Association Between Rational Antibiotic Use and Length of Stay in Adult Patients with Pneumonia at Kendari City Regional Hospital

Tinjauan Rasionalitas Terapi Antibiotika dan Dampaknya Terhadap Lama Rawat Inap

Authors

  • Andi Anugerah Ayu Ramadhani Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Asriati Asriati Jurusan Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • La Ode Muhammad Sety Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v17i3.1717

Keywords:

Pneumonia, Rasionalitas, Antibiotik, ATC/DDD, Gyssens, Lama rawat

Abstract

Ringkasnya: Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang jaringan paru-paru dan dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional memicu resistensi antibiotik dan memperpanjang lama rawat inap. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menyalakan penggunaan antibiotik secara kuantitatif dan kualitatif serta menilai kelayakan dengan lama rawat inap pasien pneumonia dewasa di RSUD Kota Kendari. Metode: Studi observasional retrospektif menggunakan 44 sampel pasien pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi tahun 2023. Metode ATC/DDD digunakan untuk evaluasi kuantitatif dan metode Gyssens untuk evaluasi kualitatif, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukkan nilai DDD/100 hari rawat sebesar 100,07 dengan Azitromisin sebagai antibiotik terbanyak. Evaluasi kualitatif menampilkan 84,09% penggunaan antibiotik rasional (kategori 0), 4,54% penggunaan terlalu lama (kategori IIIa), dan 11,36% rekam medis tidak lengkap (kategori VI). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap (p=0,023). Saran: Evaluasi penggunaan antibiotik secara berkala perlu dilakukan sebagai upaya pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit

References

Afiani, T., & Desiani, E. (2023). Evaluation Of The Use Of Antibiotics In Pneumonia Patients Using The Gyssens Method In Inpatient InstallationS. In Benzena Pharmaceutical Scientific Journal (Vol. 02, Issue 01).

Amilah, H., & Cholisah, E. (2023). Tingkat Pengetahuan Pengunjung dalam Penggunaan Antibiotik Amoksisilin di Apotek Sehati Jaya. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(3), e1234. Retrieved from https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1234

Farida, Y., Putri, V. W., Hanafi, M., & Herdianti, N. S. (2020). Profil Pasien dan Penggunaan Antibiotik pada Kasus Community-Acquired Pneumonia Rawat Inap di Rumah Sakit Akademik wilayah Sukoharjo. JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 5(2), 151.

Hidayah, N., & Haryavany, D. (2022). Efektivitas Azitromisin Sebagai Terapi Covid-19. Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science), 7(1), 49–56.

Kemenkes. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Pneumonia. Kementerian Kesehatan RI, 1–85.

Kunci, K. (2024). Faktor faktor yang berhubungan dengan lamanya hari rawat pada pasien di ruang bedah rumah sakit umum daerah tgk chik ditiro sigli. 14(April), 508–515.

Lestari, P. (2024). A Dengan Pneumonia Di Ruang Pejuang Rsud Bangkinang. Indonesian Journal of Science, 1(2), 154–166.

Lintang, A., Haruna, N., Syakir, D., & Azis, A. A. (2025). Hubungan Ketepatan Penggunaan Antibiotik dengan Lama Rawat dan Luaran pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan. 9, 1–11.

Penelitian, U., Politeknik, M., Hadiq, S., Bunyanis, F., Wulandari, N. A., & Basri, W. (2024). MEDIA INFORMASI Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Dewasa Rawat Inap di RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap. 20(Category 0), 73–79.

Prasetya, A. A. N. P. R., Wijaya, I. G. E. J. S., & Kurnianta, P. D. M. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode ATC/DDD dan DU90% pada Pasien Pneumonia di RSD X Tahun 2022. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(2), 408–418.

Putu Mirah Sakaningrum, N., Dian Marani Kurnianta, P., Made Desy Ratnasari, P., Studi Farmasi Program Sarjana, P., & Tinggi Farmasi Mahaganesha, S. (2023). Prinsip Terapi Antibiotik Empiris untuk Infeksi Pneumonia pada Pediatri Principles of Empirical Antibiotic Therapy for Pneumonia Infection in Pediatrics. JIM: Jurnal Ilmiah Mahaganesha, 2(2), 13–21.

Saputra, H., Baiduri Siregar, R., Haryanti Butar-butar, M., Purwana, R., Farmasi dan Kesehatan, F., & Kesehatan Helvetia, I. (2023). Efektivitas Fisioterapi Dada Dalam Perbaikan Kesehatan Anak Dengan Diagnosa Pneumonia. Journal Healthy Purpose, 2(2).

Taher, P. (2021). Rasionalitas Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Poli Gigi Salah Satu Rumah Sakit Pendidikan Di Jakarta. Jurnal Ilmiah Dan Teknologi Kedokteran Gigi, 16(2), 51–56.

Ulfa Cut Fatia, Supadmi Woro, Perwitasari Dyah Aryani, & Yuniarti Endang. (2021). Hubungan Ketepatan Peresepan Antibiotik dengan Metode Gyssens dengan Perbaikan Klinis Pasien Rawat Inap Pneumonia Komunitas. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 19(1), 30–38.

Published

2025-11-01

How to Cite

Ramadhani, A. A. A., Asriati, A., & Sety, L. O. M. (2025). Association Between Rational Antibiotic Use and Length of Stay in Adult Patients with Pneumonia at Kendari City Regional Hospital: Tinjauan Rasionalitas Terapi Antibiotika dan Dampaknya Terhadap Lama Rawat Inap. Health Information : Jurnal Penelitian, 17(3), 267–276. https://doi.org/10.36990/hijp.v17i3.1717

Citation Check