Evaluation of the Social and Psychological Impact of Early Marriage

Authors

  • Novilia Dwi Fitriani Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Fenny Etrawati Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Nur Alam Fajar Universitas Sriwijaya, Indonesia
  • Jerry Khulafa Aurasyiddin Universitas Sriwijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1605

Keywords:

Social Impact, Psychological Impact, Early Marriage

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan masalah global dengan konsekuensi kesehatan dan sosial bagi remaja perempuan. Indonesia menempati peringkat ke-8 dunia dengan 1,2 juta kasus pada tahun 2022. Faktor pergaulan bebas, keterbatasan ekonomi, dan kurangnya pengetahuan memicu peningkatan kasus pernikahan dini. Tujuan: Mengevaluasi dampak sosial dan psikologis pada remaja wanita yang melakukan pernikahan dini di Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode: Penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam menggunakan analisis tematik. Informan terdiri dari 12 remaja perempuan berusia 14-17 tahun yang menikah dini, 12 orang tua, kepala KUA, bidan desa, dan kepala desa. Data dianalisis dengan triangulasi sumber dan triangulasi data. Hasil: Dampak sosial meliputi peningkatan perceraian karena masalah ekonomi dan isolasi sosial. Dampak psikologis berupa ketidakmatangan emosional, ketakutan, kecemasan, dan kesulitan mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah keluarga. Simpulan: Pernikahan dini menimbulkan dampak sosial dan psikologis negatif pada remaja wanita. Saran: Diperlukan edukasi intensif dan program pemberdayaan keluarga untuk pencegahan pernikahan dini.

References

Addini, A., Etrawati, F., & Ikhwanul, N. (2023). Aspek Ekonomi, Budaya dan Peranan Sosial terkait Pernikahan Dini di Desa Serdang, Bangka Selatan. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 8(3), 568–582. https://doi.org/http://doi.org/10.22216/jen.v8i3.2485

Amin, A., Nur, A., Utami, F., Pertiwi, D., & Alfryanti, E. (2024). Factor Analysis of The High Prevalence of Child Marriagein West Sulawesi. Al-Maiyyah, 17(1), 223–233. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v17i1.8728

Anggreni, D., Notobroto, H. B., & Soedirham, O. (2023). Determinants Factors of Early Marriage in Developing Countries: A Literature Review. Journal of Public Health in Africa, 14(S2), 10–20. https://doi.org/10.4081/jphia.2023.2543

Aryanti, F., Septi, U., & Fitriani. (2023). Pengaruh Hypnobirthing terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Remaja di Klinik Tridi Kota Batam. Jurnal Promotif Preventif, 6(6), 919–927. https://doi.org/https://doi.org/10.47650/jpp.v6i6.1054

Azzuhdi, M. M. (2024). Tekanan Stres Anak dalam Keluarga Pasangan Pernikahan Dini (Studi Kasus di Desa Godean Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk). Journal Sains Student, 2(3), 772–784. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jssr.v2i3.1487

Badan Pusat Statistik. (2020). Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan yang Tidak Bisa Ditunda. In Badan Pusat Statistik. Center on Child Protection & Wellbeing.

Balitbangkes. (2020). Riskesdas Provinsi Sumatera Selatan. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB) (Vol. 19, Issue 9). http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3665

Dewini, P., Pangalila, W., Lupita, M., Meo, N., & Kundre, R. (2023). Pengalaman Orang Tua dengan Anak Hamil Usia Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomuut. Mapalus Nursing Science Journal, 1(1), 94–101. https://doi.org/https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/caring/article/view/48846

Diniati, A., & Yuliana, L. (2023). Edukasi Pernikahan Dini di SMP Banjar Asri Kecamatan Cimaung. Uin Sunan Gunung Djati Bandung, 6(3), 203–212. https://doi.org/https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/Proceedings

Djabbar, M. (2019). Pengaruh Persepsi Menikah Dini terhadap Pengambilan Keputusan Menikah Dini pada Remaja Putri di Kabupaten Gowa. Rumah Jurnal IAIN Bone, 13(1), 750–758. https://doi.org/10.30863/an.v13i1.3979

Entu, Rayen. Yusuf, N. (2023). Pandangan Tokoh Masyarakat terhadap Pernikahan Wanita Hamil di Luar Nikah: Studi Kasus di Desa Buko, Kecamatan Pinogaluman. Journal of Gender and Children Studies, 3(1), 60–71. https://doi.org/https://doi.org/10.30984/spectrum.v3i1.785

Fauziah, P. S., Hamidah, H., & Subiyatin, A. (2022). Kehamilan Tidak Diinginkan di Usia Remaja. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 3(2), 53–67. https://doi.org/10.24853/myjm.3.2.53-62

Hadi, I., Rosyanti, L., & Afrianty, N. S. (2018). Tingkat Kecemasan Narapidana Wanita di Lapas Kendari dengan Kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Health Information?: Jurnal Penelitian, 10(2), 82–89. https://doi.org/10.36990/hijp.v10i2.81

Heriyanto. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. Jurnal Kajian Budaya Perpustakaan Dan Informasi, 2(3), 317–324. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324

Hidayanti, N., Razak, A. R., & Parawangi, A. (2021). Upaya Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Pernikahan Usia Dini di Desa Majannang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. KIMAP Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik, 2(1), 217–233. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kimap/article/view/3845

Irwanto. (2021). Psikologi Sosial. In Widina Bhakti Persada Bandung (1st ed., Vol. 12). CV. Widina Media Utama. website: www.penerbitwidina.com

Islamiyah, N., & Jatiningsih, O. (2023). Perkawinan di bawah Umur dalam Persepsi Pelakunya di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 11(3), 618–632. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/kmkn.v11n3.p618-632

Kementerian Sekretariat Negara RI. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia No 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. 006265, 2–6. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122740/uu-no-16-tahun-2019

Khaerani, S. N. (2019). Faktor Ekonomi Dalam Pernikahan Dini pada Masyarakat Sasak Lombok. Jurnal Qawwam, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i1.1619

Mamulaty, K., Leuwol, F. S., & Robert, B. R. (2023). Analisis Pengaruh Sosial Ekonomi terhadap Pernikahan Dini di Desa Pohon Batu Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan. Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti, 2(April), 123–130. https://doi.org/https://doi.org/10.30598/jpguvol3iss2pp199-209

Manshuroh, T., & Basalamah, S. R. H. (2024). Analisis Pengaruh Pernikahan Dini terhadap Kemampuan Penyesuaian Diri di Lingkungan Sosial dan Keluarga (Studi Kasus Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember). Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 8(1), 110–122. https://doi.org/10.52266/sangaji.v%vi%i.2663

Marzuki, S. N. (2022). Relevansi Kesejahteraan Ekonomi Keluarga dengan Peningkatan Perceraian di Kabupaten Bone. Al-Risalah: Jurnal Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhsiyah), 2(1), 93–110. https://doi.org/10.30863/al-risalah.v2i1.435

Mutiah, N., Zulfa, I., & Hami, W. (2024). Analisis Penyebab dan Dampak Pernikahan Dini (Studi Kasus di Desa Rejosari, Kecamatan Bojong). Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 7(1), 32–38. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/ma.7.1.29-38

Nadiatusholikha, D., Abida, N. W., Kusumawardhany, L., Fatimah, D., Syarifa, N., Putri, S. S., Susanti, P. A., & Rofiq, N. (2024). Analisis Faktor Ketidakstabilan Ekonomi Mendominasi Keputusan Perceraian. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 95–102. https://doi.org/https://doi.org/10.56127/jukim.v3i04.1505

Pradana, H., Prastika, S., Mudawamah, N., & Siswoko, R. Y. (2022). Kesejahteraan Psikologis pada Pasangan Pernikahan Dini di Kabupaten Blitar. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(2), 99–107. https://doi.org/10.53915/jbki.v2i2.215

Purwaningtyas. (2022). Dampak Psikologis Pernikahan Dini bagi Perempuan. Jurnal Psikologi Wijaya Putra, 3(2), 21–26. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v3i2.83

Rahmadiani, N. (2021). Konseling Perkawinan untuk Meningkatkan Pola Komunikasi Antar Pasangan. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(1), 49–54. https://doi.org/10.24036/XXXXXXXXXX-X

Ramadani, H., Indraddin, I., & Azwar, A. (2022). Adaptasi Sosial dalam Masyarakat Multikultural Era Keterbukaan Informasi. Jurnal Reformasi, 12(1), 82–94. https://doi.org/10.33366/rfr.v12i1.3128

Ramadhan, M., & Siregar, D. S. (2023). Married by Accident Ponorogo di Masa Pandemi: Faktor, Hukum dan Solusi Alternatif. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 12(1), 17–31. https://doi.org/10.24090/jimrf.v12i1.6306

Rivan, P., & Deku, Y. (2024). Menggali Faktor Penyebab Kawin Lari pada Masyarakat Adat di Desa. Multidiscyplinary Journal, 1(1), 36–43. https://doi.org/https://yasyahikamatzu.com/index.php/FSN

Sezgin, A. (2020). Correction to: Impacts of Early Marriage and Adolescent Pregnancy on Mental and Somatic Health: The Role of Partner Violence (Archives of Women’s Mental Health). Archives of Women’s Mental Health, 23(2), 155–166. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s00737-019-00960-w

Sihombing, H. P., & Cutmetia, C. (2024). Analisis Subjective Well-Being pada Pasangan yang Menikah pada Usia Dini. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 670–680. https://doi.org/https://doi.org/10.29210/1202424419

Sitasari, N. W. (2022). Mengenal Analisa Konten dan Analisa Tematik dalam Penelitian Kualitatif Forum Ilmiah. Forum Ilmiah, 19(1), 77–84. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-23188-11_2248.pdf

Subramanee, S. D., Agho, K., Lakshmi, J., Huda, M. N., Joshi, R., & Akombi-Inyang, B. (2022). Child Marriage in South Asia: A Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(22), 2–13. https://doi.org/10.3390/ijerph192215138

Suci, R. P. (2021). Implikasi Pernikahan Usia Dini terhadap Kelangsungan Kehidupan Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam). Sol Justicia, 4(2), 175–193. https://doi.org/10.54816/sj.v4i2.460

Sukmawati, A. S., Rusmayadi, G., Amalia, M., Hikmah, & Rumata, N. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. In Angewandte Chemie International Edition (1st ed., Issue 6(11)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia. www.buku.sonpedia.com

Susilo, S., Istiawati, N. F., Aliman, M., & Alghani, M. Z. (2021). Investigation of Early Marriage: A Phenomenology Study in the Society of Bawean Island, Indonesia. Jurnal Ilmu Kependudukan Dan Sosial, 29(12), 544–562. https://doi.org/http://doi.org/10.25133/JPSSv292021.034 Abstrak

Syarif, M. (2023). Dampak Perceraian terhadap Psikologis, Emosional dan Mental Anak dalam Perspektif Hukum Islam. SYARIAH: Journal of Islamic Law, 4(2), 38–53. https://doi.org/10.22373/sy.v4i2.580

Talukder, A., Hasan, M. M., Razu, S. R., & Hossain, M. Z. (2020). Early Marriage in Bangladesh: A Cross-sectional Study Exploring the Associated Factors. Journal of International Women’s Studies, 21(1), 68–78. https://doi.org/https://vc.bridgew.edu/jiws/vol21/iss1/6

Unicef Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Indonesia untuk Setiap Anak. In United Nations Children’s Fund World.

Wibowo, S. E. (2020). Dampak Sosial dan Psikologis pada Pasangan Pernikahan Dini (Studi Kasus Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau). JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), 3(2), 115–130. https://doi.org/10.30631/jigc.v3i2.36

Yanti, hamidah. (2018). Analisis Faktor Penyebab dan Dampak Pernikahan Dini di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Jurnal Ibu Dan Anak, 6(2), 96–103. https://doi.org/https://doi.org/10.36929/jia.v6i2.94

Published

2024-12-02

How to Cite

Fitriani, N. D., Etrawati, F., Fajar, N. A., & Aurasyiddin, J. K. (2024). Evaluation of the Social and Psychological Impact of Early Marriage . Health Information : Jurnal Penelitian, 16(3), 366–380. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1605

Issue

Section

Original Research

Citation Check