi di kebidanan stikes widya husada semarang tahun 2012 Dalam penelitian ini diperoleh informasi bahwa responden memiliki persepsi mutu pembelajaran dimensi kepastian baik sebanyak (67,4%)Dengan besarnya persepsi mutu pembelajaran dimensi kepastian yang baik, maka diharapkan kepuasan mahasiswa dapat terwujud. Persepsi mutu pembelajaran dimensi kepastian merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa.

Dimensi Empati

Hasil penelitian, peneliti Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi empati dalam pemberi layanan pembelajaran SCL di STIKes Dharma Husada Bandung berada pada kategori cukupz puas dengan hasil identifikasi mahasiwa keperawatan tingkat 3 dan tingkat 4 171 responden dengan subvariabel Empati didapatkan hasil 123 orang (70,7%) dengan kategori puas,48 orang (28,3%) dengan kategori cukup puas dan 0 orang (0%) dengan kategori tidak puas.

Sejalan dengan penelitian (Mukaromah et al., 2021)Berdasarkan analisis data diketahui tingkat kepuasan mahasiswa Prodi S1 Pendidikan IPA Undiksha terhadap proses pembelajaran daring di masa pademi Covid-19 pada dimensi empati masuk dalam kategori memuaskan dengan skor 78,3. Dilihat dari perolehan skor menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan sudah baik, mahasiswa merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa merasakan perhatian yang tulus yang diberikan dosen dengan berupaya memahami keinginan dan kebutuhan mahasiswa sudah tercapai dengan sangat baik.

Dimensi Kecukupan

Hasil penelitian, peneliti Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi kecukupan dalam keberlangsungan pembelajaran sistem blok di STIKes Dharma Husada Bandung berada pada kategori puas dengan hasil identifikasi mahasiwa keperawatan tingkat 3 dan tingkat 4 171 responden dengan subvariabel Kecukupan didapatkan hasil 155 orang (90,6%) dengan kategori puas,16 orang (9,4%) dengan kategori cukup puas dan untuk kategori tidak puas 0 (0%).

Sejalan dengan penelitian (Setyawan, 2014) tingkat kepuasan siswa kelas atas terhadap penggunaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani berdasarkan hasil penelitian yang berjudul tingkat kepuasan siswa kelas atas terhadap sarana dan prasarana pendidikan jasmani di SD Negeri Lempuyangan 1 Yogyakarta dapat disimpulkan bahwa terdapat 95 siswa (61,7%) dalam kategori “memuaskan Sehingga dari deskripsi atau sebuah gambaran secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan “memuaskan”.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi keandalan mayoritas (92,3%) berada pada kategori puas. Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi Daya Tanggap mayoritas (70,7%) berada pada kategori puas. Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi kepatian mayoritas (88,3%) berada pada kategori puas. Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi Empati mayoritas (70,7%) berada pada kategori puas. Kepuasan mahasiswa keperawatan dalam pembelajaran SCL di lihat dari dimensi Kecukupan mayoritas (90,6%) berada pada kategori puas. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti lebih lanjut dapat menambahkan informasi mengenai faktor faktor yang mempengaruhi pembelajaran SCL.

Kekurangan Kajian

Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan untuk memberikan pelayanan atau pembelajaran SCL terutama pada sub variabel Kecukupan dalam pembelajaran SCL harus adanya buku yang menunjang dalam perkuliahan yang dapat di akses di perpustakaan.

DAFTAR PUSTAKA

Aini, N. (2019). Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang ImplementasiMata Kuliah Metode Blok Terhadap Motivasi dan Capaian Prestasi Belajar.Jurnal Keperawatan Florence, 4(1),16–24.

Darman, R. A. (2020). Belajar dan Pembelajaran.Guepedia.

Dharma, K. K. (2011). Metodologi PenelitianKeperawatan. CV. Trans Info Media.

Haryati, S. (2020). KEPUASAN BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMICOVID-19 DITINJAU DARI KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN FASILITASBELAJAR. 151.

Imam Nur Hakim. (2012). No Title. PENDEKATAN SISTEM DALAMPEMBELAJARAN, 17, 16.

Komarudin, & Subekti, B. H. (2021). Tingkat Kepuasan PesertaDidik Terhadap Pembelajaran Pjok Daring Level of Student SatisfactionTowards Characteristic Learning. Jambura Health and SportJournal, 3(1), 16–23.

Martaviani, O., Amir, Y., Hasneli, Y., Hasneli, Y., & Hasneli, Y.(2020). Perbandingan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan ProgramTransfer Semester I dan Semester III dalam Mengikuti Sistem PembelajaranBlok. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1),53. https://doi.org/10.26714/jkj.8.1.2020.53-60

Mukaromah, A. F., Suma, K., & Devi, N. L. P. L. (2021). AnalisisTingkat Kepuasan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan IPA Undiksha terhadapProses Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19. JurnalPendidikan Dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI),4(2), 191–201.https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPPSI/article/view/40151

Notoadmodjo Soekidjo. (2012). METODOLOGI PENELITIANKESEHATAN. PT. Rineka Cipta?: JAKARTA.

Peranginangin, A., Barus, H., & Gulo, R. (2020a). Perbedaan HasilBelajar Siswa Yang Di Ajar Dengan Model Pembelajaran Elaborasi DenganModel Pembelajaran Konvensional. Jurnal PenelitianFisikawan, 3(1), 43–50.http://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalpenelitianfisikawan/article/view/452

Peranginangin, A., Barus, H., & Gulo, R. (2020b). Perbedaan HasilBelajar Siswa Yang Di Ajar Dengan Model Pembelajaran Elaborasi DenganModel Pembelajaran Konvensional. Jurnal PenelitianFisikawan, 3(1), 43–50.

Prasastono, N., & Pradapa, S. Y. (2017). Kualitas Produk DanKualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Kentucky Fried ChickenSemarang Candi. Program Studi D3 Perhotelan, Program DiplomaKepariwisataan Universitas Stikubank Semarang ABSTRACT,XI, 13–23.

Pratiwi, P. K. (2015). HUBUNGAN PENERAPAN JAM PELAJARANSISTEM BLOK DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARANTEKNIK KERJA BENGKEL SISWA KELAS X SMKN 1 MAGELANG TAHUN AJARAN2013/2014. 88.

Putri, S. I., & Riau, U. I. (2020). Hubungan antaraempati dengan kecenderungan perilaku bullying di sekolah menengahpertama negeri x di pelalawan.

Rahmi, U., Putri, S. T., & Maiszha, D. (2019). Tingkat KepuasaanMahasiswa DIII Keperawatan Dalam Pembelajaran Klinik. JurnalPendidikan Keperawatan Indonesia, 5(2).https://doi.org/10.17509/jpki.v5i2.18076

Rapmaida Megawaty Pangaribuan, K. B. G. (2021). Analisis TingkatKepuasan Mahasiswa Terhadap Proses Pembelajaran Dan Kualitas LayananAkademik Masa. Jurnal Diferensial,03(3), 14–28.

Rinayati, Ambar Dwi Erawati, S. W. (2018). Pengaruh Persepsi MutuProses Pembelajaran Kelas Terhadap Kepuasan Mahasiswa Di Program StudiDiii Kebidanan Stikes Widya …. J. Ilmu Dan Tek. Kesehatan(JITK).http://www.stikeswh.ac.id:8082/journal/index.php/jitk/article/view/72

Rinto Alexandro. (2021). Kepuasan Mahasiswa Dalam Pelayanan AkdemikDan Kemahasiswaan. In Angewandte Chemie International Edition,6(11), 951–952.

SEPTIYANINGRUM, A. D. (2018). PENGARUH PROSES PEMBELAJARANTERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN DI LABORATORIUM MINIHOSPITAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

Setyawan, D. D. (2014). Tingkat Kepuasan Siswa Kelas AtasTerhadap Penggunaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Jasmani di Sd NegeriLempuyangan 1 Yogyakarta.

Simarmata, G. E., Lestari, D. R., & Setiawan, H. (2015).Mekanisme Koping dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Sistem PembelajaranBlok Angkatan 2013. Mekanisme Koping Dengan,3(1), 22–33.https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JDK/article/view/1703

Sodik, S. S. & M. A. (2015). Dasar MetodologiPenelitian. Literasi Media Publishing.

Sugeng, B. (2020). fundamental metodologi penelitiankuantitatif.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatifdan R & D / Sugiyono. Alfabeta.

Mathieu, D., Marroni, A., & Kot, J. (2017). Tenth EuropeanConsensus Conference on Hyperbaric Medicine: recommendations foraccepted and non-accepted clinical indications and practice ofhyperbaric oxygen treatment. Diving and hyperbaric medicine,47(1), 24-32. doi:10.28920/dhm47.1.24-32.

Mortensen, C. R. (2008). Hyperbaric oxygen therapy. CurrentAnaesthesia & Critical Care, 19(5-6), 333-337.

Valko, M., Leibfritz, D., Moncol, J., Cronin, M. T., Mazur, M., &Telser, J. (2007). Free radicals and antioxidants in normalphysiological functions and human disease. The internationaljournal of biochemistry & cell biology, 39(1), 44-84.functional imaging, 23(5), 237-246.

Zhou, Q., Huang, G., Yu, X., & Xu, W. (2018). A NovelApproach to Estimate ROS Origination by Hyperbaric Oxygen Exposure,Targeted Probes and Specific Inhibitors. Cellular Physiology andBiochemistry, 47(5), 1800-1808.doi:10.1159/000491061.

References

Aini, N. (2019). Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang Implementasi Mata Kuliah Metode Blok Terhadap Motivasi

dan Capaian Prestasi Belajar. Jurnal Keperawatan Florence, 4(1), 16–24.

Darman, R. A. (2020). Belajar dan Pembelajaran. Guepedia.

Dharma, K. K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. CV. Trans Info Media.

Haryati, S. (2020). KEPUASAN BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN FASILITAS BELAJAR. 151.

Imam Nur Hakim. (2012). No Title. PENDEKATAN SISTEM DALAM PEMBELAJARAN, 17, 16.

Komarudin, & Subekti, B. H. (2021). Tingkat Kepuasan Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Pjok Daring Level of

Student Satisfaction Towards Characteristic Learning. Jambura Health and Sport Journal, 3(1), 16–23.

Martaviani, O., Amir, Y., Hasneli, Y., Hasneli, Y., & Hasneli, Y. (2020). Perbandingan Tingkat Stres Mahasiswa

Keperawatan Program Transfer Semester I dan Semester III dalam Mengikuti Sistem Pembelajaran

Blok. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 53. https://doi.org/10.26714/jkj.8.1.2020.53-60

Mukaromah, A. F., Suma, K., & Devi, N. L. P. L. (2021). Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan

IPA Undiksha terhadap Proses Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan

Dan

Pembelajaran

Sains

Indonesia

(JPPSI),

(2),

–201.

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPPSI/article/view/40151

Notoadmodjo Soekidjo. (2012). METODOLOGI PENELITIAN KESEHATAN. PT. Rineka Cipta?: JAKARTA.

Peranginangin, A., Barus, H., & Gulo, R. (2020a). Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Di Ajar Dengan Model

Pembelajaran Elaborasi Dengan Model Pembelajaran Konvensional. Jurnal Penelitian Fisikawan, 3(1),

–50. http://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalpenelitianfisikawan/article/view/452

Peranginangin, A., Barus, H., & Gulo, R. (2020b). Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Di Ajar Dengan Model

Pembelajaran Elaborasi Dengan Model Pembelajaran Konvensional. Jurnal Penelitian Fisikawan, 3(1),

–50.

Prasastono, N., & Pradapa, S. Y. (2017). Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen

Kentucky Fried Chicken Semarang Candi. Program Studi D3 Perhotelan, Program Diploma

Kepariwisataan Universitas Stikubank Semarang ABSTRACT, XI, 13–23.

Pratiwi, P. K. (2015). HUBUNGAN PENERAPAN JAM PELAJARAN SISTEM BLOK DAN MINAT BELAJAR

DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN TEKNIK KERJA BENGKEL SISWA

KELAS X SMKN 1 MAGELANG TAHUN AJARAN 2013/2014. 88.

Putri, S. I., & Riau, U. I. (2020). Hubungan antara empati dengan kecenderungan perilaku bullying di sekolah

menengah pertama negeri x di pelalawan.

Rahmi, U., Putri, S. T., & Maiszha, D. (2019). Tingkat Kepuasaan Mahasiswa DIII Keperawatan Dalam Pembelajaran

Klinik. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.17509/jpki.v5i2.18076

Rapmaida Megawaty Pangaribuan, K. B. G. (2021). Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Proses

Pembelajaran Dan Kualitas Layanan Akademik Masa. Jurnal Diferensial, 03(3), 14–28.

Rinayati, Ambar Dwi Erawati, S. W. (2018). Pengaruh Persepsi Mutu Proses Pembelajaran Kelas Terhadap Kepuasan

Mahasiswa Di Program Studi Diii Kebidanan Stikes Widya …. J. Ilmu Dan Tek. Kesehatan (JITK).

http://www.stikeswh.ac.id:8082/journal/index.php/jitk/article/view/72

Rinto Alexandro. (2021). Kepuasan Mahasiswa Dalam Pelayanan Akdemik Dan Kemahasiswaan. In Angewandte

Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

SEPTIYANINGRUM, A. D. (2018). PENGARUH PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP KEPUASAN

MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN DI LABORATORIUM MINI HOSPITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

Setyawan, D. D. (2014). Tingkat Kepuasan Siswa Kelas Atas Terhadap Penggunaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan

Jasmani di Sd Negeri Lempuyangan 1 Yogyakarta.

Simarmata, G. E., Lestari, D. R., & Setiawan, H. (2015). Mekanisme Koping dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Sistem

Pembelajaran

Blok

Angkatan

Mekanisme

Koping Dengan, 3(1), 22–33.

https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JDK/article/view/1703

Sodik, S. S. & M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Sugeng, B. (2020). fundamental metodologi penelitian kuantitatif.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D / Sugiyono. Alfabeta.

Published

2023-06-21

How to Cite

Rejeki, Y. F., Erawan, A. N., & Ahmad, S. W. (2023). Efektivitas Kepuasan Pembelajaran SCL (Student Center Learning) Pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan STIKes Dharma Husada . Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), Version 1. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.931

Issue

Section

Original Research

Citation Check