The Hubungan Pola Makan terhadap Status Gizi (BB/U) Anak Balita 12-60 Bulan di Wilayah Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan
DOI:
https://doi.org/10.36990/hijp.v18i2.1772Keywords:
Dietary Patterns, Nutrition, Toddler, Bulungan regencyAbstract
Ringkasan: Latar belakang: Prevalensi masalah gizi balita di Kabupaten Bulungan masih di atas target nasional dan diduga terkait pola makan yang tidak optimal. Tujuan: Menganalisis hubungan pola makan terhadap status gizi (BB/U) balita usia 12–60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selor. Metode: Penelitian cross sectional pada 98 balita yang dipilih secara purposive; pola makan dikaji menggunakan kuesioner food recall 1×24 jam dan status gizi dihitung berdasarkan indeks BB/U, dianalisis dengan Spearman’s rank correlation. Hasil: Mayoritas balita memiliki pola makan baik (58,1%), namun 43,9% berstatus gizi kurang atau sangat kurang; terdapat hubungan bermakna antara pola makan dan status gizi (p=0,001; r=0,319, hubungan positif kekuatan sedang). Simpulan: Perbaikan kualitas pola makan berkaitan dengan peningkatan status gizi balita di Puskesmas Tanjung Selor. Saran: Tenaga kesehatan perlu mengoptimalkan edukasi pola makan seimbang dan praktik pemberian ASI eksklusif serta MP-ASI tepat waktu melalui program 1000 HPK dan konseling gizi keluarga
References
Annisa, C. (2020). Peran Ibu Terhadap Karakter Anak Ditinjau dari Tingkat Pendidikan dan Pola Asuh. Prosiding ANSOPS 2nd Annual Conference of Pesantren Studies, 95–103.
Csölle, I., Fels?, R., Szabó, É., Metzendorf, M. I., Schwingshackl, L., Ferenci, T., & Lohner, S. (2022). Health outcomes associated with micronutrient-fortified complementary foods in infants and young children aged 6-23 months: a systematic review and meta-analysis. Lancet Child Adolesc Health, 6(8), 533-544. https://doi.org/10.1016/s2352-4642(22)00147-x
Defacto Firmawati Zega. (2023). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 12 - 24 Bulan Di Klinik Pratama Masta Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian, 15. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp
Dungga, E. F., Ibrahim, S. A., & Suleman, I. (2022). the Relationship of Parents’ Education and Employment With the Nutritional Status of the Child. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4(3), 991–998. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v4i3.16589
Febriyona, R. (2022). Kejadian Stunting pada Balita Berhubungan dengan Pemberian ASI eksklusif Selama 1000 Hari Pertama Kelahiran Incidence of Stunting in Toddlers is Associated with Exclusive Breastfeeding During the First 1000 Days of Birth. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian.
Junjung Adita Sari, F. N. I. (2023). Pola Tidur, Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian, 15(2), 1–8. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1249
Kemenkes RI. (2018). Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu dan Bayi. Kementrian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan, 13–15.
Linawati Novikasari, Hardono, H. S. A. (2020). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping (Mp) Asi Dini Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 11(2), 220–227. https://doi.org/10.55426/jksi.v11i2.125
Louis, S. L., Mirania, A. N., & Yuniarti, E. (2022). Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(1), 47–55. https://doi.org/10.36590/jika.v4i1.215
Lubis, K., H, D. N., & Ramadhanti, I. P. (2023). Edukasi Mp-Asi Dan Makanan Bergizi Sebagai Strategi Pencegahan Stunting. Community Development Journal?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 1009–1014. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2
Manumbalang, S. T., Rompas, S., & Bataha, B. Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Pulutan Kabupaten Talaud. E-Journal Keperawatan, 5(2), 1–8.
Maryanti, S., & Aisyah, A. (2018). Pentingnya Air Susu Ibu (Asi) Ekslusif Dan Menu Mpasi Yang Memenuhi Kriteria Gizi Seimbang. Al-Khidmat, 1(1), 25–34. https://doi.org/10.15575/jak.v1i1.3321
Mirania, A. N. S. L. L. (2024). Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 3(1), 21–28. https://doi.org/10.56742/nchat.v3i1.64
Mazzocchi, A., De Cosmi, V., Milani, G. P., & Agostoni, C. (2022). Health and Sustainable Nutritional Choices from Childhood: Dietary Pattern and Social Models. Ann Nutr Metab, 78 Suppl 2, 21-27. https://doi.org/10.1159/000524860
Nababan, L., & Widyaningsih, S. (2018). Pemberian MPASI dini pada bayi ditinjau dari pendidikan dan pengetahuan ibu. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 32–39. https://doi.org/10.31101/jkk.547
Nguyen, P., Binns, C. W., Ha, A. V. Van, Chu, T. K., Nguyen, L. C., Duong, D. Van, Do, D. Van, & Lee, A. H. (2020). Prelacteal and early formula feeding increase risk of infant hospitalisation: A prospective cohort study. Archives of Disease in Childhood, 105(2), 122–126. https://doi.org/10.1136/archdischild-2019-316937
Pérez-Escamilla, R., Hromi-Fiedler, A., Rhodes, E. C., Neves, P. A. R., Vaz, J., Vilar-Compte, M., Segura-Pérez, S., & Nyhan, K. (2022). Impact of prelacteal feeds and neonatal introduction of breast milk substitutes on breastfeeding outcomes: A systematic review and meta-analysis. Maternal and Child Nutrition, 18(S3), 1–22. https://doi.org/10.1111/mcn.13368
Primihastuti, D., Rhomadona, S. W., & Intiyaswati, I. (2022). Pemberian Mp-Asi Optimal Dalam Upaya Mencegah Kejadian Stunting. Jurnal Keperawatan, 11(2), 73–79. https://doi.org/10.47560/kep.v11i2.400
Salsabila, F. I., Widiastuti, S. S., & Argarini, D. D. (2022). Hubungan Pendidikan Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah 3-6 Tahun Di TK Nurul Abror Cibinong. MAHESA?: Malahayati Health Student Journal, 2(4), 648–658. https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i4.6067
Sara, M., Hertanto, W., & Irene, M. (2016). Makanan (prelakteal dan papahan ) sebagai faktor risiko kejadian stunting pada usia 12-24 bulan di Lombok Timur NTB. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1–10. http://eprints.undip.ac.id/56087/1/JURNAL_PUBLIKASI_STUNTING.pdf
Sihaloho, C. (2025). Hubungan pemberian prelakteal dengan kegagalan pemberian ASI selama 6 bulan. 16(1), 153–161. https://doi.org/https://doi.org/10.36419/jki.v16i1.1317
Suri, S., Dutta, A., Raghuvanshi, R. S., Singh, A., Shahi, N. C., & Chopra, C. S. (2022). Study on Dietary Pattern, Nutritional Status and Socio-Demographic Determinants of the Preschool Children Aged 3-6 Years. Ecol Food Nutr, 61(2), 144-161. https://doi.org/10.1080/03670244.2021.1969926
Turridha, A., & Shim, J. E. (2024). Trends in growth and nutritional status of Korean toddlers and preschoolers: a cross-sectional study using 2010-2021 Korea National Health and Nutrition Examination Survey data. Korean J Community Nutr, 29(6), 480-491. https://doi.org/10.5720/kjcn.2024.00241
Utami, N. H., & Mubasyiroh, R. (2020). Keragaman Makanan Dan Hubungannya Dengan Status Gizi Balita: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (Skmi). Gizi Indonesia, 43(1), 37. https://doi.org/10.36457/gizindo.v43i1.467
Wijaya, F. A. (2019). Nutrisi Ideal untuk Bayi 0-6 Bulan. CDK - Journal, 46(4), 296–300.
Yusdita Oktavia. (2015). Perbandingan Antara Kandungan Protein Air Susu Ibu (ASI) Dengan Susu Formula Untuk Bayi Usia 0-12 Bulan Yang Beredar Di Pontianak. 25.
Zefanya, N. N., Devriany, A., Wardani, Z., Virmando, E., & Salfiyadi, T. (2024). Prelacteal feeding practices with stunted in infants. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 9(1), 159. https://doi.org/10.30867/action.v9i1.1430
Annisa, C. (2020). Peran Ibu Terhadap Karakter Anak Ditinjau dari Tingkat Pendidikan dan Pola Asuh. Prosiding ANSOPS 2nd Annual Conference of Pesantren Studies, 95–103.
Csölle, I., Fels?, R., Szabó, É., Metzendorf, M. I., Schwingshackl, L., Ferenci, T., & Lohner, S. (2022). Health outcomes associated with micronutrient-fortified complementary foods in infants and young children aged 6-23 months: a systematic review and meta-analysis. Lancet Child Adolesc Health, 6(8), 533-544. https://doi.org/10.1016/s2352-4642(22)00147-x
Defacto Firmawati Zega. (2023). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 12 - 24 Bulan Di Klinik Pratama Masta Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian, 15. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp
Dungga, E. F., Ibrahim, S. A., & Suleman, I. (2022). the Relationship of Parents’ Education and Employment With the Nutritional Status of the Child. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4(3), 991–998. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v4i3.16589
Febriyona, R. (2022). Kejadian Stunting pada Balita Berhubungan dengan Pemberian ASI eksklusif Selama 1000 Hari Pertama Kelahiran Incidence of Stunting in Toddlers is Associated with Exclusive Breastfeeding During the First 1000 Days of Birth. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian.
Junjung Adita Sari, F. N. I. (2023). Pola Tidur, Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hijp?: Health Information Jurnal Penelitian, 15(2), 1–8. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1249
Kemenkes RI. (2018). Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu dan Bayi. Kementrian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan, 13–15.
Linawati Novikasari, Hardono, H. S. A. (2020). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping (Mp) Asi Dini Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 11(2), 220–227. https://doi.org/10.55426/jksi.v11i2.125
Louis, S. L., Mirania, A. N., & Yuniarti, E. (2022). Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(1), 47–55. https://doi.org/10.36590/jika.v4i1.215
Lubis, K., H, D. N., & Ramadhanti, I. P. (2023). Edukasi Mp-Asi Dan Makanan Bergizi Sebagai Strategi Pencegahan Stunting. Community Development Journal?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 1009–1014. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2
Manumbalang, S. T., Rompas, S., & Bataha, B. Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Pulutan Kabupaten Talaud. E-Journal Keperawatan, 5(2), 1–8.
Maryanti, S., & Aisyah, A. (2018). Pentingnya Air Susu Ibu (Asi) Ekslusif Dan Menu Mpasi Yang Memenuhi Kriteria Gizi Seimbang. Al-Khidmat, 1(1), 25–34. https://doi.org/10.15575/jak.v1i1.3321
Mirania, A. N. S. L. L. (2024). Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 3(1), 21–28. https://doi.org/10.56742/nchat.v3i1.64
Mazzocchi, A., De Cosmi, V., Milani, G. P., & Agostoni, C. (2022). Health and Sustainable Nutritional Choices from Childhood: Dietary Pattern and Social Models. Ann Nutr Metab, 78 Suppl 2, 21-27. https://doi.org/10.1159/000524860
Nababan, L., & Widyaningsih, S. (2018). Pemberian MPASI dini pada bayi ditinjau dari pendidikan dan pengetahuan ibu. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 32–39. https://doi.org/10.31101/jkk.547
Nguyen, P., Binns, C. W., Ha, A. V. Van, Chu, T. K., Nguyen, L. C., Duong, D. Van, Do, D. Van, & Lee, A. H. (2020). Prelacteal and early formula feeding increase risk of infant hospitalisation: A prospective cohort study. Archives of Disease in Childhood, 105(2), 122–126. https://doi.org/10.1136/archdischild-2019-316937
Pérez-Escamilla, R., Hromi-Fiedler, A., Rhodes, E. C., Neves, P. A. R., Vaz, J., Vilar-Compte, M., Segura-Pérez, S., & Nyhan, K. (2022). Impact of prelacteal feeds and neonatal introduction of breast milk substitutes on breastfeeding outcomes: A systematic review and meta-analysis. Maternal and Child Nutrition, 18(S3), 1–22. https://doi.org/10.1111/mcn.13368
Primihastuti, D., Rhomadona, S. W., & Intiyaswati, I. (2022). Pemberian Mp-Asi Optimal Dalam Upaya Mencegah Kejadian Stunting. Jurnal Keperawatan, 11(2), 73–79. https://doi.org/10.47560/kep.v11i2.400
Salsabila, F. I., Widiastuti, S. S., & Argarini, D. D. (2022). Hubungan Pendidikan Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah 3-6 Tahun Di TK Nurul Abror Cibinong. MAHESA?: Malahayati Health Student Journal, 2(4), 648–658. https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i4.6067
Sara, M., Hertanto, W., & Irene, M. (2016). Makanan (prelakteal dan papahan ) sebagai faktor risiko kejadian stunting pada usia 12-24 bulan di Lombok Timur NTB. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1–10. http://eprints.undip.ac.id/56087/1/JURNAL_PUBLIKASI_STUNTING.pdf
Sihaloho, C. (2025). Hubungan pemberian prelakteal dengan kegagalan pemberian ASI selama 6 bulan. 16(1), 153–161. https://doi.org/https://doi.org/10.36419/jki.v16i1.1317
Suri, S., Dutta, A., Raghuvanshi, R. S., Singh, A., Shahi, N. C., & Chopra, C. S. (2022). Study on Dietary Pattern, Nutritional Status and Socio-Demographic Determinants of the Preschool Children Aged 3-6 Years. Ecol Food Nutr, 61(2), 144-161. https://doi.org/10.1080/03670244.2021.1969926
Turridha, A., & Shim, J. E. (2024). Trends in growth and nutritional status of Korean toddlers and preschoolers: a cross-sectional study using 2010-2021 Korea National Health and Nutrition Examination Survey data. Korean J Community Nutr, 29(6), 480-491. https://doi.org/10.5720/kjcn.2024.00241
Utami, N. H., & Mubasyiroh, R. (2020). Keragaman Makanan Dan Hubungannya Dengan Status Gizi Balita: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (Skmi). Gizi Indonesia, 43(1), 37. https://doi.org/10.36457/gizindo.v43i1.467
Wijaya, F. A. (2019). Nutrisi Ideal untuk Bayi 0-6 Bulan. CDK - Journal, 46(4), 296–300.
Yusdita Oktavia. (2015). Perbandingan Antara Kandungan Protein Air Susu Ibu (ASI) Dengan Susu Formula Untuk Bayi Usia 0-12 Bulan Yang Beredar Di Pontianak. 25.
Zefanya, N. N., Devriany, A., Wardani, Z., Virmando, E., & Salfiyadi, T. (2024). Prelacteal feeding practices with stunted in infants. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 9(1), 159. https://doi.org/10.30867/action.v9i1.1430
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Cristinawati B/R Haloho, Fara Imelda Th Patty, Evy Nurachma, Lidia Lushinta, Elisa Goretti Sinaga, Dini Indo Virawati, Emmy Putri Wahyuni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the works authorship and initial publication in this journal and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book).









