Adolescent Health Surveillance in Posyandu Using the REMILA Application as an Effort to Prevent Stunting in Baubau City

Authors

  • Rasmaniar Rasmaniar poltekkes kemenkes kendari, Indonesia
  • euis nurlaela Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia
  • Kasmawati Kasmawati Poltekkes Kemenkes Kendari, Indonesia
  • Fahmi Hafid Poltekkes Kemenkes Surabaya, Indonesia
  • Lukman Lukman Dinas Kesehatan Kota Baubau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1606

Keywords:

Surveillance, REMILA Application, Teenagers, Stunting

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Kompleksitas permasalahan kesehatan remaja memerlukan penanganan komprehensif terintegrasi. Sistem surveilans yang baik dapat mendeteksi masalah kesehatan remaja secara dini untuk pencegahan stunting dan penyakit tidak menular. Tujuan: Mengembangkan aplikasi layanan elektronik berbasis website "Remaja Milenial Sehat (REMILA)" untuk pencatatan dan pelaporan status kesehatan remaja sebagai upaya pencegahan stunting di Kota Baubau. Metode: Penelitian research and development menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Lokasi penelitian di Puskesmas Katobengke dan Betoambari dengan sampel 100 remaja menggunakan accidental sampling. Uji coba aplikasi dilakukan pada 18 penanggung jawab Posyandu remaja. Hasil: Aplikasi REMILA berhasil dikembangkan untuk pencatatan status gizi, anemia, KEK, obesitas, dan risiko PTM. Data antropometri, pemeriksaan Hb, gula darah, kolesterol, dan tekanan darah dapat diinput dan diakses admin maupun petugas Puskesmas. Simpulan: Sistem informasi REMILA bermanfaat untuk pencatatan dan pelaporan status kesehatan remaja dengan akses mudah dan penggunaan efektif. Saran: Diperlukan evaluasi efektivitas aplikasi untuk surveilans kesehatan remaja berkelanjutan.

References

Bapenas, 2018. Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten/ Kota. Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Jakarta

Bekti, Humaira Bintu. 2015. Mahir Membuat Website dengan Adobe Dreamweaver CS6. CSS dan JQuery. CV Andi Offset. Yogyakarta

DCP2. 2008. Public health surveillance . The best weapon to avert epidemics. Disease Control Priority Project.www.dcp2.0.org/file/153/dcppsurveilans.pdf (diakses tgl 22 Maret 2022) .

Dian.Y.S.R, Reni,D.U , Dwi Purnama , Tjutju Rumijati , .Fisherman Mobile Screening (F-Mobile NCDs ) untuk Deteksi Dini Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Berbasis android pada Nelayan. Health Information Jurnal Penelitian (HIJP) , Vol.16 No.1 tahun 2024 , Poltekkes Kemenkes Kendari . Kendari

Hadi. A. 2005. Metodologi Penelitian Tindakan. CV Pustaka. Bandung

Gunarsa, D. Singgih. 2004. Psikologi PerkembanganAnak dan Remaja. Gunung Mulia. Jakarta

Kartikawati, P. 2011. Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunted Growth pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember. Skripsi. Fakultas Kesehatan Mayarakat. Universitas Jember: Jember

Kemenkes RI. 2017. Surveilans Gizi: Bahan Ajar. BPSDM Kes. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Kemenkes RI. 2018. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Posyandu Remaja. Direktorat jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Kemenkes RI. 2020. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Nomor 2 Tahun 2020. Tentang. Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Khomsan, 2003. Pangan Dan Gizi Untuk Kesehatan. PT.Rajagrafindo. Persada.Jakarta

Kirkpatrick, S., Subar, A., Douglass, D., Zimmerman, T., Thompson, F., & Kahle, L. 2014. Perfomance of the Automated Self-Administered 24-hour recall relative to a measure of true intakes and to an interviewer-administered 24-h recall. Am J Clin Nutr, 100, 233-240.

Misbah , Sitti Rahmi , Tahir,Rusna , Sulupadang, Prisshilla . e-PTM application as a Screening Media for Risk Factors for Non Communicable Disease in Adolescents. Health Information Jurnal Penelitian (HIJP) , Vol.15 No.3 tahun 2023 , Poltekkes Kemenkes Kendari . Kendari

Mohanty, B., Chughtai, A., Rabhi, F., 2019. Use of Mobile Apps for epidemic surveillance and response – availability and gaps. Glob. Biosecurity 1, 37.

Murti. B. 2011. Surveilans Kesehatan Masyarakat (http://fk.uns.ac.id/static/materi/surveilans kesehatan masyarakat. (diakses tanggal 2 Desember 2020 )

Noer. Noor, N. (2008). Epidemiologi. Rineka Cipta. Jakarta

Onis MD, Francesco B. 2016. Childhood Stunting: a Global Perspective.World Health Organization; licensed by JohnWiley & Sons Ltd. Maternal & ChildNutrition,

Rasmaniar , dkk, . 2020 Pengantar Surveilans Kesehatan masyarakat. Penerbit Kita Menulis , Medan

Trihono, dkk. 2015. Pendek (stunting) di Indonesia, Masalah dan Solusinya. Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan. Jakarta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak.

Published

2024-12-29

How to Cite

Rasmaniar, R., nurlaela, euis, Kasmawati, K., Hafid, F., & Lukman, L. (2024). Adolescent Health Surveillance in Posyandu Using the REMILA Application as an Effort to Prevent Stunting in Baubau City. Health Information : Jurnal Penelitian, 16(3), 344–354. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1606

Citation Check